• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sudahlah Basarah, Bung Karno Sudah Tenang di Sana

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
November 9, 2022
in Feature
0
PDIP Cabut Dukungan Untuk Amandemen UUD 1945, Khawatir Ada Penumpang Gelap

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Jakarta – “Dikei ati ngrogoh rempelo”, dikasih hati merogoh ampela. Sudahlah Basarah, Bung Karno sudah tenang di alam sana.

Pesan ini perlu disampaikan kepada Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah. Sebab, Wakil Ketua MPR RI itu mendorong negara melalui Presiden Joko Widodo untuk menyatakan permintaan maaf kepada Presiden Pertama RI Soekarno atau Bung Karno beserta keluarganya.

Menurut Basarah, permintaan maaf itu diperlukan karena Bung Karno di sisa akhir hidupnya mendapatkan perlakuan tidak adil dan dituding tidak setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Kompas.com, Selasa 8 November 2022).

Presiden Jokowi sebelumnya menegaskan sejarah dan gelar pahlawan nasional Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia Ir Soekarno atau Bung Karno. Dalam keterangannya terkait Hari Pahlawan tahun 2022 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/11/2022), Presiden Jokowi mengatakan Bung Karno tidak pernah mengkhianati bangsa dan telah memenuhi syarat penganugerahan gelar kepahlawanan.

“Tahun 1986 pemerintah telah menganugerahkan Pahlawan Proklamator kepada Ir Soekarno, dan tahun 2012 pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Ir Soekarno. Artinya, Ir Soekarno telah dinyatakan memenuhi syarat setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara yang merupakan syarat penganugerahan gelar kepahlawanan,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menegaskan kembali sejarah kepahlawanan Bung Karno, terutama terkait Ketetapan MPRS Nomor 33/MPRS/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Negara dari Presiden Soekarno. Menurut Presiden Jokowi, Ketetapan MPR Nomor 1/MPR/2003 telah menyatakan TAP MPRS Nomor 33/MPRS/1967 sebagai kelompok Ketetapan MPRS yang dinyatakan tidak berlaku lagi dan tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut, baik karena bersifat final telah dicabut, maupun karena telah dilaksanakan.

“Hal ini merupakan bukti pengakuan dan penghormatan negara atas kesetiaan dan jasa-jasa Bung Karno terhadap bangsa dan negara, baik sebagai pejuang dan proklamator kemerdekaan, maupun sebagai kepala negara di saat bangsa Indonesia sedang berjuang membangun persatuan dan kedaulatan negara,” jelasnya. (sekneg.go.id, Senin 7 November 2022).

Apa yang disampaikan Presiden Jokowi itu sudah cukup proporsional, menempatkan Bung Karno pada proporsi yang semestinya. Artinya, tak perlu dilakukan permintaan maaf secara formal. Pencabutan TAP MPRS Nomor 33/MPRS/1967 dengan TAP MPR Nomor 1/MPR/2003 merupakan koreksi dan bentuk pengakuan atas kekeliruan negara di masa lalu. 

Apalagi, perlakuan Soeharto saat itu terhadap Bung Karno lebih mewakili individu mantan Pangkostrad itu daripada kapasitasnya sebagai presiden yang merupakan kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. 

Secara implisit atau tersirat pun sebenarnya Pak Harto sudah mengakui kekeliruannya dan kemudian memulihkan harkat dan martabat Bung Karno dengan menganugerahinya gelar Pahlawan Proklamator RI bersama Mochammad Hatta atau Bung Hatta tahun 1986. Tak semua harus terucap dan tersurat.

Berlanjut ke 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Bung Karno. Ini tentu lebih objektif. Bandingkan jika yang menganugerahkan gelar pahlawan kepada Bung Karno adalah Megawati Soekarnoputri, yang tak lain adalah putrinya sendiri, saat menjabat Presiden RI (2001-2004).

Kelak, rezim pemerintahan setelah Jokowi bisa saja menganugerahkan gelar pahlawan kepada Soeharto. Itulah politik. Nisbi. Relatif. Absurd. Bukankah sejarah ditulis oleh pemenang?

Kontraproduktif

Dus, cukuplah Basarah. Bung Karno sudah tenang di alam sana. Jangan diusik ketenangannya dengan usulan yang bisa dianggap sebagian pihak kontroversial, berlebihan bahkan mengada-ada. Bung Karno sendiri merupakan sosok yang ikhlas, sangat mencintai bangsa dan negaranya, sehingga apa yang telah ia perjuangkan bagi bangsa dan negara ini tak pernah ia berharap balasan apa pun.

Apa yang Basarah lakukan justru bisa kontraproduktif, mendegradasi simpati publik kepada Bung Karno seperti yang sudah tercipta sedemikian rupa selama ini.

Ketika gelar Pahlawan Proklamator dan Pahlawan Nasional sudah disandang Bung Karno, dan TAP MPRS Nomor 33/MPRS/1967 pun telah dicabut, masih kurang apa lagi? Semua itu sudah lebih dari sekadar permintaan maaf formal. 

Jangan pula ada kesan Presiden Jokowi menjadi tidak objektif dengan memenuhi segala keinginan PDIP, dan seolah-olah Jokowi merupakan Presiden PDIP, bukan Presiden RI. 

Lagi pula, dengan Bung Karno dicitrakan terzalimi oleh rezim Orde Baru, simpati publik kepada Bung Karno dan keluarganya akan terus membuncah. Diakui atau tidak, Megawati dan PDIP besar juga karena ada simpati publik kepada Bung Karno. Tanpa kharisma Bung Karno, Megawati dan PDIP bukan apa-apa. 

Alhasil, Basarah jangan usik ketenangan Bung Karno di alam sana dengan usulan yang bisa memantik polemik dan kontroversi. Bung Karno tidak gila hormat. Bung Karno adalah orang yang ikhlas berjuang demi bangsa dan negara. Bung Karno adalah tokoh besar yang berjiwa besar dan selalu memaafkan, tanpa pernah diminta. Jangan kerdilkan Bung Karno dengan usulan yang kurang proporsional.

Atau jangan-jangan setelah usulannya ini berhasil, Basarah mau mengusulkan agar negara meminta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI)? Lalu yang lain mengusulkan agar negara minta maaf kepada Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII)? Lalu yang lainnya lagi mengusulkan agar negara minta maaf kepada Soeharto? Alamak!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berebut Kontrol Senat AS Dalam Pemilihan Paruh Waktu

Next Post

Ketum Muhammadiyah: Negara Jangan Ikut Terlibat Kontestasi Pemilu 2024, Sindir Siapa?

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Ketum Muhammadiyah: Negara Jangan Ikut Terlibat Kontestasi Pemilu 2024, Sindir Siapa?

Ketum Muhammadiyah: Negara Jangan Ikut Terlibat Kontestasi Pemilu 2024, Sindir Siapa?

Jokowi: Saya Menang Pilpres Berturut-turut, 2024 Jatahnya Pak Prabowo

Pakar Sebut Ucapan Jokowi di Acara Perindo Seperti Ledekan, Nah Lho!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist