Kontributor: Fareihan Rizki Farikhin
Bogor, Fusilatnews – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Integratif (KKN-TI) Institut Pertanian Bogor (IPB) University berkolaborasi dengan masyarakat Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, menyelenggarakan program inovatif bertajuk, “Eco-transformasi: Program Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Terpadu.”
Program ini menjadi bagian dari upaya pengendalian sisa makanan organik rumah tangga, dengan fokus pada pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai ekonomis serta mengedukasi masyarakat dalam memilah sampah dengan baik.
Program ini dilaksanakan pada Selasa (9/7/2024) lalu yang berlokasi di RW 5 kelurahan setempat berupa “workshop” pembuatan “ecoenzyme” yang diikuti oleh lebih dari 20 partisipan.
Mahasiswa KKN-TI IPB University membimbing peserta dalam memanfaatkan sisa makanan organik rumah tangga untuk menghasilkan produk “ecoenzyme” yang ramah lingkungan.
Mahasiswa juga mengedukasi masyarakat ihwal manfaat dari produk turunan “ecoenzyme” ini, yang nantinya dapat digunakan sebagai pembersih serbaguna dan juga pupuk organik yang membantu mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya.
Tidak berhenti di sana, setiap Jumat di RW 7 kelurahan setempat juga dilaksanakan kegiatan pengolahan lahan tanam bersama mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri RW 7.
Selain itu, tim KKN-TI IPB University juga mendemonstrasikan pembuatan lubang pupuk kompos kepada anggota KWT Mandiri RW 7. “Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menghasilkan pupuk kompos berkualitas yang bermanfaat untuk pertanian lokal sekaligus menghemat pengeluaran dalam pembelian pupuk,” kata salah seorang peserta di Kota Bogor, Ahad (1/9/2024).
Dengan pendampingan dari mahasiswa IPB University, kegiatan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mempromosikan pertanian berkelanjutan.
“Pemilahan sampah menjadi salah satu elemen penting dalam program ini. Di RW 03, lebih dari 35 rumah tangga terlibat dalam pemilahan sampah yang dilakukan secara ‘door to door’,” ujar peserta lainnya.
Tim KKN-TI IPB University juga bekerja sama dengan Tim 6 Satgas Naturalisasi Sungai Ciliwung dalam pelaksanaan program ini.
Pemilahan sampah yang tepat di tingkat rumah tangga menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Program Eco-transformasi yang merupakan bagian dari program kerja KKN-TI IPB University ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memberikan keterampilan praktis dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa IPB University dan masyarakat Sukaresmi, program ini diharapkan dapat diterapkan pula pada wilayah lain menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Program ini akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan edukasi lainnya, yang akan menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sukaresmi.























