• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Dirut Bulog Ambil Langkah Hukum Kasus Hilangnya 500 Ton Beras, DPR: Patut Diapresiasi!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
November 24, 2022
in News
0
500 Ton Beras Bulog “Hilang”, DPR Desak Proses Hukum
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews– Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip mengapresiasi ketegasan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso yang akan mengambil langkah hukum terkait hilangnya 500 ton beras di Gudang Bulog Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Buwas, sapaannya, mengatakan, hilangnya beras tersebut lantaran dipinjamkan oleh Kepala Bulog di daerah itu kepada mitra swasta.

“Patut diapresiasi. Langkah hukum memang harus diambil, jangan hanya langkah administratif berupa pemecatan. Kita apresiasi ketegasan Dirut Bulog yang akan menempuh langkah hukum atas kasus hilangnya 500 ton beras di gudang Bulog,” ungkap I Made Urip saat dihubungi, Kamis (24/11/2022).

Made yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan itu berpendapat, selain untuk menciptakan efek jera atau “deterrence effect”, langkah hukum juga diperlukan untuk memberikan “shock therapy” atau terapi kejut bagi pejabat-pejabat Bulog lainnnya supaya tidak meniru dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh seorang pejabat Bulog di Pinrang itu. “Kalau tidak ada ‘shock therapy’, bisa jadi penyimpangan itu menjalar ke mana-mana. Maka harus diamputasi dengan langkah hukum, selain dengan langkah adminsitratif,” jelasnya.

Sebelumnya, Dirut Bulog Budi Waseso menyatakan, pihaknya akan mengambil jalur hukum terkait hilangnya 500 ton beras di Gudang Bulog Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. “Jadi yang 500ton itu, ini kan baru kita penjajakan. Diambil keterangan dari internal kita, katanya ini dipinjamkan. Apa pun namanya, itu akan dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan ID Food di Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2022), seperti dilansir Kompas.com.

Buwas yang juga mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri ini mengatakan, kasus tersebut masih terus diperiksa oleh tim internalnya. “Apa pun namanya itu ada pertanggungjawaban secara hukum. Kalau dipinjamkan itu harus segera dikembalikan yang 500 ton itu, saat ini sedang ditangani internal kita. Tapi, kita sudah menyiapkan untuk ditangani secara hukum pidana itu,” ungkap Buwas.

Buwas menegaskan, pihaknya tidak akan main-main dengan kasus tersebut lantaran sudah membawa nama Bulog. Oleh sebab itu, pihaknya sudah memecat kepala gudang yang bertugas di wilayah tersebut. “Kepala gudang sudah, saya enggak main-main itu, langsung copot. Itu sudah melibatkan Bulog, oknum Bulog, kepala gudang, nanti dipecat, harus,” tegasnya.

Diberitakan, ratusan ton beras di gudang Bulog, Kelurahan Bittoeng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, diduga raib. Pimpinan wilayah Perum Bulog Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Bahtiar AS, melakukan investigasi terkait raibnya 500 ton beras di gudang Bulog itu. “Kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan raibnya 500 tong beras di gudang Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Karena hal itu Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Pinrang, Radtyo W Putra Sikado, dan Kepala Gudang Lampa, Pekkabata, Pinrang, Muhammad Idris, diberikan sanksi berupa pecopotan,” kata Bahtiar AS, Selasa (22/11/2022).

Bahtiar mengatakan, menurut hasil investigasi internal Bulog Sulselbar, Radtyo W Putra Sikado dan Muhammad Idris merupakan dua orang yang paling bertanggung jawab atas raibnya beras 500 ton di Gudang Bulog Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulsel. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Niluh Jelantik, Ingat, Orang Bali Tidak Takut Kehilanganmu-Mereka Takut Kehilangan Tamu

Next Post

Gonjang-ganjing Koalisi Pilpres 2024, Ray Rangkuti: Kalau Anies Bertahan di Nasdem, PKS-Demokrat Akan Bertahan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan
Feature

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan
Komunitas

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

July 30, 2026
Feature

Krisis Qona’ah dan Sindrom Kebebalan Moral dalam Pusaran Korupsi

July 30, 2026
Next Post
Pembicaraan Rahasia Diantara Pertemuan Anies dan Koalisi Perubahan di Bali, Seperti Apa?

Gonjang-ganjing Koalisi Pilpres 2024, Ray Rangkuti: Kalau Anies Bertahan di Nasdem, PKS-Demokrat Akan Bertahan

Raja Malaysia Pilih Anwar Ibrahim Jadi PM, Ini Rekam Jejaknya

Raja Malaysia Pilih Anwar Ibrahim Jadi PM, Ini Rekam Jejaknya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Birokrasi

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

by Karyudi Sutajah Putra
July 30, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setiap ada kepala daerah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gaji...

Read more
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026
Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026
Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

July 30, 2026
Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

Menuju Fasisme Gaya Baru: Ketika Birokrasi Ditata dengan Komando dan Hukum Diakali

July 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist