Pati , Fusilatnews – Intensitas hujan yang sangat tinggi di sepanjang kawasan pantai Utara Jawa Tengah terutama di kabupaten Pati menyebabkan banjir semakin meluas Dari data pantauan di lapangan sampai Rabu 11/1 siang, sudah 52 desa di Pati yang tergenang banjir. Tidak hanya itu, ketinggian banjir terus bertambah dan memutus sejumlah akses jalan provinsi.
Sebagai akibat dibukanya pintu Wilalung membuat banjir yang merendam wilayah Pati kian meluas.sampai rabu siang ini sudan 52 desa terendam banjir dengan ketinggian 70 centimeter sampai 170 centimeter.
Pastinya warga mengeluh, karena sudah 11 hari terendam banjir masih belum surut, bahkan ketinggian terus bertambah. Minimnya bantuan logistik dan lambatnya penanganan banjir menjadi sorotan DPRD.
Semakin meluasnya banjir, lambannya bantuan logistik dari Pemkab Pati membuat warga semakin kecewa.
Kepala Desa Karangrowo, Abdul Suyono, mengatakan banjir terus naik hingga hari ini. Namun, minimnya bantuan logistik yang tidak merata membuat warga mengeluhkan itu.
Minimnya bantuan dan lambatnya penanganan logistik banjir disoroti anggota DPRD Pati, Bambang Waluyo. Hari ini DPRD memanggil Pemkab Pati karena lambannya penanganan banjir. Banyak keluhan minimnya bantuan logistik yang tidak merata di lokasi terdampak banjir.
Dari pantauan di lapangan, banjir Pati meluas di 52 desa pada tujuh kecamatan. Warga berharap bantuan logistik bisa merata ke wilayah terdampak banjir.Sedangkan Jalan alternatif Pati-Rembang tepatnya di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, ditutup sementara. Penutupan karena genangan banjir yang sudah berlangsung sepekan ini terus semakin tinggi.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jawa Tengah (Jateng) sejak akhir tahun 2022 sampai rabu 11/1 2023 ini mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Jawa Tengah
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas C Penanggungan mengatakan, sedikitnya sembilan kabupaten dan kota di Jateng dilanda banjir mulai jelang malam pergantian tahun.
Sembilan wilayah di Jawa Tengah yang dilanda banjir i Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, serta Kabupaten Grobogan.



















