• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Pendidikan

Tanggapi Kenaikan UKT, BEM UI Tegaskan Kampus Tak Terbuka, Mahasiswa Seolah Beli Kucing Dalam Karung

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 7, 2024
in Pendidikan
0
Tanggapi Kenaikan UKT, BEM UI Tegaskan Kampus Tak Terbuka, Mahasiswa Seolah Beli Kucing Dalam Karung
Share on FacebookShare on Twitter

“Jadi naik dan turunnya UKT akan berbeda-beda juga dari setiap program studi. Namun yang kami sayangkan, UI hanya menetapkan 5 kelompok UKT sehingga gap antar kelompok cukup tinggi,” ujarnya

Jakarta – Fusilatnews – Adanya perubahan uang kuliah tunggal alias UKT di kampus itu pada tahun ini. Perubahan ini karena adanya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kemendikbudristek Tahun 2024.

“Terdapat peraturan kementerian baru yang mengatur pemetaan tarif UKT menjadi lebih spesifik di tiap program studi,” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI Verrel Uziel Ahad, 5 Mei 2024.

Di tahun sebelumnya, UI menetapkan 11 kelompok UKT yang berbeda di setiap rumpunnya yaitu sosial humaniora atau Soshum dan Sain Teknologi (Saintek). Sementara pada tahun ini, UI hanya menetapkan maksimal 5 kelompok UKT yang berbeda setiap program studinya.

“Jadi naik dan turunnya UKT akan berbeda-beda juga dari setiap program studi. Namun yang kami sayangkan, UI hanya menetapkan 5 kelompok UKT sehingga gap antar kelompok cukup tinggi,” ujarnya

Dalam penjelasannya Verrel menegaskan besaran UKT di UI selalu meningkat dan permasalahannya adalah kampus tidak pernah terbuka terkait pembahasan biaya pendidikan.

“Mahasiswa baru seolah-olah beli kucing dalam karung dengan diterima di UI tapi tidak tahu besaran biaya yang dibebankan kepadanya,” ujar dia.

Adapun besaran BOP hingga kini belum diterbitkan dengan Surat Keputusan atau SK resmi rektor. Ketua BEM UI ini mengungkap bahwa besaran UKT tersebut sedang dalam proses pengkajian oleh pihak rektorat kampus.

Menurut Verrel, mahasiswa UI sangat menyayangkan ini karena menjadi masalah berulang yang tidak jauh berbeda dari tahun lalu karena rektorat tidak komunikatif.

“Padahal sejak awal kami sudah rutin menanyakan perkembangan SK, tetapi selalu dialihkan dan tidak pernah ada kejelasan,” ujar Verrel.

Mengapa demikian? Verrel menjelaskan, menurut rektorat, UKT yang diajukan oleh UI mendapatkan revisi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), sehingga terlambat. Untuk alasan detailnya, ia mengatakan tidak pernah dijelaskan lebih lanjut oleh rektorat.

Aturan Baru Biaya Pendidikan di UI Tahun Ajaran 2024/2025

UI merilis informasi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) bagi mahasiswa program sarjana dan program vokasi bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Kamis, 2 Mei 2024 melalui situs simak.ui.ac.id. Tahun ini,

Kelompok UKT untuk mahasiswa program sarjana dan pendidikan vokasi yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan mandiri (SIMAK, PPKB, dan Prestasi) disatukan.

Pengerucutan kelompok UKT yang pada tahun sebelumnya memiliki 11 kelompok yang kini menjadi 5 kelompok mengakibatkan gap yang tinggi. Selain itu, mahasiswa baru yang diterima melalui jalur seleksi mandiri akan dikenakan tarif Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau yang juga disebut Uang Pangkal dalam 4 kelompok.

Dilansir situs simak UI, apabila mahasiswa mendapatkan UKT kelompok 1 atau kelompok 2, maka mahasiswa tersebut akan mendapat IPI Kelompok 1 atau IPI Kelompok 2. Sedangkan IPI kelompok 3 dan kelompok 4 diperuntukkan bagi mahasiswa yang mendapat UKT kelompok 3, 4, dan 5.

Untuk UKT kelompok 1 dan 2, besarannya masih sama seperti tahun lalu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Namun, dalam besaran UKT tahun ini, kelompok 3 jauh melesat menjadi Rp 7,5 juta dan tertinggi Rp 12,5 juta. Sementara di tahun sebelumnya, UKT kelompok 3 dipatok sebesar Rp 2 juta sampai Rp 4 juta saja.

Selain itu, BOP tahun ini di UI juga terdapat Biaya Kuliah Tunggal atau BKT rekomendasi, yakni UKT yang direkomendasikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset Teknologi melalui surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Nomor 0301/E/PR.07.04/2024.

Besaran BKT rekomendasi pun tak main-main, dengan biaya terendah sebesar Rp 7,5 juta untuk rumpun Sosial Humaniora dan tertinggi Rp 32 juta untuk prodi Pendidikan Kedokteran serta Kedokteran Gigi.

Menyoal mahasiswa baru tahun ajaran 2024 yang keberatan, Verrel mengungkap belum ada datanya karena penetapan UKT mahasiswa baru belum berlangsung.

Namun ia mengatakan, Direktorat Kemahasiswaan UI mengatakan akan berkomitmen agar tidak ada lagi mahasiswa yang tak bisa melanjutkan kuliah karena masalah finansial. Namun, pihak kampus justru memberi kado Hardiknas 2024 dengan biaya kuliah mahal kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa baru dengan proses yang tidak transparan.

“Oleh karena itu, mari kita kawal bersama terutama Aliansi Adkesma se-UI dalam penetapan UKT, pelaporan keberatan, hingga uji banding UKT agar tidak ada lagi mahasiswa yang putus kuliah karena kendala finansial,” ucap Verrel.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PKS Harus Membangun Koalisi Untuk Mencalonkan Anies Sebagai Gubernur Jakarta

Next Post

Kemenag Libatkan Polisi Tertibkan Travel Biro Tawarkan Haji Pakai Visa Non Haji

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Feature

Jembatan Akselerasi Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja (Program Sertifikasi dan Standardisasi Kapasitas SDM)

May 30, 2026
Feature

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (3)

May 30, 2026
Next Post
Kemenag Libatkan Polisi Tertibkan Travel Biro  Tawarkan Haji Pakai Visa Non Haji

Kemenag Libatkan Polisi Tertibkan Travel Biro Tawarkan Haji Pakai Visa Non Haji

Presiden Jokowi: Pabrik Sepatu Bata Tutup Bukan Karena Iklim Usaha, Karena Kalah Bersaing

Presiden Jokowi: Pabrik Sepatu Bata Tutup Bukan Karena Iklim Usaha, Karena Kalah Bersaing

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist