Ahmedabad, India – Rabu, 12 Juni 2025 – Sebuah pesawat milik maskapai Air India jenis Boeing 787-8 Dreamliner dengan nomor penerbangan AI171 rute Ahmedabad menuju London dilaporkan jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Rabu (12/6) siang waktu setempat.
Pesawat yang mengangkut 242 orang, terdiri dari 230 penumpang dan 12 awak kabin, mengalami kecelakaan tragis di kawasan Meghani Nagar, hanya beberapa kilometer dari bandara. Menurut laporan Associated Press (AP) dan Business Insider, pesawat jatuh pada pukul 13.38 waktu India (08.08 UTC) dan menabrak kompleks perumahan serta sebuah bangunan asrama dokter, sebelum terbakar hebat.
“Kami mendengar suara dentuman keras dan melihat kobaran api serta asap tebal membumbung,” ujar saksi mata lokal kepada Times of India.
Pihak Air India membenarkan kecelakaan tersebut dan menyatakan bahwa pesawat hilang kontak dengan menara pengawas hanya beberapa menit setelah mengudara. Dalam pernyataan resminya, Ketua Air India Natarajan Chandrasekaran menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyatakan bahwa maskapai telah mengaktifkan pusat bantuan krisis dan bekerjasama penuh dengan otoritas.
Pemerintah India bergerak cepat. Menteri Dalam Negeri Amit Shah dan Menteri Perhubungan Rammohan Naidu menyampaikan perintah “tanggap darurat penuh” kepada seluruh lembaga terkait. Kepala Menteri Gujarat Bhupendra Patel langsung meninjau lokasi kejadian dan memerintahkan pembukaan jalur hijau bagi ambulans dan tim penyelamat.
Tim penyelamat dari National Disaster Response Force (NDRF), unit pemadam kebakaran, dan kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Reuters melaporkan bahwa upaya pemadaman api berlangsung selama hampir dua jam sebelum situasi berhasil dikendalikan.
Laporan awal menyebutkan bahwa mayday signal sempat dikirimkan oleh pilot sesaat sebelum kehilangan kendali. Pesawat diduga jatuh pada ketinggian sangat rendah, yaitu 625 kaki, sehingga pilot tidak sempat melakukan manuver darurat.
Menurut laporan Business Insider, pesawat membawa bahan bakar penuh untuk penerbangan jarak jauh ke London, yang memperparah kebakaran pasca-tabrakan.
Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) bersama dengan Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) telah memulai investigasi mendalam. Produsen pesawat, Boeing, juga menyatakan komitmennya untuk mendukung proses investigasi.
Ini adalah kecelakaan fatal pertama yang melibatkan pesawat jenis Boeing 787 Dreamliner, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pesawat komersial jarak jauh paling modern dan efisien di dunia. Saham Boeing pun dilaporkan anjlok sebesar 7-8 persen pada perdagangan pra-pasar di AS, sebagaimana dikutip dari Reuters.
Belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban jiwa. Namun BBC dan The Guardian melaporkan bahwa hampir seluruh penumpang diduga tidak selamat, mengingat skala kerusakan dan intensitas kebakaran. Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian juga dilaporkan menjadi korban.
Kementerian Luar Negeri Inggris mengonfirmasi bahwa terdapat 53 warga negara Inggris dalam penerbangan tersebut, dan tengah berkoordinasi dengan otoritas India. Negara-negara lain seperti Portugal dan Kanada, yang warganya juga berada dalam daftar manifes, telah menyampaikan keprihatinan dan kesiapan untuk membantu keluarga korban.
Sumber:
- Associated Press (AP): “London-bound Air India flight with more than 240 aboard crashes after takeoff from Ahmedabad”
- Business Insider: “Air India Boeing 787 crashes shortly after takeoff”
- Reuters: “Boeing shares fall 8% after Air India plane crashes”
- Times of India, The Guardian, BBC
























