Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin percaya diri yakin punya peluang maju sebagai cawapres mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo sebagai capres
Jakarta – Fusilatnews – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin percaya diri yakin punya peluang maju sebagai cawapres mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo sebagai capres dalam kompetisi melawan calon Koalisi Perubahan untuk persatuan Anies Baswedan dan Calon PDIP Ganjar Pranowo.
Cak Imin menegaskan sengaja tak mencalonkan diri sebagai calon legislative karena menurut pengakuannya sesuai arahan dan perintah dari para kiai.
“Saya diperintah oleh para kiai dewan syuro untuk tidak boleh nyaleg karena dipersiapkan pilpres, (posisi) capres atau cawapres, yang penting bukan Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden),” kata Cak Imin usai menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon anggota DPR RI ke KPU RI, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5).
Cak Imin menegaskan tentang peluang terbentuknya koalisi segitiga yang terdiri PKB, Partai Gerindra, dan Partai Golkar. Hanya saja, rencana koalisi itu masih dalam tahap penjajakan. Sehingga dirinya belum bisa bicara lebih lanjut prosesnya.
Cak Imin Berharap ada koalisi segitiga pilarnya Golkar, PKB, Gerindra. Formasi masih digodok, harapan bisa tuntas ada kesepakatan dan kerja bersama soal posisi apa akan ada pengumuman,” ujar Cak Imin.
Selain itu, Cak Imin menegaskan, PKB mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres 2024. Namun, PKB belum bisa mengumumkan dukungan itu secara resmi. “PKB pasti dukung pak Prabowo tapi akan ada saatnya diumumkan. Tunggu saja nanti diumumkan,” ujar wakil ketua DPR tersebut.
Cak Imin mencoba mengeles saat ditanya dukungannya terhadap Prabowo apakah bisa berubah. Dia malah mengungkit takdir penentu capres atau cawapres merupakan kuasa Allah. “Kita cuma berusaha soal takdir Allah yang menentukan, capres dan cawapres sudah ditentukan oleh Allah tapi bocorannya belum dikasih tahu,” ucap Cak Imin.
Soal usulan PKB terkait Jabatan Airlangga sebagai Ketua Tim Sukses itu sangat bergantung pada Partai Golkar bersama Ketua Umumnya Airlangga Hartarto

























