• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dari Reruntuhan Menuju Keajaiban: Warisan Pikiran Eiichi Shibusawa

Pemikiran tentang Filosofi Manajemen Berbagai Perusahaan Jepang - April 2025

Ali Syarief by Ali Syarief
April 30, 2025
in Feature, Japanese Supesharu, Science & Cultural
0
AOTS: Online Seminar (Subsidized Program)
Share on FacebookShare on Twitter

Tentang Penulis
Rikio Suma adalah penulis dan pengamat budaya Jepang yang dikenal karena kemampuannya menjembatani nilai-nilai tradisional Jepang dengan tantangan zaman modern. Ia kerap menyoroti peran etika, sejarah, dan kepemimpinan dalam membentuk arah bangsa. Esai-esainya menyajikan refleksi tajam namun humanis, mengajak pembaca untuk melihat ulang makna kemajuan dari perspektif nilai dan karakter.

Di masa ketika imperialisme Barat membelah dunia ke dalam koloni-koloni, Jepang menghadapi krisis eksistensial. Negara kecil di Asia Timur itu dihadapkan pada dilema: tunduk pada dominasi asing atau melawan arus dengan membangun kekuatan nasionalnya sendiri. Sejarah mencatat bahwa Jepang memilih jalan kedua. Dan jika kita menelusuri akar dari lompatan peradaban Jepang, satu nama terus bergema di ruang-ruang diskusi: Eiichi Shibusawa.

Shibusawa bukan panglima perang, bukan pula perdana menteri. Ia adalah pebisnis dan pemikir ekonomi yang memperkenalkan etika samurai ke dalam dunia dagang. Baginya, moral dan keuntungan bukan dua kutub yang bertentangan, melainkan dapat disatukan dalam prinsip yang disebut gapponshugi — suatu konsep yang menjembatani kepentingan ekonomi dan kepedulian sosial. Shibusawa tak hanya bicara tentang cara berbisnis, ia membentuk fondasi spiritual dari industrialisasi Jepang.

Warisan pemikirannya tak lekang oleh waktu. Delapan dekade setelah Jepang dikalahkan Amerika dalam Perang Pasifik, prinsip Shibusawa kembali menemukan relevansinya. Kekalahan mutlak di tahun 1945 bukan hanya soal kehancuran fisik — hancurnya pabrik, rumah, infrastruktur — tetapi juga psikologis: sebuah bangsa yang kehilangan orientasi. Namun dari tanah yang hangus dan masyarakat yang lapar, bangkitlah keajaiban yang tak masuk akal di atas kertas.

Yang menggerakkan kebangkitan itu bukan hanya pemerintah atau lembaga besar, tapi juga para pelaku bisnis kecil dan menengah — mereka yang mewarisi pola pikir Shibusawa. Mereka yang percaya bahwa bisnis bukan semata alat akumulasi modal, melainkan jalan untuk memulihkan martabat dan kemanusiaan.

Salah satu contoh paling menyentuh datang dari toko kimono Okadaya. Didirikan pada akhir abad ke-18, toko ini terpaksa tutup selama perang. Namun hanya setahun setelah kekalahan Jepang, Okadaya kembali membuka tokonya. Tindakan kecil itu mengguncang batin seorang pelanggan, yang datang dengan brosur promosi dan menangis saat melihat pintu toko terbuka. “Akhirnya perdamaian telah datang,” katanya.

Di balik peristiwa sepele ini, tersembunyi filosofi besar. Manajer Okadaya menyadari: ritel bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan simbol stabilitas dan harmoni sosial. Dari kesadaran itulah lahir doktrin perusahaan: “Ritel adalah industri yang mempromosikan perdamaian.” Dan dari Okadaya, lahirlah AEON Co., Ltd. — konglomerasi ritel yang kini memiliki lebih dari 19.000 toko di 11 negara, namun tetap menjunjung prinsip awalnya: “Mengejar perdamaian, menghormati manusia, dan berkontribusi terhadap masyarakat lokal.”

AEON bukan hanya perusahaan ritel. Ia adalah manifestasi dari etos yang diwariskan Shibusawa: bahwa membangun bangsa tak cukup hanya dengan senjata dan kebijakan, tetapi juga dengan semangat melayani dan keyakinan bahwa setiap orang, sekecil apa pun perannya, dapat menjadi agen perubahan.

Kini, ketika dunia kembali bergejolak, dan ketika banyak bangsa tergoda oleh jalan pintas populisme dan kekuatan koersif, kisah Jepang pascaperang memberi pelajaran yang jernih: bahwa dari reruntuhan pun, dengan prinsip dan ketekunan, keajaiban bisa diciptakan.

Dan semua itu dimulai dari satu keyakinan sederhana: bisnis harus punya jiwa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Bersama 200.000 Massa Akan Hadiri Hari Buruh ( Mayday ) di Monas

Next Post

Kepala PCO Hasan Nasbi Mengundurkan Diri

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Kepala PCO Hasan Nasbi Mengundurkan Diri

Kepala PCO Hasan Nasbi Mengundurkan Diri

QRIS & GPN: Jalan Sunyi Menuju Kedaulatan Digital, dan Mengapa Amerika Keberatan

QRIS & GPN: Jalan Sunyi Menuju Kedaulatan Digital, dan Mengapa Amerika Keberatan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist