Jakarta – Fusilatnews – Badan Reserse Kriminal ( Bareskrim ) Polri setelah melakukan penyelidikan dan penrlitian sampai pada kesimpulan bahwa ijazah sarjana Jokowi yang selama ini jadi kontroversial dinyatakan asli.setelah melalui uji laboratorium forensik (labfor) oleh Bareskrim polri Ijazah Jokowi dipastikan asli .
Keputusan tersebut disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Kamis (22/5/2025).
Bagaimana kasus dugaan ijazah palsu Jokowi bermula?
9 Desember 2024: Jokowi dilaporkan atas dugaan ijazah palsu
Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi bermula ketika Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana membuat laporan Bareskrim Polri, pada Senin (9/12/2024)
Eggi melaporkan Presiden Joko Widodo dan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ova Emilia ke Bareskrim Polri terkait dugaan ijazah palsu.
Berdasarkan laporan tersebut, Bareskrim Polri kemudian melakukan proses penyelidikan terhadap dugaan ijazah palsu Jokowi
Massa yang mengatasnamakan Tim Pembela Ulama dan Aktivis mendatangi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (15/4/2025).
Pertemuan itu berlangsung selama kurang lebih 30 menit.
30 April 2025: Jokowi laporkan lima orang terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi melaporkan lima orang ke Polda Metro Jaya terkait tuduhan ijazah palsu terhadapnya, pada Rabu (30/4/2025).
Mereka adalah Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, Tifauzia Tiasumma, Eggy Sudjana, dan Kurnia Tri Royani. Tim kuasa hukum Jokowi menyerahkan 24 obyek berupa video yang menunjukkan keterlibatan beberapa individu dalam kasus ini.
9 Mei 2025: Jokowi serahkan ijazah ke Bareskrim
Jokowi melalui tim kuasa hukumnya telah menyerahkan ijazah asli, mulai dari SMA hingga universitas kepada Direktorat Tindak Pidana Umum
Bareskrim Polri pada Jumat (9/5/2025). Penyerahan dokumen tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan dugaan ijazah palsu milik Jokowi dari Eggi Sudjana.
20 Mei 2025: Jokowi penuhi panggilan Bareskrim Polri
Jokowi memenuhi panggilan Bareskrim untuk memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan ijazah palsu pada Selasa, 20 Mei 2025.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengambil kembali ijazah yang sebelumnya telah diserahkan ke penyidik Bareskrim.
Jokowi diperiksa selama kurang lebih satu jam dan mendapatkan 22 pertanyaan dari penyidik yang mencakup ijazah serta aktivitasnya selama menempuh pendidikan dari SD hingga universitas.
Bareskrim Polri nyatakan ijazah Jokowi Asli Pada Kamis (22/5/2025), Bareskrim Polri mengonfirmasi bahwa ijazah milik Jokowi adalah asli.
Kepastian itu didapatkan setelah Bareskrim melakukan pemeriksaan laboratorium forensik. Proses uji labfor dilakukan dengan memeriksa bahan kertas, sistem pengaman pada kertas, bahan cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, serta tinta tanda tangan dari dekan dan rektor UGM. Dari hasil pemeriksaan bukti-bukti yang ada, ijazah Jokowi dinyatakan asli.
Sebab antara bukti dan pembanding sudah identik atau berasal dari satu produk yang sama.
Ini Barang Bukti yang Diserahkan Jokowi Dengan demikian, kasus dugaan pemalsuan ijazah mantan presiden Indonesia itu resmi ditutup oleh Bareskrim Polri.























