• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

TENGKULAK = SAHABAT PETANI ?

by
February 16, 2025
in Economy, Feature
0
TENGKULAK = SAHABAT PETANI ?
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Petani dan Tengkulak merupakan dua kata yang cukup populer dalam kehidupan masyarakat perdesaan. Petani selalu membutuhkan tengkulak, sebaliknya tengkulak sulit untuk berkembang tanpa adanya petani. Dalam berbagai kejadian, petani dan tengkulak membangun hubungan yang saling membutuhkan alias simbiosis mutualistis.

Petani adalah orang yang berprofesi dalam menanam dan memelihara tanaman, seperti padi, jagung, sayuran, dan buah-buahan, serta memelihara hewan ternak untuk diambil hasilnya, seperti daging, susu, dan telur. Petani biasanya bekerja di ladang, kebun, atau sawah untuk menghasilkan bahan pangan dan bahan baku lainnya.

Petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan, mendukung perekonomian, dan menjaga ketahanan pangan. Petani juga perlu beradaptasi dengan kondisi alam, iklim, dan cuaca. Tantangan yang dihadapi petani antara lain perubahan cuaca, hama, dan fluktuasi harga pasar.
Kata “petani” juga merupakan akronim dari “Penyangga Tatanan Negara Indonesia”. Akronim ini digagas oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952.

Tengkulak adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada orang yang berprofesi sebagai perantara atau pedagang perantara antara petani atau produsen dengan konsumen. Tengkulak membeli barang atau komoditas dari petani atau produsen, kemudian menjualnya kembali kepada konsumen dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Tengkulak seringkali berperan dalam pasar tradisional atau pasar lokal, terutama dalam perdagangan komoditas seperti beras, sayuran, buah-buahan, dan lain-lain. Mereka membantu memperlancar proses distribusi barang dari produsen ke konsumen. Namun, dalam beberapa konteks, istilah “tengkulak” juga dapat memiliki konotasi negatif, karena beberapa tengkulak diketahui melakukan praktik monopoli atau memanipulasi harga untuk keuntungan pribadi.

Selama ini ramai diperdebatkan benarkah petani bisa menjadi sahabat tengkulak ? Istilah “sahabat tengkulak” dapat memiliki konotasi yang berbeda tergantung pada konteksnya. Namun, secara umum, tengkulak adalah pihak yang membeli hasil pertanian langsung dari petani dengan harga yang relatif rendah, kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Dalam beberapa kasus, hubungan antara petani dan tengkulak dapat bersifat saling menguntungkan. Tengkulak dapat membantu petani dengan menyediakan akses ke pasar yang lebih luas, serta memberikan pinjaman atau bantuan lainnya. Namun, dalam beberapa kasus lainnya, petani mungkin merasa dirugikan karena harga yang ditawarkan terlalu rendah atau karena praktik monopoli.

Petani dan tengkulak sebetulnya memiliki keterkaitan emosi yang cukup kuat. Hubungan emosional antara petani dan tengkulak dapat kompleks dan beragam, tergantung pada konteks dan pengalaman individu. Setidaknya ada aspek positip dan aspek negatif. Diteropong dari aspek positip, beberapa hal yang mempengaruhi hubungan emosional tersebut antara lain :
Petani sering bergantung pada tengkulak untuk menjual hasil panen mereka, sehingga menciptakan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan. Kemudisn, petani mungkin mempercayai tengkulak untuk membantu memasarkan produk mereka dan memberikan saran tentang harga dan pasar. Selanjutnya, dalam beberapa kasus, petani dan tengkulak dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan pendapatan.

Sedangkan yang berkaitan dengan aspek negatif adalah tengkulak sering dituduh mengeksploitasi petani dengan menawarkan harga rendah untuk hasil panen mereka. Lalu, petani mungkin merasa terjebak dalam hubungan yang tidak seimbang, di mana mereka bergantung pada tengkulak untuk menjual produk mereka.

Selanjutnya, petani mungkin merasa bahwa tengkulak tidak transparan tentang harga dan margin keuntungan, sehingga menciptakan ketidakpercayaan. Dan petani mungkin merasa tertekan karena harga rendah dan biaya produksi yang tinggi, sehingga mempengaruhi hubungan emosional mereka dengan tengkulak.

Untuk membangun kemitraan integratif antara petani dan tengkulak, setidaknya dapat dilakukan empat langkah yang pantas dikembangkan. Pertama, meningkatkan kesadaran tentang hak-hak petani dan pentingnya hubungan yang adil dan transparan. Kedua, mengembangkan sistem pemasaran yang lebih baik untuk membantu petani menjual produk mereka secara langsung ke konsumen.

Ketiga, memberikan pelatihan kepada petani tentang manajemen keuangan, pemasaran, dan negosiasi untuk meningkatkan kemampuan mereka. Dan keempat meningkatkan pengawasan dan regulasi untuk mencegah eksplotasi dan memastikan hubungan yang adil dan transparan.

Atas gambaran demikian, hubungan emosional antara petani dan tengkulak dapat ditingkatkan dengan memperkuat kesadaran, pengembangan sistem pemasaran, pemberian pelatihan, dan pengawasan yang lebih baik. Kesemuanya harus terintegrasikan dengan baik, sehingga mampu melahirkan satu kesatuan cara pandang dalam berkiprah. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Birokrasi Pertambangan Masih Berbelit, DR H Sutomo Ungkap Pengalaman di KAHMI

Next Post

Otarita IKN: Janjikan Tanah Gratis Untuk Negara Asing

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Otarita IKN: Janjikan Tanah Gratis Untuk Negara Asing

Otarita IKN: Janjikan Tanah Gratis Untuk Negara Asing

Sebagai Presiden Prabowo Akan Berupaya Tutrunkan Harga- harga

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...