Jakarta-Fusilatnews.– RencanaDemo besar-besaranakan dilakukan oleh kelompok elemen masyarakat ema-emak dari berbagai daerah, pada tanggal 10 Agustus 23, di Jakarta. Demo dimaksudkan untuk mengungkapkan kehawaturan masyarakat atas situasu yang berkembang dan memprotes berbagai kebijikan Jokowi yang dinilai akan membahayakan kepada kehidupan bangsa dan Negara, terutama atas kendali oligarki.
Di antara elemen para pendemo itu adalah Aspirasi Kelompok Emak Emak Jilbab biru pimpinan Wati Imhar, PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia) pimpinan Daeng Wahidin, ARM (Aliansi Rakyat Menggugat), organisasi Buruh Jumhur Hidayat, Mahasiswa, Pemuda, Ulama non Istana, dan elemen Masyarakat lainnya.
Diungkap dalam Tausiyah Prof DR H Eggi Sudjana SH pada Peringatan Tahun baru 1445 H, Anti Islampobia di Aspirasi exclusif bisnis dalam pembentukan Panitia 4 tahun Milad Aspirasi pimpinan Hj Wati Imhar, Blora, Menteng, Jakarta, 19 Juli 2023.
Eggi mantan pendiri HMI MPO yang terbiasa diejek Durjana, melanjutkan, Gerakan kita bersama Majlis Pancasila dengan 5 Departmen sesuai 5 Sila sehingga tercipta People power yang berakhir dengan Islam rahmatan lil alamin / Syariah.
Zaman presiden Jokowi, Poo An Tuy RRC, PKI PDIP melanggar kesepakatan pendiri RI karna Pancasila diganti dengan Trisila, padahal Pancasila hadiah toleransi terbesar Umat Islam dari kesapakatan pendiri RI namun didiamkan DPR yang impoten dengan 3 fungsinya menambah derita pribumi.
Pidato Sukarno 1 Juni bertentangan dengan kesepakatan Piagam Jakarta 18 juni mengenai pencoretan Sila 1 Piagam Jakarta malah di Kepreskan Jokowi.
Eggi yang menambah nama terakhirnya dengan Mastal, melanjutkan, bahwa kehidupan kita harus berazas quran dan Kaum ibu aspirasi harus tekad dari dzuriat /bani nabi as.
Di era kerusakan Jokowi, Keluarga anak laki kita harus waspada atas LGBT pengaruh dari jaringan pergaulannya. Sementara yang memprihatinkan mayoritas masyarakat kita adalah buta hurup al-Quran, sehingga kita sulit melahirkan generasi taqwa terkait surah almaidah 15. Bagaimana menciptakan kondisi masyarakat yang saling menyintai Allah Swt dan hamba-hambanya sehingga melahirkan sikap tegas, berani dan tahan uji menghadapi serangani fitnah hoax digital.
Maka dalam kesempatan memperingati tahun baru Hijriyah ini, penantian Syariah dari 1445 tahun yang lalu bagaimana bekal ibu Aspirasi menjadi Nur / magnitut sehingga laron berkerumun, bukan bangke yang dikerumuni laler.
Dengan logika jihad keadilan maka akan banyak pengikutnya, karna jihad dengan kerajaan Islam pun bila salah juga berakhir.
Perjuangan Aspirasi anti 3 priode Olygarkhe via pilpres suara threshold 0 % agar semua rakyat Demokrasi berhaq menjadi Capres dan waspada Budaya pilpres curang yang masiv, maka bila ada kecurangan di TPS terus pantau, liput, solusi bila perlu bikin ribut agar masalahnya tidak diadili di MK.
Janji Allah Swt bagi pribadi Muslim bila bertaqwa, ber qurban, menolong agama Swt, tanpa Syirik dan tanpa Hubudunia, banyak iqro quran, dikit ber WhatsApp maka janji Swt pada muslim akan berdaulat fasilitas via jujur, Adil, benar, Istiqomah, ikhlas, rajin
Usai acara Emak Aspirasi intensifkan jaringan ke GMJ (Gerakan Muslim Jakarta) Pimpinan M Khathath dan ke Imam besar Habib Riziek Shihab. * Mahdi























