• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Swasembada atau Ketahanan? Menembus Titik Rawan Pangan Indonesia

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
November 17, 2025
in Economy, Feature
0
Swasembada Pangan: Jalan Kedaulatan yang Kian Terjal
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja
Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Apakah benar Presiden Prabowo lebih memprioritaskan swasembada pangan ketimbang ketahanan pangan? Pertanyaan ini penting, sebab kedua konsep itu kerap dipertukarkan seolah-olah sama, padahal penekanannya sangat berbeda.

Swasembada pangan berarti kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri tanpa bergantung pada impor. Sementara ketahanan pangan mencakup dimensi yang jauh lebih luas—ketersediaan, akses, keterjangkauan, kualitas, dan keberlanjutan pangan bagi seluruh penduduk.

Perbedaan mendasar itu menentukan arah kebijakan. Swasembada menonjolkan kemampuan produksi dalam negeri untuk mengurangi impor. Sementara ketahanan pangan menekankan tujuan agar setiap orang dapat mengakses pangan yang cukup, aman, bergizi, dan berkelanjutan.

Implikasi Ketika Swasembada Dijadikan Prioritas Utama

Ada sejumlah konsekuensi ketika swasembada ditempatkan sebagai tujuan utama tanpa ditopang perspektif ketahanan pangan yang komprehensif.

  1. Keterjangkauan Pangan Terabaikan
    Harga pangan bisa melonjak bila fokus kebijakan hanya pada produksi dan pengurangan impor. Akibatnya, sebagian masyarakat kesulitan membeli pangan berkualitas.
  2. Kualitas Pangan Tidak Diutamakan
    Kejar-kejaran produksi sering mengabaikan mutu. Muncul risiko penurunan nilai gizi dan potensi masalah kesehatan masyarakat.
  3. Kerentanan terhadap Faktor Eksternal Tetap Tinggi
    Meski produksi dalam negeri meningkat, ketersediaan pangan bisa tetap terganggu oleh bencana alam, perubahan iklim, maupun gejolak global.

Titik Lemah Ketahanan Pangan Kita Saat Ini

Beberapa persoalan krusial yang masih menghantui sistem pangan nasional antara lain:

  1. Distribusi Pangan yang Tidak Merata
    Logistik lemah, struktur pasar oligopolistik, dan kurangnya integrasi lintas institusi membuat akses pangan tidak optimal, terutama di wilayah terpencil.
  2. Susut dan Sisa Pangan (SSP) Tinggi
    Target RPJMN 2025–2029 menekankan pengurangan sisa pangan dari pelaku usaha hingga konsumen. Tanpa pengelolaan SSP yang baik, ketersediaan dan kualitas gizi masyarakat tergerus.
  3. Keterjangkauan dan Kualitas Pangan Masih Timpang
    Kelompok berpendapatan rendah masih kesulitan mengakses makanan bergizi. Pola konsumsi yang tidak seimbang memperburuk situasi.
  4. Ketergantungan terhadap Faktor Eksternal
    Cuaca ekstrem, perubahan iklim, serta dinamika geopolitik global terus mengancam stabilitas pasokan dan harga pangan strategis.

Solusi Pemerintah: Upaya Membenahi Akar Masalah

Beberapa langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan antara lain:

  • Meningkatkan Produktivitas Pertanian
    Mengembangkan teknologi pertanian modern—termasuk sistem organik dan pupuk ramah lingkungan—untuk meningkatkan hasil tanpa merusak ekosistem.
  • Perlindungan Lahan Pertanian
    Menegakkan regulasi ketat agar lahan produktif tidak beralih fungsi secara masif.
  • Penguatan Infrastruktur Pertanian
    Perbaikan irigasi, transportasi, dan akses energi untuk menekan kerugian pascapanen dan mendukung pertanian modern.
  • Pemberdayaan Petani
    Pelatihan, pendidikan, dan akses teknologi informasi membuat petani lebih mandiri dan mampu membaca pasar.
  • Adaptasi terhadap Perubahan Iklim
    Pengembangan varietas tahan cuaca ekstrem dan asuransi pertanian untuk meminimalkan risiko bencana.
  • Pengurangan Food Waste
    Edukasi publik serta peningkatan fasilitas pengolahan sampah pangan menjadi prioritas.
  • Pendekatan Sistemik
    Kolaborasi antara pemerintah, petani, akademisi, dan pelaku usaha untuk memastikan keberlanjutan pangan jangka panjang.

Ketahanan pangan bukan sekadar soal produksi—ini tentang memastikan setiap warga negara dapat makan dengan layak, sehat, dan berkelanjutan. Swasembada adalah bagian dari solusi, bukan tujuan akhir. Mari kita ikuti bagaimana arah kebijakan pangan nasional bergerak di bawah pemerintahan baru ini.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membaca Nurani Polisi – Mengapa Pemanggilan Ros Suryo Cs Tidak Berujung Penahanan?

Next Post

Stabilitas di Atas Puing: Ketika Pemerintahan Baru Menghidupkan Mesin Lama yang Sudah Batuk-Batuk

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN
Economy

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran
Feature

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Next Post
Prabowo dan Politik Perdamaian Dunia: Menjawab Amanah Konstitusi di Sidang PBB ke-80

Stabilitas di Atas Puing: Ketika Pemerintahan Baru Menghidupkan Mesin Lama yang Sudah Batuk-Batuk

Diplomasi Kopi Pahit: Lawatan Prabowo ke Australia dan Bayang-Bayang Ketergantungan Baru

Diplomasi Kopi Pahit: Lawatan Prabowo ke Australia dan Bayang-Bayang Ketergantungan Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Di Balik Manuver Trump: Panik Pemilu atau Penghambaan pada Lobi?

March 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...