• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Bisakah kabel serat optik memberikan peringatan dini Terhadap gempa Bumi?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
March 11, 2023
in News
0
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Jepang Timur, Ada Potensi Tsunami

Ilustrasi gempa terkini, gempa bumi, gempa tektonik, gempa tidak berpotensi tsunami.(SHUTTERSTOCK/Andrey VP)

Share on FacebookShare on Twitter

Para ilmuwan sedang mengembangkan sistem peringatan gempa baru yang disebut penginderaan akustik terdistribusi (DAS), yang menggunakan kabel serat optik untuk mendeteksi gelombang seismik dan berpotensi memberikan cakupan yang lebih luas daripada sistem tradisional.

Ketika dua gempa besar melanda Türkiye selatan dan bagian-bagian tetangga Suriah pada tanggal 6 Februari, kebanyakan orang tidak mengetahui kematian dan kehancuran yang akan terjadi selanjutnya.
Terperangkap  di rumah dan tempat kerja mereka, lebih dari 52.000 orang kehilangan nyawa mereka dalam apa yang disebut sebagai “bencana abad ini”.

Kehancuran yang disebabkan oleh gempa bumi kembar dan gempa susulan berikutnya telah mengembalikan sorotan pada ilmu prediksi gempa yang sedang berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah membuat kemajuan dalam menciptakan sistem peringatan dini gempa yang mengirimkan peringatan langsung ke ponsel orang ketika seismometer mendeteksi awal getaran.

Teknologi ini hanya memberikan peringatan beberapa detik, tergantung pada kedekatannya dengan pusat gempa, yang dapat memberikan cukup waktu bagi orang untuk berlindung dan melindungi diri mereka sendiri

Salah satu teknologi baru yang dapat meningkatkan sistem peringatan dini ini adalah Distributed Acoustic Sensing (DAS) (Penginderaan Akustik Terdistribusi .)

Meskipun DAS masih dalam tahap awal, para ilmuwan yakin bahwa DAS dapat menggunakan jaringan  kabel serat optik  yang  luas di bawah kaki kita untuk mendeteksi gelombang seismik.

Sementara kabel-kabel ini terutama untuk telekomunikasi, gerakan tanah sedikit mengganggu perjalanan cahaya melalui jalur tersebut, menciptakan sinyal berbeda yang dapat dideteksi oleh para ilmuwan.

Meskipun DAS tidak dapat memprediksi gempa bumi, DAS dapat mendeteksi getaran awal yang dapat menjadi tanda pertama akan datangnya gempa bumi

Mengganti seismometer

DAS beroperasi mirip dengan ShakeAlert, yang merupakan sistem peringatan dini Survei Geologi Amerika Serikat.

ShakeAlert terdiri dari lebih dari 1.400 stasiun seismik di California, Oregon, dan Washington, yang memantau gelombang P yang bergerak cepat yang memperingatkan gelombang S dan gelombang permukaan yang lebih merusak.

ShakeAlert mengirimkan peringatan darurat ke ponsel penduduk setempat jika algoritmenya menentukan bahwa gempa akan berada di atas 5 magnitudo.

Meskipun sistem ini dapat memberikan peringatan beberapa detik, namun dibatasi oleh jarak dari pusat gempa, artinya semakin dekat Anda, semakin sedikit waktu yang Anda miliki untuk bersiap.

DAS berbeda dari ShakeAlert karena menggunakan kabel serat optik  yang lebih akurat dari  seismometer untuk membuat satu sensor gempa raksasa.

Para ilmuwan dapat memasang alat yang disebut interogator ke kabel yang tidak terpakai dan menembakkan pulsa laser ke kabel tersebut.

Dengan menganalisis potongan kecil cahaya yang memantul kembali saat serat terganggu, para ilmuwan dapat menentukan gangguan berdasarkan waktu yang dibutuhkan sinyal untuk kembali ke interogator. 

Karena DAS mencakup bermil-mil tidak pada satu titik, DAS berpotensi memberikan cakupan yang lebih luas dan, berpotensi memberi  waktu peringatan yang lebih lama.

Meskipun DAS masih dalam tahap awal pengembangan, DAS memiliki beberapa keunggulan. Misalnya, banyak kabel sudah ada, membuat sistem lebih mudah dan lebih hemat biaya untuk diimplementasikan daripada teknologi lainnya. Selain itu, DAS memiliki aplikasi potensial dalam memantau aktivitas gunung berapi dan mendeteksi tanah longsor. Penyebaran teknologi ini dapat secara signifikan mengurangi jumlah nyawa yang hilang akibat gempa bumi dan bencana alam lainnya di masa mendatang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BPPTKG Peringatkan Potensi Bahaya Erupsi Merapi

Next Post

Pengadilan Negeri, Partai Prima, dan KPU

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Feature

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
Next Post
Prima 4 Kali Menggugat, Berakhir Kemenangan  Di PN Jakarta Pusat, Menciptakan Kegaduhan Dalam Proses Pemilu

Pengadilan Negeri, Partai Prima, dan KPU

Keliru, Menjadikan Finlandia sebagai Kiblat Pendidikan

Keliru, Menjadikan Finlandia sebagai Kiblat Pendidikan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist