• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Bulog 58 Tahun: Saatnya Kembali ke Akar, Menguatkan Jiwa Pengabdian

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
May 8, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Pada 10 Mei 2025, Perum Bulog genap berusia 58 tahun. Bukan usia yang singkat bagi sebuah institusi strategis yang lahir dari semangat negara untuk menjaga ketahanan pangan. Sejak kelahirannya, Bulog dibentuk sebagai lembaga otonom pemerintah dengan tiga misi utama: menjamin ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau, mengontrol harga pangan agar tidak berfluktuasi secara liar, serta mengelola cadangan pangan untuk menghadapi krisis dan keadaan darurat.

Sebagai pilar stabilitas pangan nasional, Bulog telah menjalankan berbagai strategi—mulai dari pengadaan dan penyimpanan pangan strategis seperti beras dan gula, hingga operasi pasar demi menstabilkan harga. Pengawasan pasar dan kerja sama dengan petani, pedagang, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi instrumen penting dalam menjaga ekosistem pangan nasional tetap sehat dan terkendali.

Namun, usia yang matang ini juga menjadi momentum tepat bagi seluruh keluarga besar Perum Bulog untuk melakukan refleksi. Sebab tantangan ke depan tidak semakin ringan. Perjalanan panjang dari sebuah lembaga pemerintah non-departemen hingga kini menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), adalah transformasi besar yang menuntut perubahan orientasi dan pola kerja.

Di masa lalu, Bulog tidak dibebani kewajiban meraih laba. Tugasnya jelas: hadir sebagai tangan negara dalam menjalankan fungsi tanggung jawab sosial, terutama memastikan beras tersedia sepanjang waktu tanpa rakyat harus antre atau kelaparan. Namun kini, sebagai BUMN, Perum Bulog dituntut untuk mengelola organisasi secara profesional dan akuntabel—menggabungkan misi sosial dengan efisiensi bisnis.

Di sinilah muncul pertanyaan besar: bagaimana menjalankan keduanya secara seimbang? Apakah Bulog mampu tetap menjadi pelindung petani sambil bersaing dengan para pemain pasar seperti bandar, pengepul, dan pengusaha penggilingan?

Pemerintah telah meluncurkan kebijakan harga fleksibel untuk pembelian gabah dan beras. Ini membuka peluang, sekaligus tantangan: dalam kondisi kelangkaan beras, gabah petani akan menjadi rebutan. Pertanyaannya, apakah Perum Bulog sanggup bersaing dengan swasta dalam menyerap gabah petani?

Jika Bulog sungguh menjadi “Sahabat Sejati Petani”, maka para petani seharusnya tidak ragu untuk menjual hasil panennya ke Bulog. Namun, kenyataan di lapangan tak selalu seindah slogan. Banyak petani lebih nyaman menjual ke pengepul yang cepat dan praktis. Ini mengindikasikan, relasi emosional dan strategis antara petani dan Bulog belum terjalin secara ideal.

Ketika panen raya tiba, ironi itu muncul: produksi meningkat, tetapi harga gabah anjlok. Seringkali, harga di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Maka, kesejahteraan petani hanya tinggal mimpi. Pemerintah, dengan segala kewenangan yang dimilikinya, perlu segera merumuskan kebijakan yang menjamin stabilitas harga, bukan hanya fokus pada peningkatan produksi.

Ke depan, pekerjaan rumah Bulog semakin berat. Bukan hanya soal teknis penyerapan gabah, tapi juga membangun kembali kepercayaan petani. Memperkuat jalinan batin yang selama ini renggang. Tanpa relasi yang kuat dengan petani, fungsi Bulog sebagai operator pangan akan timpang.

Jelang usia ke-58 ini, refleksi mesti dilakukan secara jujur dan mendalam. Sebab masa depan Bulog bukan hanya soal keberlangsungan institusi, tetapi juga menyangkut nasib jutaan petani dan kestabilan pangan bangsa. Mari kita titipkan harapan kepada sosok-sosok yang kini memimpin Perum Bulog—Bung Novi dan Mas Dar—untuk membawa Bulog kembali ke rohnya: mengabdi, bukan semata mengejar untung.

Selamat berjuang, Perum Bulog! Semoga tetap menjadi sahabat sejati para petani Indonesia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kementerian HAM Siap Mediasi Antara Para Mantan Pemain Cirkus OCI Dengan Pihak OCI 

Next Post

Arti Mencela Wapres Gibran

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Mata Sayu Gibran Bukan Karena Pecandu Narkoba - Tapi Mikiran Nasib Rakyat

Arti Mencela Wapres Gibran

Korban TPPO Asal Sumbawa Diduga Dipenjara di Irak, Keluarga Minta Pemulangan

Korban TPPO Asal Sumbawa Diduga Dipenjara di Irak, Keluarga Minta Pemulangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...