• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Anies Khawatir Tekanan dari Kekuasaan dan Risiko Parpol Jika Mengusungnya

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
August 31, 2024
in News, Politik
0
Peroleh Dukungan Dari UAS, Kelompok Tertentu Meradang”Jenggot Kebakar” Tuding Anies Berpolitik Identitas
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.. – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan kekhawatiran serta penyesalannya atas ketidakmampuannya untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jakarta mendatang. Rasa penyesalan ini muncul karena banyak aspirasi warga Jakarta, terutama dari komunitas miskin, yang tidak dapat dia wujudkan selama masa jabatannya.

“Saya sangat menyesal karena tidak bisa mewujudkan aspirasi warga, terutama dari kampung-kampung miskin. Banyak yang datang ke rumah pemenangan saya setelah Pilpres lalu, mengutarakan keinginan dan harapan mereka,” ungkap Anies dalam siaran langsung di akun YouTube-nya pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Anies juga mengeluhkan kondisi Jakarta yang dianggap semakin buruk setelah masa jabatannya. Masalah yang disorot oleh masyarakat termasuk pembenahan kampung kumuh dan pemulihan ekonomi, terutama di Kampung Bayam, Jakarta Utara, yang kini dianggap terlantar.

“Saya merasa sangat berat melihat warga Kampung Bayam yang terlantar dan kampung-kampung lain yang belum mendapatkan penanganan yang layak,” ujar Anies.

Namun, Anies mengaku menghadapi tantangan besar untuk maju dalam Pilkada, terutama karena berbagai partai politik memiliki pertimbangan tersendiri dalam mengusungnya. “Bukan hanya sulit untuk bergabung dengan partai, bahkan mencalonkan diri saja terancam risiko. Ini merupakan kenyataan yang harus dihadapi,” katanya.

Sebagai alternatif, Anies berencana untuk membentuk partai politik atau organisasi masyarakat (ormas) sebagai wadah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Meskipun demikian, ia belum bisa memastikan kapan partai atau ormas tersebut akan terbentuk. “Saya berharap langkah-langkah konkret untuk mewujudkan wadah bagi gerakan masyarakat ini dapat segera terealisasi,” ujar Anies.

Sebelumnya, Anies dirumorkan akan maju dalam Pilkada Jakarta setelah kalah dalam Pilpres 2024. Beberapa partai, termasuk Partai Buruh dan Hanura, serta PDI Perjuangan, sempat memberikan dukungan. Namun, PDI Perjuangan akhirnya mengurungkan niatnya dan memilih mengusung Pramono Anung dan Rano Karno.

Setelah kegagalan tersebut, Anies kembali diisukan akan maju dalam Pilkada Jawa Barat dengan dukungan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Namun, pada detik-detik terakhir pendaftaran, Anies tidak jadi maju di Pilkada Jawa Barat.

Pendiri Rumah Demokrasi, Ramdansyah, menilai bahwa mentalitas partai politik di Indonesia menjadi faktor utama gagalnya Anies dalam pencalonan. “Partai-partai politik saat ini lebih fokus pada koalisi taktis untuk meraih kursi kabinet daripada mengusung Anies Baswedan, yang dianggap sebagai simbol oposisi,” ujarnya.

Menurut Ramdansyah, posisi menteri pascapelantikan presiden lebih menjanjikan dibandingkan dengan risiko mengusung Anies di Pilkada. “Memilih Anies berarti menjauhkan partai dari kekuasaan,” tambahnya.

Selain itu, ideologi partai juga berperan penting. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa calon yang diusung harus menjadi kader partai, yang menjadi hambatan besar bagi Anies dan PDIP untuk berkompromi. “Anies dan PDIP memiliki perbedaan prinsip yang signifikan. Anies tampaknya ingin tetap di luar partai, sedangkan PDIP menganggap keberadaan partai sebagai jalan yang tepat dalam kontestasi politik,” jelasnya.

Pernyataan serupa juga pernah disampaikan oleh petinggi PKS, yang menyebutkan bahwa pilihan Anies untuk tidak bergabung dengan partai mana pun mungkin dipengaruhi oleh persepsi publik yang buruk terhadap partai politik. “Keengganan Anies untuk menjadi anggota partai tampaknya merupakan prinsip yang sulit diubah,” tambah Ramdansyah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengapa TVRI dan RRI Kian Redup di Tengah Gemerlap Media Swasta?

Next Post

Skema Tarif KRL Berbasis NIK Dianggap Tak Masuk Akal: Pengguna KRL Tegas Menolak

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras
News

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik
Birokrasi

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
Next Post
Lepas Masker Masih Dilarang Didalam Gerbong Penumpang KRL Commuter Jabodetabek

Skema Tarif KRL Berbasis NIK Dianggap Tak Masuk Akal: Pengguna KRL Tegas Menolak

Tanggapan Presiden Jokowi Tentang Rencana PDIP Untuk Beroposisi Lawan Pemerintah

Tanggapi Laporan BPS, Jokowi : Turunnya Kelas Menengah Terjadi Pada Semua Negara.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist