Bandung – Fusilatnews – Kebijakan Gubernur Jawa Barat melarang Sekolah Tingkat Atas ( SMA) Negeri di wilayah Jawa Barat untuk mengadakan Studi Tour menjadi Polemik di Masyarakat Jabar.
Disebut menuai Polemik karena berakibat munculnya protes dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Jawa Barat ( PHRI ) Jabar karena ikut terimbas dengan kebijakan ini
Sedangkan Jawaban Gubernur Dedi Mulyadi bernada sinis, tapi logis. “Nah pertanyaannya adalah ketika study tour dimaknai sebagai nginap di hotel, artinya sudah diakui bukan study tour, tapi pariwisata atau piknik,” ucapnya.
Karena ketidak meratànya kondisi Keuangan Wali Murid dan mengakibatkan beban yang sangat berat bagi wali murid yang tidak punya cukup uang untuk membiayai anaknya untuk ikut study tour
Lagi pula tak sesuai dengan nilai – nilai Pancasila khususnya sila kedua dan ke lima.






















