• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dasar Berfikir Jokowi Salah Mindset – Yang Rugi Rakyat – Yang Rusak Negara

Dosa Seumur-umur

Ali Syarief by Ali Syarief
July 25, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Dasar Berfikir Jokowi Salah Mindset – Yang Rugi Rakyat – Yang Rusak Negara
Share on FacebookShare on Twitter

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, sejak awal perencanaannya sudah penuh kontroversi. Kini, sesuai dugaan para ahli, menghadapi kenyataan pahit. Ternyata, jumlah penumpang masih jauh di bawah target. Proses perencanaan dan waktu pembangunannya diwarnai berbagai masalah, mulai dari biaya yang membengkak sangat mahal, beban utang pun yang mencekik. Bahkan, saat proses kontruksinya juga terlambat. Mangkrak tidak sesuai dengan jadwal.

Sesuai dengan prediksi banyak ahli, proyek ini ternyata akan merugikan negara dan rakyat!.

Coba perhatikan apa yang dikatakan Presiden Jokowi; “Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan perintah tegas untuk meningkatkan jumlah penumpang kereta cepat ini. Dalam rapat terbatas yang digelar pada Selasa (24/7), Jokowi menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk menarik lebih banyak penumpang dan memastikan bahwa investasi besar ini tidak menjadi beban bagi negara.

Kereta cepat ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang harus berhasil. Kita tidak boleh gagal,” tegas Jokowi. Saya minta seluruh kementerian dan lembaga terkait segera berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik.”

Apa yang dimaksud dengan diksi berhasil, tidak boleh gagal? Kata lain, bisa membayar utang kepada China. Arti berikutnya, mendorong dengan berbagai insentif, agar masyarakat mau menggunakan moda transportasi ini. Inilah yang kemudian akan menjadi dilematis. Bisa menjadi beban biaya lagi, yang tidak kecil

Untuk siapa Kereta Cepat itu di bangun? Ketika suatu saat Pemerintah harus mensubsidi operasional Kereta Cepat itu, maka artinya adalah, negara mensubsidi sekelompok mereka yang justru berkemampuan secara ekonomi.

Apa yang salah dengan ini?

Pertama, Jokowi salah berpikir dasar. Bahwa semua proyek pelayanan publik, seperti fasilitas kereta api dari yang Lambat hingga yang Tercepat, dibangun oleh negara. Orientasinya kepada pelayanan publik. Bila orientasinya harus untung, maka dampaknya kepada rakyat yang akan dibebani.

Yang kedua, di banyak negara, pelayanan publik (public services) orientasinya bukan pada keuntungan, tetapi pada bagaimana kehidupan rakyat, terutama dari segi ekonomi, dapat terdorong dan terlindungi, yang pada akhirnya untuk kesejahteraan rakyat. Dampak positif ini pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan penerimaan pajak untuk negara.

Pelayanan publik seharusnya berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Misalnya, pembangunan infrastruktur transportasi seperti kereta cepat harus dilihat sebagai investasi jangka panjang yang bertujuan untuk mempercepat mobilitas, mengurangi waktu tempuh, dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Ketika masyarakat dapat bergerak lebih cepat dan efisien, mereka dapat bekerja lebih produktif, yang pada akhirnya akan meningkatkan ekonomi secara keseluruhan. Catat biaya harus terjangkau!!!

Selain itu, fasilitas seperti kereta cepat dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara di perkotaan.

Di Jepang, misalnya, Shinkansen atau kereta peluru tidak hanya mempercepat perjalanan antar kota, tetapi juga mengurangi penggunaan mobil pribadi dan membantu menjaga lingkungan. Dengan demikian, manfaat tidak langsung dari proyek-proyek seperti ini sangat signifikan dan seharusnya tidak diukur hanya dari sudut pandang keuntungan finansial langsung.

Negara-negara maju seringkali menerapkan pendekatan ini. Mereka memahami bahwa infrastruktur publik yang baik akan menciptakan fondasi yang kuat bagi perkembangan ekonomi. Pelayanan publik yang baik mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain, seperti pariwisata, perdagangan, dan investasi. Ketika sektor-sektor ini tumbuh, pendapatan negara dari pajak juga akan meningkat. Ini adalah siklus yang saling menguntungkan antara pelayanan publik yang baik dan kesejahteraan ekonomi.

Lebih lanjut, orientasi pada keuntungan dalam pelayanan publik bisa mengakibatkan beban biaya yang tinggi bagi masyarakat. Jika tarif kereta cepat terlalu mahal karena ingin mengejar keuntungan, maka hanya sedikit masyarakat yang akan mampu menggunakan layanan ini. Ini bertentangan dengan tujuan utama dari pelayanan publik, yaitu menyediakan akses yang luas dan merata bagi semua lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah seharusnya lebih fokus pada bagaimana layanan kereta cepat ini bisa lebih terjangkau dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Subsidi atau insentif bisa diberikan untuk memastikan harga tiket tetap terjangkau, sementara peningkatan kualitas layanan terus dilakukan. Investasi dalam infrastruktur harus dilihat sebagai tanggung jawab sosial negara untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan semata-mata sebagai proyek bisnis.

Dalam hal ini, pemerintah juga harus melakukan kajian mendalam mengenai dampak ekonomi dan sosial dari proyek kereta cepat. Data dan analisis yang akurat perlu digunakan untuk merumuskan kebijakan yang tidak hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Akhirnya, keberhasilan sebuah proyek pelayanan publik tidak seharusnya diukur dari laba rugi finansial semata, tetapi dari sejauh mana proyek tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lingkungan yang lebih baik. Ini adalah visi yang seharusnya diusung oleh pemerintah dalam menjalankan proyek-proyek strategis nasional.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pacul: Risma Menguat Di Jatim, Andika Perkasa di Jateng

Next Post

Tim Hukum Saka Tatal Ajukan 10 Bukti Baru Dengan Kesimpulan Vina dan Eky Korban Kecelakaan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Warga Gelar Aksi Dukungan Kepada Saka Tatal dengan Membentangkan Spanduk di Halaman PN Cirebon

Tim Hukum Saka Tatal Ajukan 10 Bukti Baru Dengan Kesimpulan Vina dan Eky Korban Kecelakaan

Tragedi Tas Dior Iriana: Jika Berasal dari Gratifikasi, Jokowi Harus Dicekal

Tragedi Tas Dior Iriana: Jika Berasal dari Gratifikasi, Jokowi Harus Dicekal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist