• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Politik

Tak Mengikat Secara Hukum, Bagiamana Pendapat Masyarakat Sipil Tentang Mahkamah Rakyat

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 27, 2024
in Politik
0
9 ‘Dosa’ (Nawa Dosa) Jokowi yang Digugat di Mahkamah Rakyat Luar Biasa

Mahkamah Rakyat Luar Biasa menggelar People’s Tribunal atau Pengadilan Rakyat yang diketuai oleh Hakim Ketua Asfinawati.mengadili pemerintahan Jokowi di Wisma Makara Universitas Indonesia atau UI, Depok, Jawa Barat pada Selasa, 25 Juni 2024 dengan materi gugatan sembilan dosa atau 'Nawadosa' rezim Jokowi. ( Foto Magdalene.co)

Share on FacebookShare on Twitter

Di antaranya, perampasan ruang hidup, persekusi, korupsi, militerisme dan militerisasi, komersialisasi pendidikan, kejahatan kemanusiaan dan impunitas, eksploitasi sumber daya alam, sistem kerja yang memiskinkan, serta pembajakan legislasi.

Jakarta – Fusilatnews – Untuk mengadili pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.Mahkamah Rakyat Luar Biasa menggelar People’s Tribunal atau Pengadilan Rakyat Sidang tersebut berlangsung di Wisma Makara Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat pada Selasa, (25/6/2024).

Sidang Mahkamah Rakyat Luar Biasa menghasilkan putusan bersalah Jokow atas gugatan-gugatan yang disebut sejumlah kalangan penggugat sebagai sembilan dosa atau “Nawadosa”

Di antaranya, perampasan ruang hidup, persekusi, korupsi, militerisme dan militerisasi, komersialisasi pendidikan, kejahatan kemanusiaan dan impunitas, eksploitasi sumber daya alam, sistem kerja yang memiskinkan, serta pembajakan legislasi.

Sejumlah orang yang ikut terlibat dalam pelaksanaan Pengadilan Rakyat mengakui putusan tersebut tidak dapat dieksekusi. Sebabnya, mereka sadar bahwa Mahkamah Rakyat tidak memiliki kedudukan legal dan formal di Indonesia.

Meski begitu, menururt mereka, Pengadilan Rakyat adalah mekanisme peradilan alternatif yang dikenal dalam sistem demokrasi.

Pengadilan tersebut merupakan gerakan yang muncul karena ketidakpercayaan masyarakat sipil terhadap kebijakan dan penegakan hukum yang diselenggarakan oleh negara.

Meski tidak berkekuatan hukum, menurut mereka, penyelenggara Mahkamah Rakyat Luar Biasa mengatakan Pengadilan Rakyat tetap memiliki berbagai impak atau pengaruh yang kuat. Berikut sejumlah efek sidang Pengadilan Rakyat menurut mereka yang terlibat:

Referensi untuk Gugatan Formal

Asep Komarudin, salah satu anggota panitia penyelenggara sidang Mahkamah Rakyat Luar Biasa, mengatakan gugatan yang diajukan dalam Pengadilan Rakyat bisa jadi acuan untuk mengajukan gugatan resmi.

“Dari bukti-bukti dan dari dokumen-dokumen ini kemudian bisa dibawa ke mekanisme jalur pengadilan formal,” kata Asep saat ditemui pada Selasa, (25/6/ 2024)

Pengadilan Rakyat sudah mengumpulkan bukti-bukti dan kesaksian dari fakta di lapangan. “Teman-teman yang merumuskan materi dan kemudian mengumpulkan bukti-bukti ini bersumber dari bukti-bukti yang kemudian bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Asep.

Menurut Asep proses Pengadilan Rakyat juga menjadi ajang konsolidasi gerakan sipil. Berbagai komponen masyarakat sipil di berbagai daerah turut serta dalam merumuskan sidang Mahkamah Rakyat yang dilakukan selama satu tahun sebelum pelaksanaannya.

Konsolidasi itu dia sebut dapat menguatkan solidaritas masyarakat sipil serta memperjelas arah gerakan.

“Dari mulai konsolidasi-konsolidasi dan pengambilan keterangan di tiap-tiap daerah, masing-masing kemudian sudah memiliki kerangka apa yang akan dilakukan ke depan pasca sidang,” ucap Asep.

Konsep Constitutional Complaint

Pengadilan Rakyat juga menjadi ajang mengenalkan konsep constitutional complaint atau pengaduan konstitusional di Indonesia.

Konsep ini merupakan pengaduan rakyat ke pengadilan, khususnya Mahkamah Konstitusi (MK), karena perbuatan atau tidak adanya perbuatan oleh negara yang dianggap merugikan.

Asep juga menegaskan , Mahkamah Konstitusi di Indonesia saat ini tidak mengenal konsep constitutional complaint. Namun, di negara-negara lain seperti Jerman, Afrika Selatan, dan Korea Selatan, constitutional complain atau penegasan akan hak konstitusional dilakukan sebagai upaya hukum terakhir ketika upaya-upaya hukum lainnya sudah tidak tersedia lagi.

Asep berujar, Mahkamah Rakyat Luar Biasa menggunakan metode tersebut dalam mengadili gugatan-gugatannya.

“MK itu juga sebenarnya bisa menerima constitutional complaint, tapi di MK kita tidak mengenal itu. Maka kemudian kita memilih model constitutional complaint pada Mahkamah Rakyat Luar Biasa ini,” ucap Asep.

Penggugat lainnya , di Mahkamah Rakyat Luar Biasa, yaitu Sunarno mengatakan sidang tersebut juga menjadi kritik terhadap negara yang tak kunjung memberi penyelesaian terhadap berbagai masalah.

“Jadi mosi tidak percaya kami terhadap peradilan yang ada,” kata Sunarno, yang juga Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia atau KASBI,

Para buruh sudah sering melakukan berbagai cara untuk memprotes kebijakan-kebijakan pemerintah. Namun,, pemerintah kerap mengabaikan aksi-aksi yang mereka lakukan.

Pencerahan masyarakat

Menurut Sunarno, Pengadilan Rakyat juga berfungsi sebagai sarana pendidikan untuk mencerahkan para pesertanya dan masyarakat umum. Di antaranya terkait dampak-dampak kebijakan pemerintah yang selama ini tidak banyak disorot.

“Karena apa yang kami sampaikan gugatan-gugatan tadi ya itu kan nyata, obyektif, dan benar dirasakan dampaknya dari kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi,” ucap Sunarno.

Respons Istana

Menanggapi sidang Mahkamah Rakyat, Istana Kepresidenan menilai pengadilan tersebut sebagai kritik yang lazim dalam demokrasi. Pemerintah bersikap terbuka menerima kritik maupun dukungan terhadap jalannya pemerintahan.

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan dalam demokrasi yang sehat lumrah terjadi perbedaan pandangan, persepsi, dan penilaian terhadap kinerja pemerintah.

“Yang penting kita saling menghormati perbedaan pandangan yang ada, Kritik merupakan hal lazim dalam negara demokrasi. Kritik dapat menjadi masukan yang konstruktif untuk memperbaiki semua bidang pemerintahan ” kata Ari melalui pesan singkat Selasa malam, (25/6/202

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Negeri Para Penjudi

Next Post

Yaman Rilis Rekaman Serangan Terhadap Kapal Israel, dengan ‘Rudal Balistik Hipersonik’

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Next Post
Yaman Rilis Rekaman Serangan Terhadap Kapal Israel, dengan ‘Rudal Balistik Hipersonik’

Yaman Rilis Rekaman Serangan Terhadap Kapal Israel, dengan ‘Rudal Balistik Hipersonik’

Menkominfo, Kepala BSSN dan Dirut Telkom Didesak Mundur Buntut PDN Jebol, Ini Kata DPR!

Menkominfo, Kepala BSSN dan Dirut Telkom Didesak Mundur Buntut PDN Jebol, Ini Kata DPR!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist