• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tragedi Tak Berdarah Sepakbola Indonesia

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
March 30, 2023
in Feature, Sport
0
Tragedi Tak Berdarah Sepakbola Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Mantan Komisioner Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN)

Jakarta – Setelah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dan melukai 600 orang lainnya di Malang, Jawa Timur, 1 Oktober lalu, kini sepakbola Indonesia kembali dilanda tragedi, meskipun tak berdarah.

Tragedi itu ialah dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 oleh Federation of International Football Association (FIFA), setelah Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu (29/3/2023) malam WIB.

Adapun pemicu pembatalan itu ialah isu penolakan publik Indonesia terhadap Timnas Israel. FIFA sebelumya membatalkan “official drawing” atau undian pembagian grup yang sedianya digelar di Bali pada 31 Maret 2023 nanti.

Sedikitnya ada 11 pihak yang menolak Israel masuk ke Indonesia saat Piala Dunia U-20 2023 yang rencananya digelar mulai 20 April hingga 11 Mei mendatang di enam kota di Indonesia dengan dalih Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, dan Indonesia mendukung perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini masih ditindas Israel.

Mereka yang menolak adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan sejumlah ormas Islam, tapi bukan Nahdatul Ulama (NU). Dari partai politik ada PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ada dua gubernur yang menolak kehadiran Timnas Israel, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster yang keduanya dari PDIP.

Pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 ini merupakan sebuah tragedi, karena mempermalukan wajah Indonesia di mata dunia di satu sisi, dan di sisi lain memupus harapan pesepakbola-pesepakbola muda Indonesia untuk tampil di turnamen berkelas dunia.

Tidak itu saja. Indonesia masih ada kemungkinan menghadapi konsekuensi lain, yakni PSSI dibekukan oleh FIFA sebagaimana pernah terjadi pada 30 Mei 2015. Indonesia juga tidak akan dpercaya lagi menjadi tuan rumah kejuaraan sepakbola internasional yang digelar FIFA, termasuk Piala Dunia atau World Cup.

Naik karena Tragedi, Turun karena Tragedi?

Tragedi Kanjuruhan di Malang 1 Oktober 2022 telah memaksa Mochamad Iriawan alias Iwan Bule turun dari singgasana PSSI-1. Iwan Bule turun karena tragedi. Sedangkan Erick Thohir yang menggantikan Iwan Bule melalui Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, 16 Februari 2023, naik karena tragedi. Akankah Erick turun karena tragedi pula, yakni pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, di mata FIFA, Erick dianggap bukan apa-apa. Lobi yang dilakukan Menteri BUMN itu ke Presiden FIFA Gianni Infantino mental.

Bahkan bukan hanya Erick, Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia pun mungkin saja dianggap FIFA bukan apa-apa. Sebab, misi Erick menemui Gianni adalah atas instruksi Presiden RI.

FIFA yang menjunjung tinggi asas kesetaraan, “fair play” dan nondiskriminasi ternyata begitu sensitifnya menghadapi penolakan Timnas Israel oleh publik Indonesia. Akhirnya, Indonesia benar-benar dipermalukan oleh FIFA.

Tapi, jangan salahkan FIFA atau pihak lain. Salahkan diri kita sendiri, mengapa elemen-elemen bangsa ini menolak kehadiran Timas Israel.

Kalau soal perjuangan rakyat Palestina, posisi politik Indonesia tidak pernah berubah, tetap mendukung kemerdekaan mereka karena sudah menjadi amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Kalau soal hubungan diplomatik, tanpa hubungan diplomatik pun warga kedua negara bisa saling berkunjung. Bukankah banyak WNI yang mengunjungi Masjidil Aqsa yang harus melewati wilayah Israel? Apalagi sudah banyak atlet Israel yang pernah mengikuti kejuaraan internasional di Indonesia, seperti badminton.

Dalam Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) di Bali tahun 2022, Knesset atau parlemen Israel juga hadir, mengapa DPR membiarkan? Dalihnya, karena Indonesia sekadar tuan rumah. Bukankah untuk Piala Dunia U-20 2023 ini Indonesia juga hanya tuan rumah, sementara penyelenggaranya adalah FIFA?

Kesimpulannya, penolakan terhadap Timnas Israel oleh parpol dan politisi hanya bermotif politik. Tak lebih. Hanya demi suara di Pemilu 2024. Gubernur Bali I Wayan Koster juga terbukti tidak konsisten. Awalnya dia siap menjadi tuan rumah “official drawing”, belakangan ia menolak Timas Israel setelah partainya melakukan hal yang sama.

Kini, setelah Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, siapa yang rugi? Ialah seluruh bangsa ini. Terutama komunitas sepakbola. Lebih khusus lagi para pemain muda yang sudah bermimpi untuk dapat bermain di kompetisi sepakbola kelompok umur tingkat dunia.

Kini, nasib Indonesia seperti Nigeria (1991 dan 1995), Yugoslavia (1993) dan Irak (2003) yang pernah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 karena situasi politik di dalam negeri. Jangan salahkan FIFA, tapi salahkan diri sendiri!

Erick Thohir bahkan Presiden Jokowi pun ternyata bukan apa-apa di mata FIFA. Akankah Erick Thohir lengser gegara tragedi tak berdarah ini?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Laporan Balik Ketua IPW Bikin Masyarakat Takut Laporkan Korupsi

Next Post

KPK Tetapkan 10 Orang Tersangka  dalam Kasus Korupsi  Tukin  di Kementerian ESDM 

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
‘Bersih – Bersih’  Ditjend Pajak. KPK Panggil Kepala KPP Jakarta Timur Wahono Saputro

KPK Tetapkan 10 Orang Tersangka  dalam Kasus Korupsi  Tukin  di Kementerian ESDM 

Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, PSTI: Jangan Saling Menyalahkan!

Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, PSTI: Jangan Saling Menyalahkan!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist