• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

BLT Minyak Goreng Rp300.000 ‘Terlalu kecil’ – Bukan solusi – Ketika bantuan habis ya habis lah kami’

fusilat by fusilat
April 9, 2022
in Feature
0
BLT Minyak Goreng Rp300.000  ‘Terlalu kecil’ – Bukan solusi –  Ketika bantuan habis ya habis lah kami’

ANTARA FOTO Keterangan gambar, Sejumlah warga mengantre untuk membeli minyak goreng curah di sebuah agen penjualan minyak goreng di kota Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (30/3/2022). Untuk dapat membeli minyak goreng curah seharga Rp15.000 per liter, warga harus menunjukan fotokopi KTP dan hanya boleh membeli satu jeriken per orang.

Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng senilai Rp300.000 mencerminkan “kegagalan dan kekalahan pemerintah” terhadap mafia dalam mengatur skema harga minyak goreng, kata Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.

Di satu sisi, Bhima mengatakan pemberian BLT adalah sesuatu yang baik, namun di sisi lain kebijakan ini justru berisiko membuat harga minyak goreng makin sulit turun dan dikontrol. Pasalnya, pasar akan menganggap masyarakat mampu membeli minyak goreng dengan harga yang mahal saat ini.

“Seakan jadi normalisasi, ya sudah terima saja harga minyak goreng itu naik, kemudian pemerintah akan beri bantuan. Ini seperti mekanisme pasar, seakan (pemerintah) tidak ingin mengatur harga minyak goreng,” kata Bhima kepada BBC News Indonesia, Minggu (03/04).

“Persoalan sekarang ini adalah kegagalan pemerintah dalam mengatur harga [minyak goreng] baik kemasan maupun curah. Jadi problem utama soal tata kelola, dominasi dari perusahaan minyak goreng yang mengatur harga, maraknya penimbunan di titik distribusi. Itu tidak bisa diselesaikan dengan BLT,” lanjut dia.

Seorang pemilik warung makan di Jakarta Barat, Ulfa Zahra, berharap ada solusi yang lebih pasti dari pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng, selain memberi bantuan yang sifatnya sementara. Menurut Ulfa, nilai bantuan yang ditawarkan pemerintah tidak cukup menanggung selisih harga yang ditanggung pelaku usaha seperti dirinya.

“Enggak cukup banget, bikin sedih aja gitu. Maunya semua (harga) dinormalin, yang terpenting itu, harga minyak normal aja,” kata Ulfa ketika ditemui BBC News Indonesia, Minggu (03/04). Pada Jumat lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng senilai Rp100.000 per bulan selama tiga bulan kepada 20,5 juta masyarakat dan 2,5 juta pedagang kaki lima.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Abraham Wirotomo mengatakan pemberian BLT bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat yang kurang mampu. Dia membantah bahwa kebijakan BLT sebagai solusi instan atas persoalan di dalam negeri dan menekankan bahwa penyebab utama harga minyak goreng meningkat karena terjadi lonjakan harga secara global.

‘Kalau tak ada solusi lain, ketika bantuan habis ya habis juga lah kami’

BLT minyak goreng
Keterangan gambar,Pedagang menyiapkan makanan gorengan pada lapak dagangannya di Jalan Sisingamangaraja, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (2/4/2022). Pemerintah akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng pada bulan April 2022 sebesar Rp300.000.

Sejak pandemi melanda, omset di warung makan Ulfa menurun hingga 70%. Situasi terasa makin sulit baginya ketika harga bahan-bahan pokok naik, terutama minyak goreng.

Warung makan itu biasanya membutuhkan empat liter minyak goreng per hari. Namun belakangan ini, Ulfa mengaku kesulitan mencari minyak goreng curah. Sedangkan minyak goreng kemasan harganya kian tinggi dan pembeliannya kerap dibatasi.

“Sampai ngantre sih enggak, tapi susah dapatnya harus mencari kemana-mana. Kemarin dapat minyak curah Rp20.000 per liter, pernah juga beli dua liter itu Rp45.000,” kata Ulfa mengeluhkan mahalnya harga minyak goreng curah meski pemerintah telah menetapkan harga tertingginya sebesar Rp14.000 per liter.

