• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Apa Tujuan Membentuk Negara NKRI untuk Semua Ummat?

fusilat by fusilat
August 2, 2024
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Abd. Murhan , R.SE.

Pandangan ini perlu kita telaah lebih dalam, mengingat kehidupan manusia di awal sejarah hanya berdiri sendiri, seperti pada masa Nabi Adam A.S dan istrinya. Pada waktu itu, mereka tidak menyadari hubungan antara wilayah tempat tinggal mereka dengan kehidupan sehari-hari. Perkembangan pengetahuan manusia mengenai hubungan antara wilayah dan kehidupan manusia secara bertahap dimulai dari zaman ke zaman.

Pada masa jahiliyah, ketika budaya dan hukum belum dikenal secara formal, kehidupan manusia cenderung bersifat individualistik. Budaya dan hukum rimba menjadi pedoman hidup di wilayah tersebut. Seiring berjalannya waktu, manusia mulai mengenal budaya yang mengatur kehidupan dengan adat, yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Proses perubahan ini, dari hukum rimba menuju sistem yang lebih teratur, menunjukkan bahwa manusia secara otodidak mengembangkan ilmu pengetahuan untuk mengelola wilayah yang mereka huni. Pendidikan dan budaya memandu manusia menuju peradaban yang lebih baik, menggeser hukum rimba dengan tuntutan hak dan keadilan.

Dalil Al-Qur’an dan Hadis:
Dalam Al-Qur’an Surah Al-Hujurat (49:13), Allah berfirman, “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” Ayat ini menggarisbawahi pentingnya persatuan dan keragaman dalam masyarakat, yang relevan dengan pembentukan negara yang mengakomodasi berbagai kelompok.

Selain itu, Hadis Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa “Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk tubuh dan wajah kamu, tetapi Dia melihat hati dan amal kamu” (HR. Muslim). Hadis ini menekankan bahwa niat dan amal dalam membangun masyarakat adil merupakan landasan penting bagi negara yang berkeadilan.

Konstitusi dan Hukum:
Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa “Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara yang berbentuk republik.” Hal ini menegaskan bahwa NKRI adalah hasil dari perjuangan dan kesepakatan bangsa Indonesia. Pancasila, sebagai dasar negara, juga memuat nilai-nilai yang mendukung persatuan dan keadilan sosial. Sila ke-3 “Persatuan Indonesia” dan sila ke-5 “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” menunjukkan komitmen bangsa untuk mengakomodasi keragaman budaya dan keyakinan.

Referensi Sejarah dan Teori Negara:
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menandai pernyataan kemerdekaan dan pembentukan negara yang merdeka dan bersatu. Perjuangan selama lebih dari 400 tahun untuk kemerdekaan dan pembentukan NKRI adalah manifestasi dari kehendak bangsa untuk membentuk negara yang adil dan bersatu.

Teori kontrak sosial menjelaskan bahwa negara dibentuk berdasarkan kesepakatan antara individu untuk membentuk struktur pemerintahan yang mematuhi hukum dan melindungi kepentingan bersama. Ini relevan dengan pembentukan negara NKRI sebagai hasil dari kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama.

Budaya dan Kearifan Lokal:
Kearifan lokal dan adat di Indonesia mencerminkan bagaimana budaya dan aturan adat mempengaruhi pembentukan dan pengelolaan wilayah. Prinsip-prinsip ini mendukung pengaturan wilayah berdasarkan adat dan budaya lokal, yang juga diterima dalam konteks kebangsaan.

Dengan mengintegrasikan dalil-dalil ini, kita dapat memahami bahwa pembentukan NKRI adalah hasil dari perubahan sejarah, perkembangan pengetahuan, dan kesepakatan sosial yang mendalam. Negara ini berdiri bukan hanya sebagai hasil dari perjuangan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempersatukan berbagai budaya dan keyakinan dalam satu kesatuan bangsa. Sebagai bangsa, kita diharapkan untuk menghargai dan melestarikan nilai-nilai yang mendasari pembentukan NKRI, serta terus mengembangkan negara dengan kesadaran akan pentingnya persatuan dan keadilan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Desakan DPR untuk KPK: Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Pengalihan Kuota Haji

Next Post

Jokowi Minta Maaf, Apa Kata PDIP, PKB, dan PKS?

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Jokowi Minta Maaf, Apa Kata PDIP, PKB, dan PKS?

Jokowi Minta Maaf, Apa Kata PDIP, PKB, dan PKS?

PKB Tidak Happy Dengan Pasangan Anies – Sohibul dan Desak PKS Tak Kunci Pasangan

PBNU Sudah Bentuk Tim 5 Untuk Merebut PKB "Kisruh PKB dan PBNU Meruncing"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...