• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Darah di Pintu Garasi: Ketika Logika Berhenti dan Doa Dimulai

fusilat by fusilat
March 6, 2026
in Economy, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

Ketika Fokus Terbelah

Siang itu, konsentrasi seorang auditor sedikit terganggu.

Pikirannya terbelah dua.

Di hadapannya, proses Berita Acara Permintaan Keterangan (BAPK) terhadap seorang terduga pelaku penyimpangan ketentuan perusahaan belum juga rampung.
Setiap pertanyaan harus disusun dengan hati-hati.
Setiap jawaban harus dicatat dengan presisi.

Dalam dunia audit, detail sering menjadi pembeda antara kebenaran dan manipulasi.

Namun di tengah proses itu, sebuah pesan singkat masuk ke ponselnya.

Pesannya pendek, tetapi mendesak.

Ia diminta segera pulang. Asisten rumah tangganya tiba-tiba muntah darah dan membutuhkan pertolongan cepat.

Tanpa banyak pilihan, auditor itu memutuskan untuk menghentikan sementara proses pemeriksaan. Ia meminta maaf kepada pihak yang diperiksa dan berjanji akan melanjutkan BAPK keesokan hari.

Tanggung jawab profesional memang penting.

Namun nyawa manusia jauh lebih mendesak.

Ia segera pulang.


Kepulangan yang Membingungkan

Sesampainya di rumah, ART yang dimaksud ternyata sudah tidak ada.

Auditor menduga ia telah dibawa ke rumah sakit. Namun ART lain yang masih tinggal di rumah memberi jawaban yang mengejutkan.

Rekannya itu tidak pergi ke rumah sakit.

Ia pulang kampung.

Alasannya sederhana sekaligus membuat auditor tertegun: ayahnya meyakini muntah darah itu bukan penyakit biasa, melainkan gangguan yang bersifat supranatural.

Auditor terdiam beberapa saat.

Ia bingung. Ia juga kecewa.

Dalam pikirannya, jika seseorang muntah darah, langkah pertama tentu adalah membawa ke dokter, melakukan pemeriksaan medis, rontgen paru-paru, atau tes laboratorium.

Diagnosis rasional harus selalu didahulukan.

Namun keyakinan keluarga ART itu berbeda.


Kejadian yang Terasa Janggal

Sebenarnya, satu peristiwa aneh telah terjadi sehari sebelumnya.

Pagi hari, sebelum berangkat salat Subuh ke masjid, auditor melihat genangan cairan berwarna merah di carport rumahnya—tepat di depan rolling door garasi.

Sekilas cairan itu tampak seperti oli mobil.

Namun warnanya tidak hitam seperti oli pada umumnya.

Warnanya merah.

Merah seperti darah.

Yang membuatnya semakin janggal, genangan itu berada di sisi kanan dekat roda mobil, bukan di bawah mesin. Secara logika mekanis, jika oli bocor, genangan biasanya berada tepat di bawah mesin.

Ia sempat memeriksa sekilas.

Namun karena tidak menemukan penjelasan yang jelas, ia menganggapnya sebagai hal sepele.

Barangkali hanya cairan yang terbawa dari luar.


Keanehan yang Berulang

Keesokan harinya, sebelum azan Subuh berkumandang, genangan merah itu muncul lagi.

Namun kali ini bukan di luar.

Melainkan di dalam garasi.

Posisinya tepat di depan pintu yang mengarah ke dalam rumah.

Seolah-olah bergerak semakin mendekat ke ruang tinggal keluarga.

Auditor mulai merasa ada sesuatu yang janggal. Tetapi ia tetap berusaha berpikir rasional.

Mungkin ada cairan dari kendaraan.

Mungkin ada penjelasan teknis yang belum ia temukan.

Namun siang harinya, kejadian muntah darah pada ART terjadi.

Tiga peristiwa berurutan.

Genangan merah.

Genangan merah lagi.

Lalu muntah darah.


Antara Logika dan Ketidaktahuan

Auditor tetap bersikeras: semua harus dijelaskan secara medis.

Ia meminta agar ART tersebut diperiksa oleh dokter. Dirontgen paru-parunya. Dicek kondisi organ dalamnya. Apa pun yang bisa mengungkap penyebabnya secara rasional.

Namun hasil pemeriksaan medis justru menyatakan sesuatu yang membingungkan.

ART itu sehat.

Paru-parunya bersih.

Tidak ada luka dalam.

Tidak ada temuan penyakit serius.

Sementara dari kampung datang kabar lain.

Keluarga mereka berkonsultasi dengan seseorang yang mereka percayai memiliki kemampuan spiritual. Menurutnya, kejadian itu disebut sebagai “salah sasaran.”

Auditor tidak mempercayai penjelasan tersebut.

Namun ia juga tidak memiliki jawaban lain.


Ketika Pengetahuan Menemui Batasnya

Di titik seperti ini, manusia sering dihadapkan pada kenyataan yang sederhana sekaligus sulit diterima:

Pengetahuan manusia memiliki batas.

Dalam profesinya sebagai auditor, ia terbiasa mencari bukti.
Setiap angka harus punya dokumen.
Setiap transaksi harus punya jejak.

Namun malam itu ia menyadari satu hal:

Tidak semua peristiwa di dunia selalu menyediakan bukti yang bisa diaudit manusia.

Al-Qur’an mengingatkan:

“Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”
(QS. Al-Isra: 85)

Ayat ini tidak mengajak manusia meninggalkan rasionalitas. Islam justru memuliakan ilmu dan akal.

Namun ia juga mengingatkan bahwa tidak semua realitas berada sepenuhnya dalam jangkauan manusia.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya setan mengalir dalam tubuh manusia melalui aliran darah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini bukan untuk membenarkan setiap cerita mistik.

Namun ia mengingatkan bahwa dunia yang kita jalani tidak sepenuhnya hanya terdiri dari apa yang dapat kita lihat.

Ada wilayah yang tetap menjadi misteri.


Antara Ikhtiar dan Doa

Islam memberi pedoman yang jelas ketika manusia menghadapi peristiwa yang tidak ia pahami.

Langkah pertama tetap ikhtiar rasional.

Berobat.
Memeriksa medis.
Mencari penjelasan ilmiah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Berobatlah kalian, karena Allah tidak menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya.”
(HR. Abu Dawud)

Artinya, iman tidak pernah menjadi alasan untuk meninggalkan usaha.

Namun setelah semua usaha dilakukan, manusia diajarkan untuk berserah diri kepada Allah.

Karena pada akhirnya, perlindungan paling kuat bukan pada logika manusia, tetapi pada kekuasaan Allah.

Al-Qur’an menegaskan:

“Jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia.”
(QS. Al-An’am: 17)


Doa sebagai Benteng

Auditor itu akhirnya memilih satu sikap yang sederhana.

Ia berdoa.

Ia memohon perlindungan Allah bagi dirinya dan keluarganya.

Ia membaca ayat-ayat perlindungan dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya.”
(QS. Al-Falaq: 1–2)

Dan juga:

“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi.”
(QS. An-Nas: 1–4)

Dalam Islam, doa bukan sekadar ritual.

Ia adalah pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan, sementara Allah memiliki kekuasaan tanpa batas.


Misteri yang Tidak Selalu Terjawab

Sampai hari ini, auditor itu tidak pernah benar-benar tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Apakah genangan merah itu hanya kebetulan?

Apakah muntah darah itu fenomena medis yang belum terdeteksi?

Ataukah memang ada sesuatu yang tidak dapat dijelaskan sepenuhnya oleh logika manusia?

Tidak ada jawaban pasti.

Namun satu hal yang ia yakini:

Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

“Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
(QS. Al-Baqarah: 20)

Dalam dunia audit, bukti adalah segalanya.

Namun dalam kehidupan, ada saat ketika manusia harus menerima satu kenyataan:

Tidak semua yang nyata selalu dapat dibuktikan.


Penutup: Integritas di Tengah Misteri

Kisah ini bukan untuk mengajak kita mempercayai setiap hal yang berbau mistik.

Justru sebaliknya.

Ia mengingatkan tiga hal penting.

Pertama, rasionalitas harus tetap menjadi pijakan utama.
Setiap penyakit harus diperiksa secara medis. Setiap peristiwa harus dianalisis secara logis.

Kedua, manusia perlu rendah hati terhadap keterbatasan pengetahuannya.
Tidak semua hal di dunia dapat segera dijelaskan oleh akal.

Ketiga, perlindungan spiritual tetap penting.
Doa, zikir, dan kedekatan kepada Allah adalah benteng yang menenangkan hati ketika manusia menghadapi hal-hal yang tidak ia pahami.

Dalam kehidupan, mungkin kita tidak selalu mendapatkan jawaban.

Namun selama kita berusaha dengan akal, menjaga integritas hidup, dan bersandar kepada Allah, kita tidak pernah benar-benar sendirian.

Tidak ada ruang ketakutan bagi seorang auditor—
Kecuali takut mengkhianati amanah yang diembannya.

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari niat jahat manusia yang lalai, dari iri dengki, dari dendam yang tersembunyi, dan dari segala keburukan yang tidak terlihat oleh mata.

Aamiin.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Global, Alarm bagi Keamanan Digital Nasional

Next Post

TENGKULAK SINDROM

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026
Birokrasi

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer
Feature

Bila Menggunakan Metode ZOPP, Menyelesaikan Masalah Bangsa Ini Hanya Memakzulkan Prabowo

June 12, 2026
Next Post
TENGKULAK = SAHABAT PETANI ?

TENGKULAK SINDROM

Asal Usul Istilah “Politik Dagang Sapi”

Asal Usul Istilah “Politik Dagang Sapi”

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Bila Menggunakan Metode ZOPP, Menyelesaikan Masalah Bangsa Ini Hanya Memakzulkan Prabowo

June 12, 2026

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...