• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home World

Cara China Mencuri Rahasia Teknologi dari Amerika, Seperti Apa?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 22, 2023
in World
0
Cara China Mencuri Rahasia Teknologi dari Amerika, Seperti Apa?

Ilustrasi. Zheng Xiaoqing, eks pegawai GE, disebut mempraktikkan steganografi mencuri dokumen bernilai jutaan dolar AS untuk dikirim ke China. (VCG via Getty Images/VCG).

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – Sebuah foto yang sekilas tampak tidak berbahaya akhirnya menjadi penyebab kejatuhan Zheng Xiaoqing, seorang mantan pegawai perusahaan konglomerat energi General Electric Power.

Menurut dakwaan Departemen Kehakiman Amerika Serikat, warga AS itu menyembunyikan dokumen-dokumen rahasia yang dicuri dari majikannya di dalam kode biner sebuah foto digital matahari terbit, yang kemudian dikirimkan Zheng melalui email kepada dirinya sendiri.

Ini adalah teknik yang disebut steganografi, cara menyembunyikan suatu fail data di dalam kode fail data yang lain. Zheng menggunakannya dalam beberapa kesempatan untuk mengambil dokumen-dokumen sensitif dari GE.

Dikutip dari detik.com, Sabtu (21/1), GE adalah konglomerat internasional yang terkenal dengan pekerjaannya di sektor kesehatan, energi, dan penerbangan, membuat berbagai produk mulai dari lemari es sampai mesin pesawat terbang.

Informasi yang dicuri Zheng terkait dengan desain dan manufaktur turbin gas dan uap, termasuk pisau turbin dan segel turbin. Informasi yang dianggap bernilai jutaan dolar itu ia kirim ke kaki-tangannya di China.

Pada akhirnya, informasi tersebut akan menguntungkan pemerintah China, serta perusahaan dan universitas yang berbasis di China.

Zheng dihukum dua tahun penjara pada awal bulan ini. Kasusnya adalah yang terbaru dalam serangkaian kasus serupa yang digugat oleh otoritas AS.

Pada November lalu, warga negara China Xu Yanjun, disebut-sebut sebagai mata-mata profesional, dihukum 20 tahun penjara karena merencanakan pencurian rahasia dagang dari sejumlah perusahaan aviasi dan dirgantara – termasuk GE.

Ini adalah bagian dari perjuangan yang lebih luas, seiring China berusaha mendapatkan pengetahuan teknis untuk menggerakkan ekonominya dan upayanya menantang tatanan geopolitik, sementara AS berusaha keras mencegah kebangkitan satu pesaing serius untuk kekuatan Amerika.

Pencurian rahasia dagang menjadi hal yang menarik karena memungkinkan suatu negara untuk “melompat ke atas rantai nilai global secara relatif cepat – dan tanpa biaya, baik dalam hal waktu maupun uang, yang harus dikeluarkan bila sepenuhnya mengandalkan kemampuan negara asal,” kata Nick Marro dari Economist Intelligence Unit kepada BBC.

Mengapa nelayan China ditugaskan menemukan alat mata-mata bawah laut’? Mengungkap jaringan global agen rahasia China Juli lalu, direktur FBI Christopher Wray berkata di hadapan perkumpulan pemimpin bisnis dan akademisi di London bahwa China bertujuan “merampok” properti intelektual perusahaan-perusahaan Barat supaya bisa mempercepat perkembangan industrinya sendiri dan akhirnya mendominasi industri-industri kunci.

Dia memperingatkan bahwa China memata-matai perusahaan di mana-mana “dari kota besar sampai kota kecil – dari perusahaan Fortune 100 sampai perusahaan perintis, mereka yang berfokus pada berbagai hal mulai dari aviasi, hingga AI, hingga farmasi”.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China saat itu, Zhao Lijian, mengatakan Wray “menjelek-jelekkan China” dan menganut “mentalitas Perang Dingin”. ‘China ingin menggulingkan status kita’

Dalam pernyataan Departemen Kehakiman AS tentang Zheng, agen FBI Alan Kohler Jr. mengatakan bahwa China menyasar “kecerdasan Amerika” dan berusaha untuk “menggulingkan status kita” sebagai pemimpin global.

Zheng adalah seorang enjiner yang berspesialiasi dalam teknologi penyegelan turbin dan pernah mengerjakan berbagai teknologi untuk mengatasi kebocoran dalam enjinering turbin uap. Segel tersebut mengoptimalkan kinerja turbin “dengan meningkatkan tenaga atau efisiensi atau memperpanjang masa kegunaan mesin”, kata DOJ.

Turbin gas yang menenagai pesawat terbang adalah komponen sentral dalam pengembangan industri penerbangan China.

Kedirgantaraan dan peralatan aviasi termasuk dalam 10 sektor yang disasar otoritas China untuk pengembangan cepat demi mengurangi ketergantungan negara tersebut pada teknologi asing, dan akhirnya melampauinya. Namun spionase industri China juga menyasar sektor-sektor lain.

Menurut Ray Wang, pendiri dan CEO perusahaan konsultasi Constellation Research yang berbasis di Silicon Valley, di antara sektor-sektor tersebut ialah pengembangan farmasi dan nanoteknologi – rekayasa dan teknologi yang dilakukan pada skala nano untuk digunakan di berbagai bidang seperti obat-obatan, tekstil dan kain, dan mobil. Satu nanometer adalah sepersejuta meter.

Ini juga mencakup obat-obatan, bioteknologi – meniru proses biologis untuk tujuan seperti pengembangan prostesis yang biokompatibel dan pertumbuhan jaringan regeneratif.

Wang mengutip sebuah anekdot dari mantan kepala penelitian dan pengembangan untuk sebuah perusahaan Fortune 100, yang berkata kepadanya bahwa “orang yang paling dia percayai” – seseorang yang begitu dekat, hingga anak-anak mereka tumbuh bersama – akhirnya ketahuan sebagai antek Partai Komunis China. “Dia dengan ramah menjelaskan kepada saya bahwa mata-mata ada di mana-mana,” ujarnya.

Getty ImagesChina memerlukan pengetahuan teknis untuk menenagai ekonominya dan upayanya menantang tatanan geopolitik.

Di masa lalu, spionase industri dari negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Singapura dikhawatirkan, kata Marro. Namun, setelah perusahaan-perusahaan asli di negara-negara tersebut muncul sebagai pemimpin pasar yang inovatif dengan cara mereka sendiri – dan karena itu mulai berkeinginan untuk melindungi properti intelektual mereka sendiri – kemudian pemerintah mereka mulai menerbitkan peraturan yang menganggap persoalan tersebut lebih serius.

“Seiring perusahaan-perusahaan China menjadi semakin inovatif selama satu dekade terakhir, kita melihat jelas penguatan proteksi hak-hak properti intelektual mengikutinya,” kata Marro.

China juga mendapatkan keahlian dengan membuat perusahaan luar negeri menyerahkan teknologi mereka di bawah kesepakatan joint venture dengan imbalan akses ke pasar China. Kendati diprotes, pemerintah China selalu membantah tuduhan pemaksaan.

Perjanjian keamanan siber disebut ‘lelucon’

Telah ada upaya khusus untuk mengerem percobaan peretasan. Pada 2015, AS dan China menyepakati perjanjian di mana kedua pihak berjanji untuk tidak melakukan “pencurian properti intelektual dengan cara-cara siber, termasuk pencurian rahasia dagang atau informasi bisnis rahasia lainnya untuk keuntungan komersial”.

Tahun berikutnya, Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menuduh China melanggar perjanjian tersebut, meskipun lembaga tersebut mengakui bahwa jumlah percobaan untuk meretas data pemerintah dan korporasi telah turun “secara dramatis”.

Namun pengamat mengatakan dampak perjanjian tersebut secara keseluruhan tidak banyak. Wang menyebut kesepakatan itu sebagai “lelucon” karena kurangnya penegakan. Spionase siber China di AS telah begitu “pervasif” dan bahkan menjangkau laboratorium akademik. “Ini sudah terjadi pada setiap aspek bisnis Barat,” katanya kepada BBC.

Namun, Lim Tai Wei dari Universitas Nasional Singapura menggaris bawahi bahwa belum ada “studi yang definitif dan tak terbantahkan” tentang skala fenomena ini. “Beberapa orang percaya sempat ada penurunan spionase siber China terhadap AS, namun belakangan naik lagi. Lainnya percaya itu gagal karena memburuknya relasi AS-China secara keseluruhan,” ujarnya.

Apa rasanya dituduh jadi mata-mata Rusia?

Sementara itu AS sekarang secara langsung berusaha menghalangi kemajuan China dalam industri semikonduktor – komponen vital dalam berbagai teknologi mulai dari ponsel pintar hingga senjata perang – dengan dalih penggunaan teknologi tersebut oleh China mengancam keamanan nasional AS.

Pada Oktober lalu, Washington mengumumkan kebijakan kendali ekspor paling luas yang pernah dibuatnya, mensyaratkan lisensi bagi perusahaan yang mengekspor chip ke China menggunakan peralatan atau perangkat lunak AS, di negara manapun chip itu dibuat. Kebijakan Washington juga mencegah warga AS dan pemegang green card (penduduk permanen) bekerja di sejumlah perusahaan chip China.

Marro mengatakan meskipun kebijakan-kebijakan ini akan memperlambat kemajuan teknologi China, mereka juga akan mempercepat upaya China untuk menyingkirkan AS dan produk-produk asing lain dari rantai pasok teknologinya. “China sudah berusaha melakukan ini selama bertahun-tahun, dengan kesuksesan terbatas, namun tujuan kebijakan ini menjadi semakin urgen akibat kebijakan kontrol AS baru-baru ini,” ujarnya.

Dengan China juga mengatasnamakan keamanan nasionalnya, persaingan kedua ekonomi terbesar dunia untuk kemajuan teknologi kemungkinan besar bakal semakin intens di masa depan.

Namun Wang berpikir bahwa AS masih lebih unggul. “Kawan-kawan keamanan siber saya bercerita bahwa ketika mereka meretas situs-situs China, teknologi bermanfaat [yang dapat mereka temukan di sana] hanya properti intelektual AS,” ungkapnya. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menyimak Permainan Politik dari Desa

Next Post

Bagaimana Kebijakan Pemerintah Sayap Kanan Israel Menghukum Warga Palestina ?

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Beranikah Indonesia Mengecam Atas Serangan Israel ke Iran?
Feature

Beranikah Indonesia Mengecam Atas Serangan Israel ke Iran?

February 28, 2026
Eks-Pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap Polisi di Tengah Skandal “Epstein Files”
News

Eks-Pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap Polisi di Tengah Skandal “Epstein Files”

February 19, 2026
Feature

Demokrasi yang Diuji, Harapan yang Bertahan

January 28, 2026
Next Post
Bagaimana Kebijakan Pemerintah Sayap Kanan Israel Menghukum Warga Palestina ?

Bagaimana Kebijakan Pemerintah Sayap Kanan Israel Menghukum Warga Palestina ?

Kemiskinan Giring Banyak Perempuan Moldova Menjadi Pekerja Seks, Duh!

Kemiskinan Giring Banyak Perempuan Moldova Menjadi Pekerja Seks, Duh!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist