Selama belum diperiksa oleh lembaga resmi akreditasi stadion, JIS tidak bisa dinyatakan tidak berstandar FIFA.
Jakarta – Fusilatbews – Munculnya tudingan bahwa Jakarta International Stadium atau JIS tidak standar FIFA. selanjutnya tidak sepatutnya digiring ke ranah politik. Karena yang bermasalah pada gelanggang olahraga itu merupakan masalah teknis
“Karena persoalannya itu teknis, apabila memang ada penyimpangan audit, kalau dibawa ke arah politik itu tidak elegan,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan Selasa, (25/7)
Menurut Manuara, untuk menjawab kegaduhan soal JIS dibangun tidak sesuai standar FIFA, maka perlu dilakukan audit secara menyeluruh, termasuk dokumen-dokumen proyek.
“Ada statuta-nya itu yang harus ditanya,” Kata Manuara
Selama belum diperiksa oleh lembaga resmi akreditasi stadion, JIS tidak bisa dinyatakan tidak berstandar FIFA.
“Jangan menduga-duga, gaduh ribut tidak standar FIFA, tidak standar FIFA, apanya tidak standar FIFA?,” kata dia
Basic Design JIS Harus Diaudit
Untuk itu, ia meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama Pemerintah Provinsi DKI untuk membuka kembali basic design dan detail design yang dibuat oleh WIKA, JACON, dan PT PP (Pembangunan Perumahan). Apakah pembuatan akses masuk-keluar JIS terlampir dalam pekerjaaan yang dikontrakkan.
Menurutnya, hal itu yang harus diperiksa melalui audit menyeluruh dengan materi yang dirumuskan adalah basic design, kriteria design, detail engineering design, kemudian pelaksanaan lapangan, serta berita acara serah terima pertama.
“Di situ ada As Built Drawing. As Built Drawing itu dicocokkan, sekarang apakah sama dengan yang direncanakan awal. Apabila tidak sama di situlah terlihat ada permainan atau permainan, kekeliruan atau penyimpangan,” katanya.
Manuara menjelasakan As Built Drawing itulah yang harus diperiksa oleh tim dari FIFA, yaitu tim verifikasi FIFA.
Itu sudah sesuai atau belum. Mengingat, pada basic design awal, Dirut Jakpro saat itu, Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, pembangunan JIS mengacu pada stadion di Inggris, Tottenham Hotspur.
“Itu kan gampang lihat saja di basic design JIS awal, yang didesain itu sama nggak dengan As Built Drawing setelah tahap konstruksi selesai. Itu aja, kalau ada selisihnya ada di situ ya berarti penyimpangan,” tuturnya.


























