• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

BPJS dan Kemunduran Kemanusiaan: Ketika Prosedur Mengalahkan Nyawa

Ali Syarief by Ali Syarief
April 21, 2025
in Feature, Health
0
Masalah Baru Terkait Panghapusan Kelas BPJS, Berikut Penjelasan Persi
Share on FacebookShare on Twitter

Dua sahabat saya. Satu adalah aktivis dunia usaha, seorang pejuang yang tak lelah membela keberlangsungan ekonomi kerakyatan. Satunya lagi adalah penyanyi top nasional, suara yang selama ini mengisi ruang batin banyak orang dengan harapan, cinta, dan keberanian. Kini, keduanya sedang duduk dalam ketidakpastian, bukan karena mereka tidak mampu atau tak tahu harus ke mana mencari pertolongan, tetapi karena sistem—ya, sistem yang bernama BPJS Kesehatan—menahan hidup mereka dalam antrean prosedur yang panjang, kaku, dan tanpa nurani.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa BPJS, program jaminan kesehatan nasional yang seharusnya menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak dasar warga, justru kerap tampil sebagai tembok birokrasi yang dingin. Ketika urgensi bertabrakan dengan dokumen, ketika nyawa harus menunggu ‘approval’, maka kita patut bertanya: masihkah kita hidup dalam negara yang manusiawi?

Sahabat saya itu membutuhkan tindakan medis—operasi yang jelas dan terindikasi. Bukan permintaan yang mengada-ada. Tapi apa yang mereka hadapi? Pengulangan prosedur. Dokumen yang harus ditandatangani, diperiksa, disahkan, diverifikasi ulang. Dokter yang ingin segera bertindak pun tak bisa banyak membantu karena sistem mengekangnya. Seolah sistem ini diciptakan bukan untuk menyelamatkan manusia, tetapi untuk menyelamatkan anggaran.

Dalam kondisi kritis, waktu bukan sekadar angka di jam dinding rumah sakit. Waktu adalah nyawa. Dan ketika sistem lebih mengutamakan ketertiban administratif daripada keselamatan manusia, maka sebenarnya kita sedang menyaksikan bentuk paling keji dari kekerasan struktural.

Maka, mari kita ajukan pertanyaan yang tak nyaman ini: Siapa yang bertanggung jawab jika sahabat-sahabat saya—atau jutaan orang lainnya—kehilangan nyawa karena prosedur yang terlambat? Apakah kita hanya akan menyalahkan takdir? Atau kita akan mulai membuka mata bahwa sistem ini sedang sakit, lebih sakit dari pasien-pasien yang mengantre di koridor rumah sakit?

Negara, melalui BPJS, punya mandat konstitusional untuk hadir dalam penderitaan rakyat. Tapi jika kehadirannya justru mempersulit, maka mandat itu telah dikhianati. Maka, kita tidak sedang menghadapi sekadar kesalahan teknis, tetapi krisis prinsip. Prinsip kemanusiaan telah dikalahkan oleh kekakuan.

Dalam dunia yang ideal, prosedur memang penting. Tapi dalam dunia yang sedang berdarah dan penuh penderitaan, kemanusiaanlah yang seharusnya berdiri di depan. Kita perlu BPJS yang bukan hanya efisien dalam angka, tapi juga peka dalam rasa. Kita butuh sistem yang bukan hanya rapi dalam laporan, tetapi juga tanggap dalam keadaan darurat.

Dan untuk semua pejabat publik yang bertanggung jawab atas kebijakan ini, ingatlah: setiap penundaan bisa berarti kehilangan. Dan kehilangan yang lahir dari kelalaian sistem, adalah kejahatan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Koperasi itu Bukan BUMN Tingkat Desa

Next Post

Ketika UGM Terjerembab karena Membela Jokowi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Bangsa Ini Tersesat karena Ulah – “Ijazah Palsu”

Ketika UGM Terjerembab karena Membela Jokowi

UGM akan Evaluasi Gelar Guru Besar Tersangka Dugaan Korupsi Eddy Hiariej

Pengumuman Lama, Kesadaran Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...