Perlu diketahui dalam survey -survey lembaga-lembaga survei yang disebut dalam berita ini, saat pemilihan Gubernur DKI 2017 lalu, selalu menempatkan Ahok Dalam Elektabilitas Tertinggi dan menempatkan Anies pada tempat ketiga, Ternyata terbukti tidak akurat karena hasil akhir hitung suara KPUD DKI, Memenangkan Anies dengan selisih suara diatas 15 persen
Hasil Survei Charta Politica Indonesia mengklaim elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperroleh suara tertinggi dibandingkan pesaingnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam simulasi tiga nama capres 2024, Ganjar memperoleh elektabilitas sebesar 38,2 persen. Kemudian Prabowo 31,1 persen dan Anies Baswedan 23,6 persen
“Ganjar Pranowo (38,2 persen) menjadi pilihan tertinggi. Diikuti oleh Prabowo Subianto (31,1 persen) dan Anies Baswedan (23,6 persen),” dikutip dari hasil survei Charta Politica, Senin (15/5).
Ketiga nama tersebut mengalami tren kenaikan dan penurunan dalam temuan Charta Politica. Elektabilitas Ganjar sempat anjlok dari 37,8 pada Februari 2023 menjadi 31,4 pada April 2023.
Prabowo mengalami kenaikan sesaat dari 27,4 persen pada Februari melonjak hingga 33,1 persen pada April 2023.
Sedangkan Anies mengalami penurunan sejak Februari 2023. Saat itu, Anies memiliki elektabilitas sebesar 26,8 persen. Namun angka itu terus turun menjadi 24,2 persen pada April 2023.
“Elektabilitas Ganjar Pranowo meningkat setelah sempat mengalami penurunan pada April lalu. Sementara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan cenderung mengalami penurunan,” demikian temuan survei tersebut.
survei nasional Charta Politica ini dilakukan pada 2-7 Mei 2023 dengan 1.220 responden berusia minimal 17 tahun dan margin of eror 2,82 persen.
Dalam survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling di seluruh provinsi di Indonesia dengan wawancara tatap muka.
Sebelumnya Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga melakukan survei elektabilitas tiga nama capres periode 30 April-7 Mei 2023.
Dalam temuannya, SMRC menyebut Ganjar memiliki elektabilitas sebesar 39,2 persen. Sementara Prabowo mendapat dukungan sebesar 32,1 persen. Sedangkan Anies hanya sekitar 19,7 persen.
Survei nasional Charta Politica ini dilakukan pada 2-7 Mei 2023 dengan 1.220 responden berusia minimal 17 tahun dan margin of eror 2,82 persen.
Dalam survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling di seluruh provinsi di Indonesia dengan wawancara tatap muka.
Sebelumnya Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga melakukan survei elektabilitas tiga nama capres periode 30 April-7 Mei 2023.
Dalam temuannya, SMRC menyebut Ganjar memiliki elektabilitas sebesar 39,2 persen. Sementara Prabowo mendapat dukungan sebesar 32,1 persen. Sedangkan Anies hanya sekitar 19,7 persen.
Perlu diketahui lembaga – lembaga survei yang melaksanakan serangakain survei dalam pemilihan Gubernur DKI periode 2017 2022 yang lalu, terbukti sama sekali tidak akurat dalam berbagai survei yang mereka laksanakan,
Dalam survey -survey mereka saat pemilihan Gubernur selalu menempatkan Ahok Dalam Elektabilitas Tertinggi dan menempatkan Anies pada tempat ketiga, Ternyata terbukti tidak akurat karena hasil akhir hitung suara KPUD DKI Memenangkan Anies deengan selisih suara diatas 15 persen























