Banyaknya prajurit TNI/Polri yang tewas ditangan KKB sepanjang tahun 2023 lalu menunjukkan ada yang salah dalam strategi dan taktik penerjunan pasukan TNI /Polri.
Puncak Jaya – Fusilatnews – Dandim 1714 Letkol Inf Irawan menegaskan, seorang prajurit TNI bernama Sertu Afriadi meninggal dunia ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Taganombak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Jumat (5/1/ 1)
“Memang benar seorang prajurit TNI telah gugur,” kata Irawan
Irawan menegaskan jenazah Sertu Afriadi sedang dalam proses evakuasi ke Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya.
Pihak TNI belum memberikan keterangan rinci soal peristiwa yang menewaskan Sertu Afriadi, juga belum dapat menjangkau KKB untuk mendapat keterangan soal penembakan terhadap Sertu Afriadi.
Perlu diketahui, tewasnya Sertu Afriadi merupakan prajurit pertama pada tahun 2024 yang tewas ditembak mati oleh Kelompok kriminal bersenjata atau OPM.
Pada tahun 2023 sudah tak terhitung Prajurit TNI/ Polri tewas ditangan kelompok pemberontak separatis.
Banyaknya prajurit TNI/Polri yang tewas ditangan KKB sepanjang tahun 2023 lalu menunjukkan ada yang salah dalam strategi dan taktik penerjunan pasukan TNI /Polri.
Terutama strategi yang dibangun oleh Presiden Jokowi harus dievaluasi
























