• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Bila Terbuka Ijazahnya Palsu – Maka Kejahatannya Menyala Sempurna

Ali Syarief by Ali Syarief
August 25, 2024
in Crime, Feature
0
Bila Terbuka Ijazahnya Palsu – Maka Kejahatannya Menyala Sempurna

Ilustrasi Kebohongan

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ali Syarief

Setiap kebohongan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanggungjawaban akan melahirkan kebohongan yang lebih besar lagi, dan pada akhirnya, kebenaran akan menjadi barang langka

Takdir sejarah akan segera menulis babak baru dalam perjalanan bangsa ini. Pada 20 Oktober nanti, Jokowi akan meninggalkan kursi kekuasaan, sebuah kursi yang telah ia duduki selama dua dekade. Namun, bayang-bayang kegelapan tak henti-hentinya mengikuti jejak langkahnya, membayangi setiap pencapaian yang pernah ia klaim sebagai keberhasilan. Dan kini, sebuah pertanyaan besar yang belum terjawab—soal ijazahnya—terus mengintai seperti hantu di tengah malam.

Dari mobil Esemka yang ia gembar-gemborkan sebagai bukti kepiawaian anak bangsa, hingga tuduhan korupsi yang menyeret nama kedua anaknya—dilaporkan oleh Ubaidillah, seorang dosen di Universitas Negeri Jakarta, kepada KPK—semuanya berkelindan dalam narasi suram yang mencerminkan kerusakan tatanan demokrasi dan penegakan hukum di era kepemimpinannya. Tak cukup sampai di situ, tragedi HAM di KM 50 menjadi noktah hitam yang sukar dihapus dari lembar sejarah bangsa ini, mencuatkan kegelisahan akan hilangnya keadilan yang begitu dinantikan.

Namun, dari segala kontroversi yang melingkupi kepemimpinan Jokowi, satu hal yang paling mengguncang adalah pertanyaan tentang keaslian ijazahnya. Jika pada akhirnya terbukti bahwa ijazah itu palsu, maka akan semakin jelas bahwa kejahatan yang ia lakukan selama ini nyaris sempurna—sebuah kejahatan yang dibangun di atas pondasi kebohongan, yang mengakar begitu dalam hingga menyentuh setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kita telah melihat bagaimana Jokowi, dengan segala kewenangan yang dimilikinya, secara aktif merusak tatanan demokrasi yang seharusnya menjadi benteng terakhir bagi kebebasan rakyat. Penegakan hukum yang seharusnya menjadi tiang keadilan, dirobohkan dengan semena-mena, digantikan oleh hukum rimba di mana yang kuat selalu menang. Dan jika benar bahwa ijazahnya palsu, maka ia telah merampas hak bangsa ini untuk dipimpin oleh seseorang yang benar-benar layak, seseorang yang telah melalui proses pendidikan yang sah dan diakui.

Bila kejahatan ini benar adanya, maka ia telah memperdaya bangsa ini dengan wajah kepalsuan yang tertutup rapi oleh topeng populisme. Kejahatan ini bukan hanya merugikan satu dua orang, tetapi seluruh rakyat Indonesia yang telah menaruh harapan pada seorang pemimpin yang seharusnya bisa membawa perubahan nyata.

Kita tidak bisa terus membiarkan kebohongan ini merajai negeri. Setiap kebohongan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanggungjawaban akan melahirkan kebohongan yang lebih besar lagi, dan pada akhirnya, kebenaran akan menjadi barang langka yang sulit ditemui.

Kini, di ambang akhir kekuasaannya, saat segala topeng mulai jatuh satu per satu, saat kebenaran mulai menampakkan wajahnya yang asli, kita harus siap untuk menghadapi kenyataan pahit. Dan jika kenyataan itu mengungkapkan bahwa ijazah Jokowi memang palsu, maka kejahatannya akan tercatat dalam sejarah sebagai nyaris sempurna—sebuah kejahatan yang tak hanya merusak masa kini, tetapi juga menghancurkan masa depan.

Namun, kita masih memiliki kesempatan untuk meluruskan segala kekeliruan ini. Sebab, setiap kebohongan yang terungkap adalah awal dari kembalinya keadilan. Dan ketika keadilan itu terwujud, sejarah akan mencatat bahwa kita, rakyat Indonesia, tidak pernah menyerah dalam mencari kebenaran.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

NASA Akan Putuskan Sabtu Mengenai Pemulangan Astronot yang Terdampar di ISS

Next Post

Unmasking Deception: If Jokowi’s Diploma Is Fake, His Legacy Is a Masterpiece of Deceit

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Unmasking Deception: If Jokowi’s Diploma Is Fake, His Legacy Is a Masterpiece of Deceit

Unmasking Deception: If Jokowi's Diploma Is Fake, His Legacy Is a Masterpiece of Deceit

Apa yang Harus Diketahui Tentang Cacar Monyet

Akankah Mpox Memicu Pandemi seperti COVID? Para Ahli Sepakat 'Mengkhawatirkan' Tapi Tidak Sama

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist