• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Bulog Berdaulat, Petani Sejahtera

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
April 22, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastroatmadja-Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Bulog adalah sahabat sejati petani. Lahir dan dibentuk untuk membela serta melindungi petani, Bulog sejatinya adalah representasi niat tulus Pemerintah untuk berpihak kepada mereka yang berada di hulu rantai pangan nasional. Kedekatan Bulog dengan petani menggambarkan ikhtiar negara dalam memastikan bahwa kesejahteraan petani bukan sekadar wacana, tetapi benar-benar diusahakan.

Menghadapi musim panen padi tahun ini, Pemerintah memberi mandat kepada Perum Bulog sebagai operator utama pangan nasional untuk menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya. Targetnya cukup ambisius: 2–3 juta ton setara beras. Dalam pelaksanaannya, Bulog menggandeng perusahaan penggilingan padi untuk merealisasikan target tersebut.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, Pemerintah menyempurnakan kebijakan penyerapan gabah. Kini, petani bebas menjual gabah hasil panen tanpa dibebani persyaratan kadar air atau kadar hampa tertentu. Terobosan ini membuat petani ramai-ramai memilih menjual gabahnya ke Bulog.

Mengapa? Karena Bulog diwajibkan membeli gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram, tanpa memandang kualitasnya. Sebelumnya, harga ini hanya berlaku untuk gabah dengan kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%. Tapi kini, syarat itu dihapus. Gabah dengan kadar air tinggi sekalipun tetap dihargai sama. Ini membuat petani merasa dilindungi dari permainan harga oleh para tengkulak atau oknum pasar.

Tak heran, wajah-wajah petani kini terlihat lebih cerah. Mereka tak perlu lagi bersusah payah mengeringkan atau membersihkan gabah hingga memenuhi standar tertentu. Cukup panen dan jual. Harga pun tetap bersaing.

Namun, di balik senyum petani, Bulog menghadapi tantangan yang tidak ringan. Penyerapan gabah yang masif menciptakan lonjakan stok di gudang-gudang Bulog. Kapasitas penyimpanan terbatas. Penambahan tenaga kerja dan fasilitas menjadi keharusan. Apalagi, kualitas gabah yang “apa adanya” berpotensi menurunkan mutu beras, meningkatkan biaya pengolahan, dan mengganggu stabilitas penyimpanan karena kadar air yang tinggi.

Ada tiga tantangan utama dari kebijakan ini. Pertama, soal kualitas gabah yang tidak seragam. Kedua, pengolahan yang jadi lebih mahal karena perlu perlakuan khusus. Ketiga, risiko penyimpanan akibat tingginya kadar air dan hampa.

Menyikapi itu, Bulog perlu mengadopsi empat strategi utama:

  1. Pengembangan Infrastruktur: Pemerintah harus mendukung pembangunan fasilitas penyimpanan dan pengolahan yang lebih modern dan memadai.
  2. Penggunaan Teknologi: Perlu teknologi untuk meningkatkan efisiensi pengolahan dan menjaga mutu gabah serta beras.
  3. Kemitraan Strategis dengan Petani: Bulog perlu terus membina kerja sama dengan petani untuk meningkatkan kualitas produksi secara menyeluruh.
  4. Sistem Penjaminan Mutu: Harus dibangun sistem pengendalian mutu agar kualitas beras yang dihasilkan tetap terjaga, meski berasal dari gabah kualitas campuran.

Pernyataan Menteri Pertanian bahwa hingga Mei 2025 cadangan beras pemerintah mencapai 3,3 juta ton adalah bukti keberhasilan kebijakan ini. Prestasi ini tak bisa dilepaskan dari kontribusi Bulog dan kepercayaan petani untuk menjual hasil panennya kepada negara, bukan lagi kepada tengkulak.

Kebijakan satu harga ini telah menumbuhkan kembali kepercayaan petani terhadap Bulog. Apa yang dulu dianggap utopia, kini terbukti: petani tidak lagi alergi menjual ke Bulog, karena mereka merasa dilibatkan dan dilindungi.

Inilah momen penting. Persahabatan Bulog dan petani harus dijaga dan diperkuat. Karena, ketika Bulog sukses menjalankan perannya, petani pun ikut sejahtera. Maka, tak berlebihan jika kita tegaskan: Bulog yang kuat, petani yang merdeka.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Larangan Gubernur Jawa Barat Terkait Studi Tour Jadi Polemik

Next Post

Ijazah, Oh Ijazah! Dari yang Ditahan, Sampai yang Disembunyikan Sendiri

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Ijazah-Nya Tak Boleh Difoto

Ijazah, Oh Ijazah! Dari yang Ditahan, Sampai yang Disembunyikan Sendiri

Seluruh Pekerja di Ecosistem MBG akan Peroleh Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan

Seluruh Pekerja di Ecosistem MBG akan Peroleh Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...