• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

115 Juta Masyarakat Indonesia Rentan Kembali Miskin

fusilat by fusilat
April 20, 2022
in News
0
115 Juta Masyarakat Indonesia Rentan Kembali Miskin

dok.istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan laporan dari Bank Dunia yang berjudul “Aspiring Indonesia, Expanding the Middle Class” disebutkan bahwa sebanyak 115 juta atau 45 persen masyarakat Indonesia berpotensi menjadi miskin kembali. Mereka ini adalah orang yang telah keluar dari kemiskinan tetapi belum mencapai tingkat ekonomi yang aman.

Bank Dunia mencatat, selama 15 tahun terakhir, Indonesia telah membuat kemajuan luar biasa dalam mengurangi tingkat kemiskinan yang saat ini berada di bawah 10 persen. Selama periode ini, Indonesia juga mengalami pertumbuhan kelas menengahnya dari tujuh persen menjadi 20 persen dari total penduduk yaitu sebanyak 52 juta orang.

World Bank Acting Country Director untuk Indonesia, Rolanda Pryce mengatakan dengan memperluas kelas menengah dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia serta memperluas pemerataan kesejahteraan.

Rolanda menjelaskan, untuk mendukung jutaan orang yang memiliki aspirasi untuk menjadi bagian dari kelas menengah, Indonesia perlu menciptakan lebih banyak pekerjaan dengan upah yang lebih baik, didukung oleh sistem yang kuat untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas dan jaminan kesehatan universal.

Hal ini akan memerlukan perbaikan lingkungan usaha dan investasi pada infrastruktur. Selain itu, yang juga akan diperlukan adalah perluasan akses jaminan sosial untuk perlindungan dari guncangan kesehatan dan ketenagakerjaan yang mengikis keuntungan ekonomi dan peluang mobilitas ke atas bagi jutaan orang yang ingin masuk dalam kelas menengah.


Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa RUU Omnibus Law, yaitu di antaranya UU Cipta Lapangan Kerja yang sedang di susun oleh pemerintah bisa menjadi penangkal, agar jutaan orang tersebut tidak kembali lagi miskin.
Terkait Omnibus Law tersebut, Rolanda mengatakan belum paham karena hal tersebut masih disusun oleh pemerintah. Namun, sejauh yang ia lihat selama ini, pemerintah cukup baik dengan melakukan berbagai kebijakan untuk bisa memperluas lapangan pekerjaan tersebut dengan melakukan kemudahan dalam berinvestasi misalnya.

โ€œSaya rasa, yang jelas pemerintah telah melakukan usaha yang baik dengan mempermudah investasi masuk ke Indonesia sehingga bisa membuka lapangan kerja yang baik. Dengan hal ini, banyak kesempatan orang yang rentan miskin bisa masuk ke dalam kategori kelas menengah,โ€ ujarnya dalam acara Laporan Bank Dunia “Aspiring Indonesia-Expanding the Middle Class”, di Jakarta, Kamis (30/1).

Ditambahkannya, penguatan kebijakan dan administrasi pajak untuk meningkatkan kepatuhan oleh mereka yang sudah menjadi bagian dari kelas menengah serta memperluas basis pajak untuk menambah penerimaan baru dari kelas menengah yang berkembang juga akan diperlukan untuk membiayai investasi tersebut.

Menkeu Sri Mulyani pun sepakat dengan laporan Bank Dunia bahwa untuk dapat mencapai kelas menengah tersebut, 115 juta orang yang rentan kembali miskin ini harus mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih baik. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga mengatakan ketika kelas menengah tersebut sudah mapan, maka kemungkinan mereka untuk membuka peluang usaha pun terbuka lebar sehingga akan lebih banyak lagi menciptakan kesempatan kerja yang baru di lingkungan masyakarat.

Demi mewujudkan itu, pemerintah kata Ani saat ini fokus kepada penciptaan lapangan kerja dengan kualitas yang baik melalui investasi. Namun hal ini , menurutnya tidak bisa berdiri sendiri. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pun harus ditingkatkan lebih baik lagi sehingga bisa memperoleh gaji yang mumpuni.

โ€œPemerintah melakukan di dua sisi, di sisi lain lingkungan investasinya, di sisi lain para pekerjanya sendiri, human capitalnya diperbaiki. Makanya kita berharap reform di sektor pendidikan, di kementerian Agama yang membawahi pesantren, madrasah, kemudian vokasi, semuanya itu, akan memberikan bekal kepada para generasi muda untuk bisa memiliki skill atau knowledge yang diharapkan bisa mereka masuk ke pasar kerja yang baik, itu dari suply side-nya,” jelasnya.

“Dari demand side-nya itu tadi bagaimana pengusaha, entrepreneur bisa meng-create job tanpa mereka harus terhalangi atau terbebani dengan berbagai macam bisnis proses yang sangat sulit, ini yang menjadi PR pemerintah pusat, dan pemda,โ€ imbuhnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan tax ratio di Indonesia yang masih rendah, Ani mengaku sudah melakukan berbagai usaha agar para wajib pajak memiliki kepatuhan dalam membayar pajak demi pembangunan di tanah air. Pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan kementeriannya untuk meng-collect pajak pun disesuaikan dengan perkembangan zaman agar misalnya kaum milenial bisa memiliki kepedulian untuk lebih patuh sebagai wajib pajak. Menurutnya hal tersebut memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

โ€œKalau hari ini yang kita lakukan tetap dengan intensifikasi dan ekstensifikasi. Kalau intensifikasi itu artinya kita sudah complaid tapi dari sisi akurasi dan kemudahan membayar pajak yang seharusnya diperbaiki. Kalau sisi ekstensifikasi tax based-nya Indonesia, jadi ada sektor-sektor atau kegiatan ekonomi yang selama ini tidak mengkontribusikan pajak, entah karena memang mendapatkan fasilitas, entah karena memang collection-nya susah, entah karena masalah tata kelola, itu yang perlu untuk kita perbaiki. Kita terus melakukan kerja sama katakanlah seperti dengan temuan BPK, dengan KPK, kita lihat dengan pemerintah daerah untuk melakukan ekspansi dari tax based kita supaya bisa terus bisa kita tingkatkan dan internal kita perbaiki, tata kelolanya di pajak, IT sistemnya, SDM-nya,โ€ paparnya.

Sumber

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Akhlaaqu Nabi I Ustadz Dr. Aam Amirudin, M.Si

Next Post

Pejabat Israel: AS Makelari Nornalisasi Hubungan Diplomatik Israel – ย Indoneasia. Israel โ€“ Saudi Arabia

fusilat

fusilat

Related Posts

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
HMIโ€“KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMIโ€“KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Next Post
Dalam file gambar ini, aktivis Muslim Indonesia memegang plakat dan mengibarkan bendera nasional Palestina saat protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem al-Quds yang diduduki sebagai ibu kota Israel. (Photo EPA)

Pejabat Israel: AS Makelari Nornalisasi Hubungan Diplomatik Israel - ย Indoneasia. Israel โ€“ Saudi Arabia

AKUNYA FERDINAN HUTAHAEAN ITU MUALAF KENCING DICELANA

AKUNYA FERDINAN HUTAHAEAN ITU MUALAF KENCING DICELANA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka ย Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka ย Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – โ€œ Pemimpin itu Tak Berbohongโ€

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – โ€œ Pemimpin itu Tak Berbohongโ€

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR โ€“ PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR โ€“ PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMIโ€“KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMIโ€“KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

ยฉ 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

ยฉ 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist