Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212
Kata Mohmahfud Md, ” melalui video yang beredar, ada 256 rekening pribadi atas nama Panji Gumilang, 33 rekening atas nama Al Zaytun, pondok pesantren dibawah pimpinannya, sehingga terkait in casu, jumlah rekening bank ada 289 “.
Masyarakat pun heboh. Apalagi yang bicara Mahfud. PPATK akan turun melakukan investgasi.
Sebagian masyarakat tidak kapok, tetap berharap akan mukjizat pernyataan Jokowi selaku Presiden RI, yang masih terngiang di otak kepala bangsa ini kah?
“Tidak ada tempat Para koruptor di bawah kepemimpinan saya”.
Akankah terbongkar dan diproses perkaranya, karena lembaga Pusat Pelaporan Transaksi Keuangan/PPATK akan turun tangan.
Justru mengamati realitas perilaku rezim dalam penanganan korupsi sejak kurun waktu 2015-2023, dan tugas PPATK yang akan mendalami dan investigasi keuangan dengan jumlah rekening bank 289 yang terkait seorang individu Panji, selain tentunya lembaga perbankan pun, dapat ditengarai telah melanggar prudential principles, (asas kehati- hatian), maka logika dan perspektif mayoritas masyarakat bangsa ini, “patut dan wajar jika menduga kasus Panji Gumilang tidak akan terkuak”. Dikarenakan banyak data empiris terhadap beberapa diskresi yang dilakukan Jokowi justru fenomenal, dan mencolok mata, Jokowi telah “melakukan pembiaran hukum, bahkan kategori obstruction of justice, ditambah dengan banyaknya penyimpangan perilaku aparat hukum kontemporer”.
Maka tentunya, hal penuntasan hukum oleh PPATK terhadap perkara yang menyangkut aliran dana, dan terkait siapa jatidiri individu atau pihak – pihak yang terlibat, temasuk penggunaan keuangan oleh Panji dan al Zaytun, tentu hal yang teramat sulit, “bak ranting pohon digunakan untuk menembus dinding beton tebal yang bercampur besi”.
Lalu kasus pun akan hilang menguap, persis bagai berita 349 triliun yang berlangsung di kemenkeu, temuan peristiwa hukum yang viral oleh sebab ” load speaker Mahfud MD. Sang Menkopolhukam RI.
Dan cukup aneh, kali ini Mahfud MD, bagai Jubir yang lupa menyebut total jumlah aliran dana yang ada di 289 rekening. Ataukah video yang publis terpotong?
Selebihnya, perkara Panji berhubungan dengan dugaan adanya multi tindak pidana, mulai dari ajaran sesat, sampai dengan korban seksual ( amoral ), Panji juga diduga setubuhi puluhan gadis santri, bahkan dibawah umur. Ditambah perkara ini ada tindak pidana perbankan, karena terkait eksistensi 289 rekening.
Dan perkara Panji akan semakin kabur, karena saat ini publik diracuni isu yang super booming, bahwa, ” Jakarta International Stadium/JIS. di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang baru rampung Tahun 2022. Hasil cipta karya Anies Baswedan yang ” dibangun (dengan biaya) Rp 4 triliun, akan direnovasi dengan anggaran Rp 5 triliun.
Hal ini, diketahui oleh Erick Thohir, Menteri BUMN, dan Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Dan DPR RI. pun diam tanda setuju ? “.





















