• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

DIBALIK KENAIKAN HPP GABAH 2024, BAGAIMANA PERAN BULOG ?

by
December 31, 2024
in Economy, Feature
0
Unggulan Laporan Lembaga Survei Kalap, Beras SPHP Bulog Berstiker Paslon 02 Beredar Dimasyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dua hari menjelang tutup tahun 2024, Pemerintah menyampaikan kabar baik bagi petani. Berdasarkan Rapat Terbatas Presiden Prabowo dengan para Menteri terkait, memutuskan untuk menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Harga Acuan Pemerintah (HAP) Jagung. HPP Gabah naik dari Rp. 6000,- menjadi Rp. 6500,- per kg dan harga Jagung naik dari Ro. 5000,- jadi Rp. 5500,- per kg.

Walaupun angka kenaikan harga gabah dan jagung ini masih belum senafas dengan aspirasi petani yang sesungguhnya, namun petani tetap bersyukur atas keberpihakan Presiden Prabowo yang ingin neningkatkan kesejahteraan petani secara lebih nyata. Petani patut memberi acungan jempol atas sikap Pemerintah yang akan menampung semua hasil panen petani dengan harga yang sesuai dengan HPP.

Bagi petani, yang jadi masalah dalam melakoni kehidupannya, selain belum dilahirkannya HPP Gabah yang mampu memberi keuntungan maksimal, ternyata penerapannya di lapangan, ada kalanya pula menjadi masalah yang cukup rumit untuk diselesaikan. Apa yang tersurat di atas kertas, belum tentu akan sesuai dengan pelaksanaannya.

Itu sebabnya, petani sering meminta kepada Presiden agar Pemerintah, betul-betul melakukan pendampingan, pengawalan, pengawasan dan pengamanan terhadap kebijakan yang melibatkan hajat hidup psra petani. Pengalaman pahit di masa lalu, tidak perlu lagi terulang dikala bangsa ini dinakhkodai seorang Presiden yang sempat memimpin HKTI selama dua periode kepemimpinan.

Catatan penting yang perlu dijadikan bahan diskusi, mengapa Pemerintah tidak mengeluarkan keputusan tentang HPP Beras ? Padahal, selsma ini Pemerintah tidak pernah memisahkan gabah dan beras dalam penetapan HPP nya. Atau, Pemerintah semakin menyadari, yang dimiliki para petani sebetulnya gabah. Sedangkan beras merupakan miliknya pedagang atsu pengusaha.

Jujur kita akui, dalam pengelolaan usahatani padi, sebagian besar petani padi akan berujung di gabah (gabah kering panen = GKP). Jarang-jarang, ada petani yang mampu mengolah gabah menjadi beras. Prioritas Pemerintah menaikkan HPP Gabah dan belum mengutak-atik HPP Beras, boleh jadi Pemerintah memberi titik tekan kepada perbaikan kualitas hidup psra petani.

Yang membuat petani nelangsa adalah ketika panen raya tiba, harga gabah di petani selalu anjlok. Merosotnya harga gabah ini, tentu membuat para petani banyak yang kecewa. Harapan untuk berubah nasib pun pupus dengan sendirinya. Boro-boro dapat hidup sejahtera, hasil panen yang diperoleh, terkadang tidak mampu menutup biaya produksinya.

Permainan menekan harga gabah selama panen berlangsung, sebetulnya merupakan lagu lama, yang digarap oleh oknum-oknum pelaku bisnis di lapangan. Mereka umumnya hanya ingin mengejar keuntungan sesaat, tanpa ada kecintaan sedikit pun di hatinya terhadap nasib dan kehidupan petani. Yang ada di benaknya, bagaimana mendapatkan untung sebesar-besarnya.

Hadirnya “Bulog Baru” yang akan menjadi offtaker untuk membeli gabah petani dengan jumlah yang tak terbaras, tentu saja membuat para oknum menjadi sedikit terganggu dalam menjalankan aksi klasiknya. Mereka pasti berpikir keras untuk tetap melakukan kiprah kesehariannya untuk nengambil untung dari bisnis pergabahan dan perberasan itu sendiri.

Saat inilah peran dan keberadaan Bulog sangat dimintakan. Sebagai lembaga otonom Pemerintah yang langsung dibawah Presiden, Bulog diharapkan mampu membangun pasar gabah dan pssar beras yang lebih mengedepankan asas keadilan dari para pelaku bisnis yang terlibat di dalamnya, ketimbang hanya berpikir keuntungan ekonomi semata.

Pertanyaannya adalah kapan regulasi Bulog Baru akan secepatnya dituntaskan ? Kita percaya Bung Zulhas akan lebih proaktif untuk menggarapnya. Hal ini penting diingatkan, mengingat mulai bulsn Pebruari/Maret 2025, sudah ada daerah yang melaksanakan panen. Disinilah prinsip “kalau bisa dipercepat, mengapa harus diperlambat”, perlu diterapkan dalam melahirkan Bulog Baru.

Sambil menunggu resminya kelahiran Bulog Baru, tidak ada salahnya kalau Keluarga Besar Perum Bulog di seluruh Indonesia, mulai bersiap diri menyusun berbagai pemikiran cerdas, sekiranya Bulog akan ditugaskan menjadi offtaker. Lalu, bagaimana strategi yang sebaiknya ditempuh dalam nembangun kesadaran baru di kalangan bandar/tengkulak/pedagang/pengusaha gabah dan beras dalan menerapkan asas keadilan dalam pasar gabah dan pasar beras ?

Disodorkan pada suasana demikian, Kang Wahyu sebagai Dirut Perum Bulog bersama Kang Arief selaku Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog, pasti akan bergerak cepat dan cerdas dalam meluruskan apa-apa yang menjadi harapan Presiden Prabowo ketika ada hasrat untuk merevitalisasi Perum Bulog agar tampil kembali menjadi lembaga otonom Pemerintah.

Semoga pesan Pemerintah jelang tahun baru 2025 ini, betul-betul mampu membawa harapan baru bagi perbaikan nasib dan kehidupan petani di nasa depan. Bulog sebagai sahabat sejati petani, tentu akan berkiprah untuk memberi kinerja terbaiknya demi terwujudnya kehidupan petani khususnya dan masyarakat umumnya, yang lebih ceria lagi. “Means the future hapiness”. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Resmi Umumkan Kenaikan PPN 12 Persen untuk Barang Mewah Tahun Depan

Next Post

Ketergantungan Impor Mengancam Kedaulatan Pangan Nasional

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Ketergantungan Impor Mengancam Kedaulatan Pangan Nasional

Ketergantungan Impor Mengancam Kedaulatan Pangan Nasional

Bumi Pertiwi Dirusak Fir’aun Bin Raja Jawa

Jokowi Masuk Nominasi Tokoh Terkorup Dunia 2024 Versi OCCRP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...