• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dari 5 Jadi 12 Terlapor: Drama Ijazah Jokowi dan Jurus ‘Penyelamat’ Jaksa

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
August 12, 2025
in Feature, Law
0
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Awalnya hanya lima nama. Itulah jumlah terlapor yang diumumkan secara resmi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam kasus tuduhan “ijazah S-1 palsu” Presiden Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM. Publik mencatatnya. Media menulisnya.

Lalu, entah dari lorong mana, jumlah itu melonjak menjadi 12. Nama-nama baru bermunculan, sebagian besar adalah aktivis dan YouTuber yang suaranya pernah menggema di dunia maya. Perubahan angka ini memantik tanda tanya: apakah ada perkembangan bukti, atau sekadar perkembangan arah angin politik?

Kasus ini bermula dari laporan publik (TPUA) ke Dumas Bareskrim Mabes Polri pada 9 Desember 2024. Isu ijazah Jokowi yang dipersoalkan itu cepat menyebar, disokong oleh pernyataan-pernyataan lantang di kanal YouTube dan media sosial. Dari sana, tuduhan berubah menjadi proses hukum.

Namun, di balik meja para penegak hukum, ada satu kartu truf yang jarang dibicarakan: hak oportunitas. Kewenangan ini melekat pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) berdasarkan Pasal 35 UU No. 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan RI dan Pasal 140 ayat (1) KUHAP. Dengan prinsip ini, jaksa bisa mengenyampingkan perkara demi kepentingan umum—bahkan jika polisi sudah menyelesaikan penyidikan dan menetapkan tersangka.

Hak ini bisa digunakan kapan saja: setelah penetapan tersangka, sebelum P-21, atau bahkan saat sidang berjalan, jika ada fakta baru yang mematahkan dakwaan. Dalihnya bisa beragam: perlindungan HAM, kebebasan berpendapat, hingga peran serta masyarakat dalam demokrasi.

Masalahnya, hak oportunitas hanya bermakna jika jaksa benar-benar independen. Jika sejak awal ia sudah “satu garis” dengan penyidik dalam merancang pasal-pasal tuduhan, maka peluang objektivitas menguap. Begitu pula penyidik Polri—idealnya bekerja mandiri, bebas intervensi, dan profesional, bukan sekadar alat kekuasaan.

Dalam prinsip presumption of innocence (praduga tak bersalah), penahanan sebaiknya dihindari jika perkara kental dengan nuansa politik. Sebab, di ujung jalan, kasus ini berpotensi berakhir dengan vonis bebas (onslag) atau dihentikan demi “kepentingan yang lebih besar” jika peta sosial-politik bergeser.

Maka, publik hanya punya dua pilihan tafsir: apakah hak oportunitas akan menjadi pagar terakhir bagi keadilan, atau justru menjadi perisai bagi kekuasaan yang ketakutan?
Sebab dalam sejarah hukum di negeri ini, terlalu sering keadilan bukanlah hasil dari putusan hakim, melainkan hasil dari kesepakatan mereka yang duduk di ruang rapat tanpa jendela.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Munaslub Golkar Sudah Diletupkan

Next Post

Menteri Saifullah, Timnas Bola dan Potret Partai Politik Kita

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Amerika di Usia 250 Tahun: Bangga pada Masa Lalu, Cemas pada Masa Kini, Bimbang Menatap Masa Depan
Feature

Amerika di Usia 250 Tahun: Bangga pada Masa Lalu, Cemas pada Masa Kini, Bimbang Menatap Masa Depan

July 1, 2026
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda
Feature

Prabowo Omon-Omon Antikorupsi – Kembalikan Ke UU KPK Awal – Berani?

July 1, 2026
Feature

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMISAHAN PERAN REPRESENTATIF DAN REGULATIF ORGANISASI ADVOKAT

July 1, 2026
Next Post
Menteri Saifullah, Timnas Bola dan Potret Partai Politik Kita

Menteri Saifullah, Timnas Bola dan Potret Partai Politik Kita

Gus Yaqut Tersangka Korupsi? Hattrick!

Gus Yaqut Tersangka Korupsi? Hattrick!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Robohnya Benteng Moral Kami
Feature

Robohnya Benteng Moral Kami

by Karyudi Sutajah Putra
July 1, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Ada apa dengan Sudewo, sehingga bekas Bupati Pati, Jawa Tengah,...

Read more
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Perseteruan Hotman Paris vs Rasman Nasution Kian Sengit, Ini Kata IPW

Perseteruan Hotman Paris vs Rasman Nasution Kian Sengit, Ini Kata IPW

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Amerika di Usia 250 Tahun: Bangga pada Masa Lalu, Cemas pada Masa Kini, Bimbang Menatap Masa Depan

Amerika di Usia 250 Tahun: Bangga pada Masa Lalu, Cemas pada Masa Kini, Bimbang Menatap Masa Depan

July 1, 2026
Dihadiri Ratusan Tokoh dan Menteri Kabinet, Perayaan Hari Nasional Rusia 2026 Berlangsung Megah

Dihadiri Ratusan Tokoh dan Menteri Kabinet, Perayaan Hari Nasional Rusia 2026 Berlangsung Megah

July 1, 2026
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Prabowo Omon-Omon Antikorupsi – Kembalikan Ke UU KPK Awal – Berani?

July 1, 2026

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMISAHAN PERAN REPRESENTATIF DAN REGULATIF ORGANISASI ADVOKAT

July 1, 2026
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tuai Sindiran: “Mantan Presiden Kok Masih Sibuk Cari Panggung Adat?”

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tuai Sindiran: “Mantan Presiden Kok Masih Sibuk Cari Panggung Adat?”

July 1, 2026
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Amerika di Usia 250 Tahun: Bangga pada Masa Lalu, Cemas pada Masa Kini, Bimbang Menatap Masa Depan

Amerika di Usia 250 Tahun: Bangga pada Masa Lalu, Cemas pada Masa Kini, Bimbang Menatap Masa Depan

July 1, 2026
Dihadiri Ratusan Tokoh dan Menteri Kabinet, Perayaan Hari Nasional Rusia 2026 Berlangsung Megah

Dihadiri Ratusan Tokoh dan Menteri Kabinet, Perayaan Hari Nasional Rusia 2026 Berlangsung Megah

July 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...