Dengan selisih harga yang harus ditanggung untuk membeli minyak goreng, Ulfa merasa BLT senilai Rp100.000 per bulan tidak cukup. Jumlah itu paling-paling hanya menutupi selisih harga dalam sepekan untuk pelaku usaha seperti dirinya.

“Enggak cukup sih, maunya semua dinormalin aja dan harga seperti biasa. Karena kan sudah pandemi, semua bahan naik, pendapatan enggak seberapa. Ya sudah kita bisa apa? Sehari-hari (penghasilan) cukup buat makan saja,” ujar dia.

Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, seorang petani bernama Delianis, 51, juga mengeluhkan sulit dan mahalnya minyak goreng. Delianis berpenghasilan sekitar Rp30.000-Rp50.000 per hari. Dia juga terdaftar sebagai penerima bantuan melalui program keluarga harapan yang akan berhak menerima BLT minyak goreng.

Beberapa waktu belakangan ini, kenaikan harga minyak goreng membuat Delianis mau tidak mau mengurangi konsumsinya. Biasanya satu liter minyak goreng habis dalam sepekan, namun sekarang dia berusaha agar satu liter minyak goreng cukup untuk konsumsi satu bulan.

“Sekarang ini makanan direbus-rebus saja banyaknya, biasanya sering bikin gorengan untuk sore-sore. Sekarang minyak goreng cuma dipakai untuk lauk utama aja,” kata dia. Delianis berharap pemerintah tidak berhenti pada solusi memberi bantuan uang tunai, namun juga segera menstabilkan harga minyak goreng.

“Itu (BLT) kan hanya sesaat seharusnya bagaimana (pemerintah) mencari solusi. Kalau bantuan cuma segini sampai di mana lah coba, sampai kerongkongan sudah habis, cuma Rp300.000 apa yang kita bisa buat? Kalau enggak ada solusi lain, ketika bantuan habis ya habis lah kami,” tutur Delianis. Terkait periode pemberian BLT, Abraham Wirotomo mengatakan pemerintah sejauh ini baru berencana menyediakannya hanya untuk tiga bulan ke depan.

“Tentu kita berharap dalam tiga bulan ke depan situasi pasar internasional kembali stabil, harga turun kembali sehingga tanpa BLT dan subsidi minyak goreng curah, masyarakat kembali mampu membeli,” ujar Abraham melalui pesan singkat kepada BBC News Indonesia.

BLT dinilai ‘percuma’ jika minyak goreng curah masih langka

Minyak goreng
Keterangan gambar,Sejumlah warga antre membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022).

Bhima Yudhistira dari Celios berpendapat pemberian BLT akan “percuma” apabila pemerintah tidak bisa menjamin ketersediaan stok minyak goreng curah, yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, termasuk para pedagang kaki lima.

Sedangkan apabila mereka harus beralih dengan membeli minyak goreng kemasan yang stoknya lebih melimpah, nominal BLT sebesar Rp100.000 per bulan dianggap “terlalu kecil”.

“Disparitas harga antara Jawa dan luar Jawa itu sangat lebar, di Sulawesi harga minyak goreng kemasan bisa lebih dari Rp45.000 per liter, untuk rumah tangga saja tidak mencukupi BLT itu,” kata Bhima.

“Belum lagi untuk PKL, Rp100.000 hanya cukup untuk kebutuhan dua sampai tiga hari. Dengan nominal ini dipukul rata tentu tidak adil,” lanjut dia.

Belum lagi jumlah penerima BLT yang dianggap belum mencakup masyarakat yang dalam kondisi rentan miskin. Begitu pula jumlah PKL yang dialokasikan hanya sebanyak 2,5 juta, sedangkan jumlah UMKM di Indonesia mencapai 60 juta.

“Kebijakan BLT ini akan menimbulkan ketimpangan, distribusi yang justru tidak merata, lalu dikasih uang tapi kalau barangnya langka kan percuma,” ujar Bhima.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad, bahwa BLT itu tidak cukup menambah daya beli masyarakat sepanjang minyak goreng curah masih langka.

