• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bila Perang: Prabowo Sudah Salah Langkah Awal

Ali Syarief by Ali Syarief
December 25, 2024
in Feature, Politik
0
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam panggung politik Indonesia, setiap langkah yang diambil seorang pemimpin memiliki konsekuensi besar, baik bagi rakyat maupun reputasi politik itu sendiri. Prabowo Subianto, sebagai salah satu tokoh sentral yang diproyeksikan untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan, tampaknya telah membuat sejumlah langkah awal yang kontroversial. Beberapa kebijakan dan sikapnya berpotensi menimbulkan dilema politik yang sulit dihindari.

Pengampunan Koruptor: Sikap yang Melukai Hati Rakyat

Salah satu langkah yang paling disorot adalah usulan Prabowo untuk memberikan pengampunan kepada koruptor. Dalam narasi politik yang dibangun sebagai upaya “rekonsiliasi nasional,” kebijakan ini dianggap banyak pihak sebagai pengkhianatan terhadap cita-cita reformasi dan perjuangan melawan korupsi. Pengampunan kepada koruptor bukan hanya melemahkan supremasi hukum, tetapi juga mengirim pesan keliru bahwa pelanggaran besar dapat dihapuskan dengan mudah. Ini mengikis kepercayaan rakyat terhadap komitmen negara dalam memberantas korupsi.

Program Makan Siang Bergizi: Retorika Tanpa Substansi

Program “makan siang bergizi” dengan biaya hanya Rp 10.000 menjadi sorotan lain. Angka ini, meskipun terkesan populis, menimbulkan pertanyaan serius: bagaimana gizi dapat dipenuhi dengan anggaran yang begitu minim, terutama di tengah kenaikan harga pangan yang tidak terelakkan? Kebijakan ini lebih terlihat seperti janji politik tanpa dasar kalkulasi yang jelas, sehingga menimbulkan keraguan tentang implementasi dan efektivitasnya.

Kenaikan PPN 12%: Beban Baru bagi Rakyat

Rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% juga menjadi isu krusial. Kebijakan ini akan secara langsung membebani masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah yang sudah tertekan oleh tingginya biaya hidup. Alih-alih menciptakan solusi untuk mendorong daya beli dan ekonomi rakyat, kebijakan ini dapat memperburuk ketimpangan sosial-ekonomi dan menciptakan ketidakpuasan publik yang meluas.

Kabinet Gemuk: Efisiensi yang Dipertanyakan

Formasi kabinet yang direncanakan Prabowo juga mendapat kritik tajam. Dengan kabinet yang disebut-sebut “gemuk,” efisiensi dan fokus pemerintahan menjadi tanda tanya besar. Dalam konteks pemerintahan yang efektif, kabinet yang ramping dan profesional adalah kebutuhan mendesak. Namun, langkah ini justru terkesan sebagai upaya untuk mengakomodasi kepentingan politik alih-alih kepentingan rakyat.

Pilgub melalui DPRD: Kemunduran Demokrasi

Usulan agar pemilihan gubernur dikembalikan ke tangan DPRD dianggap sebagai langkah mundur dalam demokrasi. Pilgub langsung adalah wujud nyata partisipasi rakyat dalam menentukan pemimpinnya. Mengembalikan kewenangan ini ke DPRD berisiko menutup akses masyarakat terhadap proses demokrasi yang transparan dan akuntabel, sekaligus membuka celah untuk praktik politik transaksional.

Kendali Jokowi dan Kemelut Hasto

Isu lain yang membayangi adalah dugaan kuat bahwa Prabowo berada di bawah kendali Presiden Jokowi. Hal ini semakin diperparah dengan kemelut hukum yang melibatkan Hasto Kristiyanto, yang dikabarkan menjadi tersangka dalam kasus besar. Reputasi politik Prabowo ikut terseret dalam narasi ini, menciptakan persepsi bahwa ia tidak sepenuhnya independen dalam mengambil keputusan.

Konklusi: Langkah yang Perlu Diperbaiki

Langkah awal yang keliru dapat menjadi beban berat bagi perjalanan politik seorang pemimpin. Dalam konteks ini, Prabowo perlu segera mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang telah diumumkan. Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari popularitasnya, tetapi juga dari kemampuannya untuk mendengarkan rakyat, mengambil keputusan berdasarkan prinsip keadilan, dan memprioritaskan kesejahteraan bersama.

Prabowo harus membuktikan bahwa dirinya adalah pemimpin yang mampu membawa perubahan positif, bukan sekadar figur politik yang mengikuti arus kepentingan. Jika tidak, langkah-langkah yang diambil saat ini hanya akan menjadi catatan kelam dalam perjalanan politiknya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cerita Orang Asing Hidup di Malaysia: Peluang dan Tantangan

Next Post

Amputasi Hasto!

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post
Tamparan Untuk Jokowi: Disertasi Hasto Mengguncang Politik di Ujung Lengsernya Jokowi

Amputasi Hasto!

Siapa Gerangan Tongkat Putih Yang Harus Di Buang Prabowo Itu?

Siapa Gerangan Tongkat Putih Yang Harus Di Buang Prabowo Itu?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...