Oleh : Sadarudin el Bakrie*
Desa, yang sebelumnya bernama Fuentes de Andalucia, berganti nama dengan nama Ukraina. Juga mengganti nama jalan-jalannya dan mengumpulkan $3.780 untuk pusat pengungsi yang direncanakan.
Sebuah desa berdinding putih yang damai di Spanyol selatan telah menggaanti nama menjadi Ukraina demi solidaritas dengan mereka yang terjebak dalam konflik lebih dari 4.000 km (2.500 mil) jauhnya dari desa itu
Pada tanda di bundaran di pintu masuk desa, Ukraina telah menggantikan Fuentes de Andalucia dan bendera biru dan kuning negara itu telah dicat di sampingnya.
Jalan-jalan telah berganti nama menjadi Kota Kiev, Odessa dan Mariupol di desa berpenduduk lebih dari 7.100 jiwa di sebelah timur Seville.
“Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang konflik di Ukraina tetapi juga tentang di mana negara-negara sedang berperang saat ini,” kata Francisco Martinez saat berdiri di jalan Kota Kiev. Selain itu, perubahan nama itu lebih dari sekadar simbol, kata Martinez.
Penduduk desa juga telah mengumpulkan $3.780 (3.500 euro) dalam dua hari untuk rencans memnangun pusat pengungsi.
Siap terima pengungsi
Desa itu juga menawarkan rumah untuk 25 pengungsi di pusat atau dengan keluarga.
Rafael Osuna, 68, seorang pensiunan, mengatakan dia akan membawa pasangan Ukraina ke rumahnya.
“Orang-orang Fuentes sangat bangga dengan apa yang kami lakukan,” katanya.
“Karena saya tinggal sendirian dan memiliki rumah besar, saya berpikir untuk mengambil pasangan Ukraina untuk sementara waktu.”
SUmbe: Reuters




















