• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Blunder Jokowi Berlanjut: Kereta Cepat Hingga Ke Surabaya – “Teknologi Semu yang Membebani Rakyat”

Ali Syarief by Ali Syarief
June 13, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Masalah  Penjaminan APBN Terhadap Utang proyek KCJB) Presiden Jokowi Minta Ditanyakan ke Menkeu
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews  – Proyek ambisius Presiden Joko Widodo bernama Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB), atau yang kini dijuluki “Whoosh”, adalah salah satu blunder paling monumental dalam sejarah pembangunan infrastruktur Indonesia modern. Ia diklaim sebagai simbol kemajuan, bukti modernisasi, dan transformasi transportasi. Namun, di balik lajunya yang menderu 350 kilometer per jam, kereta cepat ini justru melambangkan kecepatan pemerintah dalam mengabaikan akal sehat pembangunan.

Alih-alih menjadi solusi mobilitas rakyat, Whoosh adalah sebuah monumen megah yang hanya dinikmati segelintir orang berduit. Lajunya tak membawa manfaat nyata bagi mayoritas warga negara, tetapi bebannya kini ditanggung oleh semua rakyat Indonesia.

Proyek yang awalnya digadang-gadang sebagai kerja sama murni antarbisnis, tanpa jaminan negara dan tanpa sepeserpun menyentuh APBN, ternyata justru berubah menjadi beban fiskal. Negara masuk melalui penyertaan modal negara (PMN) ke BUMN yang merugi, dan kini rakyat harus ikut menanggung utang yang semula diklaim bukan tanggung jawab mereka.

Harga tiket Whoosh tidak murah, stasiun yang dibangun tidak terintegrasi dengan pusat kota, dan dampak ekonominya tak sebanding dengan nilai investasinya yang membengkak menjadi lebih dari US$7,2 miliar. Lalu, apa yang sebenarnya dituju dari proyek ini?

Ironi lainnya, proyek yang diklaim membuka lapangan kerja itu justru diisi oleh operator asing. Bukan anak bangsa yang menduduki ruang kendali, melainkan teknisi dan operator asal Tiongkok. Dengan kata lain, rakyat Indonesia justru membayar orang-orang Tiongkok untuk menjalankan proyek yang dibangun di atas tanahnya sendiri—sekaligus membiayai promosi teknologi tinggi Tiongkok di Indonesia kepada dunia. Siapa yang bayar? Rakyat Indonesia.

Lebih mengejutkan lagi, pemerintah kini mulai mewacanakan perpanjangan jalur kereta cepat hingga ke Surabaya. Jika rute Jakarta–Bandung saja sudah membebani negara, bayangkan bagaimana proyek yang jauh lebih panjang itu akan menambah beban fiskal kita? Di saat defisit membengkak, subsidi dipotong, dan sektor-sektor vital seperti pendidikan dan pangan terabaikan, pemerintah justru sibuk membangun rel-rel kemegahan yang tak menyentuh kebutuhan rakyat.

Di atas semua itu, proyek ini telah menjelma menjadi cermin dari gaya kepemimpinan Jokowi: memburu citra pembangunan dengan mengorbankan rasionalitas kebijakan. Inilah wajah pembangunan yang semu. Teknologi tinggi yang hanya tampak di permukaan, tetapi keropos di dalam—baik dari sisi ekonomi, tata kelola, maupun keadilan sosial.

Kita memang perlu infrastruktur. Tapi yang lebih kita butuhkan adalah keberanian untuk berkata: pembangunan tidak boleh menjadi ilusi yang menindas. Blunder Jokowi ini harus dicatat sejarah, agar bangsa ini tidak kembali mengulangi kegilaan yang sama—berpesta di atas jerih payah rakyat yang lapar.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Duo Budi Selamat dari Lubang Jarum Resuffle, Jokowi Tertawa

Next Post

A Journey That Never Reached Its Destination —A goodbye that never came.

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Birokrasi

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026
Next Post
A Journey That Never Reached Its Destination —A goodbye that never came.

A Journey That Never Reached Its Destination —A goodbye that never came.

68,25 Persen Penduduk Indonesia Hidup dalam Kemiskinan

68,25 Persen Penduduk Indonesia Hidup dalam Kemiskinan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

JUMHUR HIDAYAT: AKTIVIS DI TENGAH PUSARAN PERTUMBUHAN DAN KEBERLANJUTAN

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist