Oleh MATT O’BRIEN
SAN FRANSISCO, Twitter pada hari Kamis menangguhkan akun jurnalis yang meliput platform media sosial dan pemilik barunya Elon Musk, termasuk reporter yang bekerja untuk The New York Times, Washington Post, CNN, dan publikasi lainnya.
Perusahaan belum menjelaskan mengapa menghapus akun dan membuat profil mereka dan tweet sebelumnya menghilang.
Penangguhan reporter berita yang tiba-tiba mengikuti keputusan Musk pada hari Rabu untuk secara permanen melarang akun yang secara otomatis melacak penerbangan jet pribadinya menggunakan data yang tersedia untuk umum.
Twitter juga pada hari Rabu mengubah aturannya untuk melarang berbagi lokasi orang lain saat ini tanpa persetujuan mereka.
Beberapa reporter yang diskors Kamis malam telah menulis tentang kebijakan baru itu dan alasan Musk memberlakukannya, yang melibatkan tuduhannya tentang insiden penguntit yang memengaruhi keluarganya pada Selasa malam di Los Angeles.
“Aturan doxxing yang sama berlaku untuk ‘jurnalis’ seperti orang lain,” cuit Musk, Kamis.
“Doxxing” mengacu pada pengungkapan identitas, alamat, atau detail pribadi seseorang secara online.
© Hak Cipta 2022 The Associated Press.
























