• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Diplomasi Kopi Pahit: Lawatan Prabowo ke Australia dan Bayang-Bayang Ketergantungan Baru

Ali Syarief by Ali Syarief
November 17, 2025
in Feature, World
0
Diplomasi Kopi Pahit: Lawatan Prabowo ke Australia dan Bayang-Bayang Ketergantungan Baru
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kunjungan pertama Presiden Prabowo Subianto ke Australia minggu ini dibingkai pemerintah sebagai awal babak baru hubungan strategis dua negara. Foto-foto yang disebar Istana menampilkan senyum lebar, jabat tangan hangat, dan janji memperkuat kerja sama ekonomi, pendidikan, hingga pertahanan. Tetapi seperti biasa, diplomasi tidak pernah sesederhana senyum di kamera. Di balik pertemuan resmi itu, ada aroma kopi pahit yang tak terhindarkan: siapa sebenarnya yang membutuhkan siapa?

Australia, dengan antusiasme khas tetangga yang kadang canggung, menyambut Prabowo sebagai partner penting di Indo-Pasifik. Namun di ruang-ruang tertutup Canberra, kegelisahan tetap menggantung: bagaimana menghadapi presiden baru Indonesia yang mewarisi ekonomi rapuh dari era Jokowi, tetapi berambisi tampil sebagai macan regional? Sementara itu, dari sisi Indonesia, kunjungan ini lebih mirip langkah cepat untuk mencari penyangga baru di tengah fiskal yang seret, ketergantungan impor pangan, serta komitmen besar yang belum ditepati oleh pemerintahan sebelumnya.

Narasi resmi tentu tidak menyentuh babak gelap itu. Pemerintah menyebut lawatan ini sebagai “penguatan kemitraan strategis komprehensif” — istilah yang biasanya berarti perpaduan antara pujian diplomatis dan kebutuhan praktis. Tapi jika ditelisik lebih dalam, apa yang dibicarakan Prabowo dan Canberra lebih menyerupai agenda barter halus: Australia ingin stabilitas di kawasan, Indonesia ingin akses pasar, investasi, dan dukungan strategis untuk menutup lubang kebijakan yang diwariskan pendahulunya.

Dalam diskursus resmi, kerja sama ekonomi menjadi tema besar. Namun pertanyaan kuncinya justru tidak disinggung: seberapa besar posisi tawar Indonesia dalam kunjungan ini? Dengan beban fiskal yang ditinggalkan oleh beberapa proyek mercusuar — dari pembangunan IKN yang masih setengah jadi hingga proyek infrastruktur lainnya yang menelan biaya tanpa kejelasan manfaat — Indonesia datang ke meja perundingan bukan sebagai raksasa Asia Tenggara yang percaya diri, melainkan sebagai negara yang sedang mencari bantalan ekonomi.

Di sisi pertahanan, kata-kata manis kembali mengalir. Australia berharap Indonesia menjadi mitra penyeimbang di Indo-Pasifik, sementara Indonesia mengincar peningkatan kapasitas militer. Namun publik tahu, pemborosan era sebelumnya telah menekan ruang fiskal negara. Maka kerja sama pertahanan kali ini, betapapun elegannya disampaikan, sebenarnya didorong oleh kebutuhan yang lebih membumi: Indonesia butuh amunisi diplomatik untuk menambal citra regional, sementara Canberra butuh teman yang tidak terlalu ribut.

Satir paling getir dalam kunjungan ini bukan pada apa yang disampaikan, tetapi pada apa yang dihindari. Tidak ada pembicaraan terbuka soal beban utang jangka panjang, soal ketergantungan yang makin dalam pada impor pangan, atau soal kegagalan proyek-proyek warisan yang kini jatuh ke pangkuan Prabowo. Kunjungan ini seolah ingin merayakan “era baru kerja sama,” tetapi lupa bahwa masa lalu yang berantakan masih menempel di sepatu pemerintah baru.

Prabowo mungkin mencoba memulai hubungan luar negeri dengan langkah tegas, tetapi langkah itu tetap harus melewati medan diplomasi yang berlubang. Ia mewarisi negara yang ingin tampil sebagai kekuatan besar, tetapi masih terjebak dalam struktur ekonomi dan politik yang rapuh. Maka lawatan ke Australia ini adalah potret yang jujur — meski tidak diakui: sebuah pemerintahan baru yang sedang mencari pijakan stabil, sambil membawa tas ransel penuh batu yang dikemas oleh rezim sebelumnya.

Indonesia boleh berharap, diplomasi Prabowo akan membawa keuntungan strategis. Tetapi harapan itu hanya bisa tumbuh jika pemerintah berani membuka isi ransel itu, memilah mana yang harus dibuang, mana yang harus direformasi, dan mana yang harus disumpal agar tidak terus membebani langkah bangsa. Tanpa itu, setiap kunjungan luar negeri — seindah apapun fotonya — hanyalah perjalanan panjang mencari legitimasi, bukan jalan menuju stabilitas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Stabilitas di Atas Puing: Ketika Pemerintahan Baru Menghidupkan Mesin Lama yang Sudah Batuk-Batuk

Next Post

Helwa Bachmid Bongkar Pernikahan Sirinya dengan Habib Bahar bin Smith — Setahun Disembunyikan, Ditelantarkan Saat Hamil, dan Tak Dinafkahi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Helwa Bachmid Bongkar Pernikahan Sirinya dengan Habib Bahar bin Smith — Setahun Disembunyikan, Ditelantarkan Saat Hamil, dan Tak Dinafkahi

Helwa Bachmid Bongkar Pernikahan Sirinya dengan Habib Bahar bin Smith — Setahun Disembunyikan, Ditelantarkan Saat Hamil, dan Tak Dinafkahi

Cara Pandang Amerika dan China terhadap Indonesia: Antara Pesona Prabowo dan Realitas Geopolitik

Cara Pandang Amerika dan China terhadap Indonesia: Antara Pesona Prabowo dan Realitas Geopolitik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist