• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Umur Panjang di Negeri yang Tak Tergesa: Pelajaran dari Jepang

fusilat by fusilat
July 12, 2025
in Feature, Health, Japanese Supesharu
0
Umur Panjang di Negeri yang Tak Tergesa: Pelajaran dari Jepang
Share on FacebookShare on Twitter

By : Subrina Arai (Jesmin)Subrina Arai (Jesmin) • 

Ada negara, jauh di utara Pasifik, yang seperti sengaja dilahirkan untuk bertahan lama. Di sana, hidup hingga usia 90 bukanlah keajaiban, bukan pula keistimewaan. Ia semacam keharusan yang nyaris tak perlu dirayakan. Namanya Jepang.

Saya pernah bertanya-tanya, mungkinkah umur panjang adalah bagian dari puisi yang ditulis tubuh terhadap hidup yang dijalani dengan utuh? Bukan sekadar biologi, bukan semata-mata perkara medis.

Jepang tidak sedang beruntung. Mereka memilih untuk tidak meletakkan harapan umur panjang di tangan pil, tetapi di piring makan dan langkah kaki. Di negeri itu, tubuh tak hanya dibawa ke rumah sakit, tapi juga diajak bicara oleh alam, oleh rutinitas harian, oleh nasi hangat dan miso yang asin.

Mereka makan dengan hormat. Makanan yang datang dari laut dan ladang, bukan dari pabrik dan logistik. Mereka berjalan tanpa niat olahraga, tapi karena kehidupan memang menuntut gerak. Tidak ada tuntutan tubuh yang harus kekar, hanya tubuh yang tidak malas.

Dan lihatlah: para lanjut usia tidak disimpan dalam kesepian. Mereka tidak ditinggalkan dalam sunyi sambil menunggu jam terakhir. Di Jepang, mereka tetap bagian dari masyarakat, dari keluarga, dari sesuatu yang lebih besar dari dirinya. Sebuah ikigai—alasan untuk bangun pagi, yang bukan lagi soal karir atau ambisi, tapi kebermaknaan sederhana: merawat tanaman, membuat teh, menyambut cucu.

Saya membayangkan: bagaimana jika umur panjang adalah cermin dari peradaban yang tidak kehilangan arah? Yang tidak menukar waktu makan dengan notifikasi ponsel, yang tidak mereduksi kesehatan menjadi grafik statistik atau iklan asuransi?

Sementara kita, di banyak tempat lain, masih sibuk mencari umur panjang di laboratorium, di rak-rak apotek, atau dalam janji-janji perawatan medis modern. Kita lupa bahwa umur panjang bukan sesuatu yang dikejar, melainkan diundang. Dengan cara hidup, dengan penghormatan kepada tubuh, dengan relasi yang tak terputus.

Pertanyaan kemudian muncul—mengganggu:
Mengapa negara dengan sumber daya yang lebih besar bisa kalah?
Mengapa kita masih percaya bahwa kesehatan bisa dibeli, bahwa pil adalah penebus dari gaya hidup yang tergesa dan serampangan?

Saya curiga, kita tidak sedang kekurangan teknologi. Kita kekurangan niat. Kekurangan kesediaan untuk hidup lambat, untuk makan dengan sadar, untuk menghargai tetua bukan sebagai beban, tapi sebagai akar.

Di Jepang, umur panjang adalah budaya. Bukan pencapaian. Bukan pula utopia. Ia tumbuh seperti pohon tua yang akarnya dalam, batangnya teguh, dan daunnya tahu kapan gugur dengan tenang.

Dan kita, mungkin perlu berhenti sejenak. Duduk, merebus teh, dan belajar lagi bagaimana hidup, agar kita tahu bagaimana menua—dengan utuh, bukan hanya dengan lama.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi Lapor Aktivis: Apa Asas Legalitas dan Legal Standing-nya?

Next Post

Misi Kokohkan Perut Bangsa: Jalan Menuju Swasembada Beras yang Sesungguhnya

fusilat

fusilat

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
KEMANA ARAH KETAHANAN PANGAN KE DEPAN ?

Misi Kokohkan Perut Bangsa: Jalan Menuju Swasembada Beras yang Sesungguhnya

Lima Kali Berusaha Nyapres: Dari Komando ke Mendengar

Lima Kali Berusaha Nyapres: Dari Komando ke Mendengar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist