• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Diduga Membuat Laporan Palsu, Iptu Rudiana Dilaporkan Kuasa Hukum Saka Tatal Ke Polres Cirebon

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 18, 2024
in Feature
0
Diduga Membuat Laporan Palsu, Iptu Rudiana Dilaporkan Kuasa Hukum Saka Tatal Ke Polres Cirebon
Share on FacebookShare on Twitter

Hasil pengumpulan dan analisis data Farhat meyakini telah terjadi suatu kejahatan yang dilakukan oleh Iptu Rudiana.

Cirebon – Fusilatnews – Dengan dipimpin Farhat Abbas,tim kuasa hukum Saka Tatal mendatangi Mapolres Cirebon, Kota untuk melaporkan ayah almarhum Muhammad Rizky Rudiana (Eky).

“Iptu Rudiana sebagai seorang polisi sekaligus ayah dari salah satu korban, dinilai telah memberikan laporan palsu yang bertentangan dengan fakta sebenarnya,” kata Farhat kepada awak media di Mapolres Cirebon, Senin (17/6/2024).

Farhat Abbas yang merupakan penasehat hukum Saka Tatal, mantan terpidana pembunuhan Revina Dewi Arsita (Vina) dan Muhammad Rizky Rudiana (Eky) yang terjadi delapan tahun lalu.

Sementara Iptu Rudiana merupakan ayah dari salah satu korban atas nama Muhammad Rizky alias Eky yang jasadnya ditemukan di jembatan Talun, pada 27 Agustus 2016.

Hasil pengumpulan dan analisis data Farhat meyakini telah terjadi suatu kejahatan yang dilakukan oleh Iptu Rudiana.

“Ketika Rudiana membuat suatu laporan ya, pada tanggal 31 Agustus 2016 jam 18.30 WIB,” kata Farhat.

Saat itu, kata dia, Iptu Rudiana telah menangkap sejumlah orang yang dianggap terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Mereka yang ditangkap ini kemudian ditetapkan sebagai tersangka, terdakwa hingga terpidana.

Salah satunya, kata Farhat, adalah Saka Tatal yang divonis hukuman penjara 8 tahun karena masih di bawah umur. Sedangkan tujuh lainnya divonis penjara seumur hidup oleh majelis hakim.

Tidak hanya menangkap delapan orang tersangka, menurut Farhat, ketika itu juga Iptu Rudiana telah menyebut 11 nama sehingga tercatat ada nama tersangka yang masih buron antara lain Andika, Andi, Dani, dan Egi.

“Ketika Iptu Rudiana sudah menangkap orang-orang tersebut (8 terpidana) dan menyebutkan 11 nama serta mendatangi ke-11 alamat ternyata ada nama Andika, Andi, dan Dani yang sekarang mereka semua dinyatakan fiktif ya, dan Egi,” ucap Farhat.

Oleh karena itu, Farhat bersama tim kuasa hukum Saka Tatal melaporkan Iptu Rudiana ke polisi atas dugaan membuat laporan palsu.

Karena Iptu Rudiana adalah polisi pertama yang menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat luka senjata tajam. Bahkan, sebelum dilakukan autopsi.

“Yang kita laporkan membuat laporan palsu itu, karena pelapor atau polisi pertama (Iptu Rudiana), sebelum dilakukannya autopsi, dia sudah menyimpulkan bahwa ada luka tusukan atau sabetan benda tajam,” ungkap Farhat.

Dikatakannya, laporan tersebut bertentangan dengan data yang dia peroleh belakangan ini. Data itu, ungkap Farhat, beberda dengan hasil autopsi maupun visum awal.

“Penyebab kematian korban Vina dan Eky bukan luka tusukan senjata tajam tapi benturan di kepala,” ujarnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Operasi Pengejaran OPM Berlanjut, Prajurit TNI Tembak Seorang Desertir

Next Post

Kasus Pembunuhan Vina “Potret Kebohongan Yang Berlapis”

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Kasus Pembunuhan Vina “Potret Kebohongan Yang Berlapis”

Kasus Pembunuhan Vina "Potret Kebohongan Yang Berlapis"

Waketum Gerindra Sinyalir Orang Toxic Menyusup Dalam Kerja Relawan demi Masuk Kabinet Prabowo

Anggota DPR Main Judi Online Saat Sidang, Ini Kata KSP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist