Jakarta-Fusilatnews.-– Diskusi rutin yang biasa diselenggarakan oleh Hizbulah Indonesia Pimpinan Prof DR H Sri Bintang Pamungkas, baru-baru ini Kembali dilaksanakan di jalan Guntur 49 Setiabudi, Jakarta, 3, Agustus 2023. Diskusi rutin kali ini mengambil thema “Hitungan mundur Terakhir”. Kesempatan diskusi ini menampilkan Panelis Amir Hamzah, Muzani Wahab (Sekjen PHI) dengan Moderator Mustika Sani.
Dalam sambutannya, Sri Bintang, mengatakan bahwa Hizbulah Indonesia tetap konsisten berjihad anti regime. Usulan beliau bahwa sistim harus diubah, supaya Capres harus kembali melalui idang MPRS. Disiapkan uu pemilu yang insyaalah capresnye kelak adalah Sri Sultan Hamengku Buwono, bukan Prabowo, Anies apalagi Ganjar order asing tak mutu.
Panelis Amirah (PNS), Ratna Jatiningsih dari aspirasi yang dipimpin Wati Imhar tak menolak capres Hamengku Buwono yang diusulkan oleh Hizbulah Indonesia. Mereka merasa amat prihatin dengan Kehidupan masyarakat saat ini, yang susah mencari makan, bahkan saling pinjam riba, kini ancaman labil banyak masyarakat nganggur.
Maka jihad untuk semua pribumi sebagai pewaris RI, anti penjajah Cina, harus focus. Jangan percaya pada Pemilu 2024. Bubarkan regime kodok pada demo Buruh, Mahasiswa dan Masyarakat pada 10 Agustus 2023 yang diorganisasi oleh Jumhur Hidayat, Daeng Wahidin. Meraka saat ini sedang sedang melakukan longmarch dati Bandung ke ibukota DKI.
* Mahdi