Dia memprediksi stok minyak goreng curah masih akan langka sepanjang penerapan harga tertinggi Rp14.000 tidak berjalan efektif. Saat ini saja, berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan, harga rata-rata minyak goreng curah secara nasional per 1 April 2022 berkisar Rp18.400 per liter.

“Dengan situasi begini banyak pelaku usaha menahan produksi dan tidak menjual minyak goreng curah, karena langka harganya pun bisa dipermainkan sehingga tidak terkontrol,” jelas Tauhid.

Oleh sebab itu, pemberian BLT dianggap sama sekali tidak menjawab persoalan yang terjadi saat ini.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden bidang perekonomian, Edy Priyono mengakui bahwa kelangkaan minyak goreng curah dan harga sawit yang tinggi masih terjadi.

“Kemenperin sedang tangani ini untuk memastikan produksi dan distribusi minyak goreng curah berjalan dengan baik. Mmg di lapangan kami melihat belum sepenuhnya seperti yang diharapkan, tapi sudah mulai berjalan,” kata dia.

Terkait kritik atas kegagalan pemerintah mengatasi persoalan minyak goreng, Edy mengatakan “pemerintah akan mengupayakan yang terbaik untuk masyarakat”. Sedangkan mengenai nominal BLT yang ditetapkan, dia meyakini nilainya telah mencukupi.

“Dana BLT kan Rp100.000 per bulan. Dengan harga minyak kemasan sekarang, itu minimal bisa beli empat liter. Masa dibilang percuma? Dan BLT ini total untuk tiga bulan kan jadi Rp300.000, mestinya sangat membantu,” kata Edy.

Dugaan kartel dan penindakan yang lemah

Harga minyak goreng

Bhima Yudhistira mengatakan stabilitas harga minyak goreng tidak akan tercapai sepanjang pemerintah dan penegak hukum tidak menindak tegas “mafia-mafia” maupun perusahaan minyak goreng yang diduga mempermainkan harga.

Sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) juga menduga ada praktik kartel monopoli dalam perdagangan minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng.

Dalam rapat dengar pendapat dengan DPR pada Kamis (31/03) Ketua KPPU Ukay Karyadi mengatakan bahwa pasar minyak goreng di Indonesia dikuasai oleh delapan kelompok usaha. Posisi tawar mereka yang tinggi dinilai bisa memengaruhi harga di pasaran. Tetapi KPPU masih menyelidiki dugaan itu lebih lanjut.

Bhima melanjutkan, beragam kebijakan di hilir seperti pemberitan BLT –tanpa menuntaskan akar persoalannya– hanya menunjukkan “kekalahan pemerintah terhadap lobi-lobi konglomerat sawit dan minyak goreng”.

Menurut dia, sangat ironis ketika pemerintah tidak memiliki andil dalam tata kelola minyak goreng di saat Indonesia merupakan salah satu produsen CPO terbesar di dunia.

“Pemerintah harus tegas pada perusahaan yang tidak patuh aturan, salah satunya dengan mencabut hak guna usahanya. Perusahaan minyak goreng ini pemain besarnya terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit, jadi harus ada sanksi yang keras,” kata Bhima.

BBC News Indonesia telah menghubungi Ketua Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika, serta Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan terkait hal ini. Tetapi keduanya tidak merespons sampai berita ini ditulis.

Sumber : BBC Indonesia

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

5 Destinasi di Jepang yang Memiliki Sejarah Memilukan

Next Post

Ibu Kota Negara Pindah ke Nusantara, Bagaimana Nasib Gedung-gedung Pemerintah di Jakarta?

fusilat

fusilat

Related Posts

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah
Feature

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026
Feature

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Next Post
SoftBank Jelaskan Alasan Mundur dari Pendanaan Proyek IKN Nusantara di Kalimantan

Ibu Kota Negara Pindah ke Nusantara, Bagaimana Nasib Gedung-gedung Pemerintah di Jakarta?

TRIO KETUM PARPOL YG MELABRAK KONSTITUSI PARTAI DAN NEGARA DALAM ANCAMAN PENCOPOTAN

Trio Yg Suarakan Pemilu Ditunda, Apa Sikapnya Pasca-larangan Jokowi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist