Selain merendam rumah warga banjir tersebut juga menghanyutkan 2 mobil dan 3 sepeda motor milik warga serta 3 rumah mengalami rusak berat.
Banda Aceh – Fusilatnews – Hingga Selasa (14/11) Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara terus meluas dan sudah menenggelamkan 50 desa di 14 kecamatan. melukai dua warga dan menewaskan balita 2,5 tahun
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), korban meninggal dunia baru ditemukan pada Selasa siang (14/11) setelah sebelumnya dinyatakan hilang terbawa arus banjir.
Sementara 2 korban terluka karena terseret arus lalu berhasil diselamatkan warga Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam.
“2 orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia warga Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam berusia 2,5 tahun,” kata Kepala BPBA, Ilyas dalam keterangannya, kemarin.
14 kecamatan yang terendam banjir yaitu, Kecamatan Bambel, Semadam, Babussalam, Lawe Bulan, Ketambe, Lawe Sumur, Bukit Tusam, Tanoh Alas, Babul Rahma, Lawe Alas, Darul Hasanah, Deleng Pokison, Lawe Sigala dan Kecamatan Babul Makmur.
Ilyas menyebutkan banjir tersebut karena curah hujan yang tinggi di wilayah itu sejak Senin (13/11) malam. Hujan deras membuat sejumlah sungai meluap kemudian merendam rumah warga.
“Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengakibatkan meluapnya sejumlah sungai di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan terjadi banjir,” kata Ilyas.
Saat ini BPBD setempat sudah menurunkan alat berat untuk membersihkan puing-puing yang terbawa banjir bandang dan mengeruk sungai yang mulai terjadi pendangkalan.
Ilyas menegaskan pihaknya masih mendata korban terdampak dari banjir tersebut. Hingga kini, di sejumlah wilayah air berangsur surut.
“Korban terdampak masih dalam pendataan, untuk kondisi terakhir air berangsur surut,” katanya
Selain merendam rumah warga banjir tersebut juga menghanyutkan 2 mobil dan 3 sepeda motor milik warga serta 3 rumah mengalami rusak berat.























