• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Cara Meningkatkan Penerimaan Negara; Vietnam Menurunkan PPN – Indonesia Menaikannya. Mana Yg Cerdas?

Strategi Pajak: Mengupas Kebijakan PPN Indonesia dan Vietnam

Ali Syarief by Ali Syarief
December 12, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Skandal Kemenkeu Banyak Terungkap, Jadi Alasan Jokowi Copot Sri Mulyani

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah dinamika perekonomian global, strategi pengelolaan pajak menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kebijakan ekonomi sebuah negara. Indonesia, dengan langkah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen mulai tahun 2025, berupaya memperkuat pendapatan negara. Namun, langkah ini berbanding terbalik dengan strategi Vietnam, yang memilih menurunkan tarif PPN dari 10 persen menjadi 8 persen demi mendukung konsumsi domestik dan dunia usaha.

Indonesia: Mengejar Pendapatan dengan Kenaikan Tarif

Keputusan menaikkan PPN di Indonesia merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang disahkan pada 2021. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara guna mendukung pembiayaan berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Tarif PPN 12 persen yang akan diberlakukan mulai 2025 menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara setelah Filipina (12 persen) dan jauh di atas Singapura serta Thailand yang menetapkan tarif 7 persen. Kebijakan ini menuai kritik karena dikhawatirkan akan membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan menengah ke bawah, yang secara langsung terpengaruh oleh kenaikan harga barang dan jasa.

Selain itu, kenaikan tarif PPN dapat memberikan tekanan pada sektor usaha yang sudah menghadapi tantangan akibat perlambatan ekonomi global. Dengan biaya produksi yang meningkat, daya saing produk Indonesia di pasar domestik dan internasional bisa terancam.

Vietnam: Langkah Cerdas Merangsang Ekonomi

Berbeda dengan Indonesia, Vietnam justru memilih strategi yang lebih progresif. Pemerintah Vietnam memperpanjang kebijakan penurunan tarif PPN dari 10 persen menjadi 8 persen hingga Juni 2025. Menurut Kementerian Keuangan Vietnam, kebijakan ini diperkirakan akan mengurangi pendapatan negara hingga 26,1 triliun dong Vietnam (sekitar 1,028 miliar dolar AS) pada semester pertama 2025.

Namun, pengurangan pendapatan ini dianggap sebagai investasi jangka panjang. Dengan menurunkan tarif PPN, Vietnam berharap dapat merangsang konsumsi domestik dan mendukung sektor bisnis yang sedang berjuang bangkit dari dampak pandemi COVID-19. Strategi ini dinilai efektif dalam mendorong perputaran ekonomi yang pada akhirnya berkontribusi pada pendapatan negara melalui pajak lainnya, seperti pajak penghasilan dan pajak perusahaan.

Mencermati Perbedaan Pendekatan

Perbedaan kebijakan antara Indonesia dan Vietnam mencerminkan filosofi ekonomi yang berbeda. Indonesia tampaknya lebih fokus pada peningkatan pendapatan negara secara langsung melalui kenaikan tarif pajak. Sementara itu, Vietnam mengambil risiko jangka pendek dengan mengurangi penerimaan negara untuk menciptakan efek berganda dalam perekonomian.

Langkah Vietnam menggarisbawahi pentingnya kebijakan pajak yang responsif terhadap kondisi ekonomi. Dengan menurunkan tarif PPN, Vietnam memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan daya beli mereka, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan sektor konsumsi dan produksi. Di sisi lain, Indonesia perlu mewaspadai dampak negatif dari kebijakan kenaikan PPN, terutama pada daya beli masyarakat dan daya saing sektor usaha.

Kesimpulan: Belajar dari Vietnam

Kenaikan PPN di Indonesia bisa menjadi langkah yang efektif jika diiringi dengan kebijakan pendukung yang mampu mengurangi dampak negatifnya pada masyarakat dan dunia usaha. Namun, Vietnam memberikan pelajaran penting bahwa strategi pajak yang cerdas tidak selalu berarti menambah beban rakyat. Dengan menurunkan tarif PPN, Vietnam justru menunjukkan bagaimana kebijakan pajak dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi.

Sebagai negara dengan populasi besar dan potensi ekonomi yang besar, Indonesia memiliki peluang untuk belajar dari Vietnam. Alih-alih hanya mengejar pendapatan negara, kebijakan pajak juga bisa dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis dan inklusif. Seperti Vietnam, Indonesia harus mempertimbangkan langkah-langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada penerimaan jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Impor BBM dari Singapura Menteri Bahlil Heran, “Geleng-geleng Kepala”,

Next Post

Akhirnya Apple Bersedia Memberikan Komitmen Investasi Senilai Rp 15,9 Triliun Secara Tertulis

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Akhirnya Apple Bersedia Memberikan Komitmen Investasi Senilai Rp 15,9 Triliun Secara Tertulis

Akhirnya Apple Bersedia Memberikan Komitmen Investasi Senilai Rp 15,9 Triliun Secara Tertulis

Latar Belakang Asmara Dibalik Penculikan Santi (43) di Antapani Bandung

Latar Belakang Asmara Dibalik Penculikan Santi (43) di Antapani Bandung

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist