• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Disebut Terima 50 Persen Komisi Perlindungan Judol: Saatnya Budi Ari Mundur dan Polisi Bertindak

Ali Syarief by Ali Syarief
May 19, 2025
in Crime, Feature
0
Disebut Terima 50 Persen Komisi Perlindungan Judol: Saatnya Budi Ari Mundur dan Polisi Bertindak
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-FusilatNews -Nama Budi Arie Setiadi, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang kini menjabat Menteri Koperasi, kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasi atau terobosan kebijakan, melainkan karena disebut dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menerima komisi 50 persen dari praktik perlindungan situs judi online (judol) ilegal. Ini bukan sekadar isu liar di media sosial atau rumor tak berdasar. Ini adalah fakta hukum yang tertera dalam dokumen resmi negara — surat dakwaan yang dibacakan di pengadilan.

Ketika nama seorang mantan pejabat tinggi negara muncul dalam dakwaan tindak pidana, apalagi disebut menerima setengah dari aliran uang haram, maka hukum dan keadilan harus segera bekerja. Tidak cukup hanya mengandalkan bantahan verbal di depan media. Klaim “pasti tidak terlibat” yang dilontarkan Budi Arie di hadapan wartawan menjadi tidak berarti ketika bertabrakan dengan fakta persidangan yang memuat rinci pembagian komisi, alur dana, serta keterlibatan pihak-pihak dekatnya dalam praktik kotor itu.

JPU menyebut bahwa Budi Arie mendapatkan jatah 50 persen dari komisi yang diterima kelompok pelindung situs judi online. Jika komisi per situs mencapai Rp 8 juta, dan jumlah situs yang dilindungi mencapai ratusan, maka potensi aliran dana yang masuk ke kantong orang-orang dalam lingkaran kekuasaan bisa mencapai miliaran rupiah. Lebih dari sekadar pelanggaran etik, ini adalah kejahatan serius yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan, pengkhianatan terhadap amanat publik, dan pembiaran terhadap kejahatan digital yang merusak masyarakat.

Di sinilah peran kepolisian seharusnya tidak tinggal diam. Ketika ada temuan atau informasi yang disampaikan di ruang persidangan—yang sifatnya terbuka dan sah menurut hukum—maka itu sejatinya menjadi pijakan awal untuk melakukan penyelidikan. Kepolisian tidak perlu menunggu laporan baru, apalagi tekanan publik. Fakta yang dibacakan jaksa adalah bentuk resmi dari temuan negara.

Jika kepolisian tak segera bergerak memeriksa Budi Arie, maka kita patut bertanya: Apakah hukum masih bekerja secara adil di negeri ini? Apakah kita sedang menyaksikan seleksi hukum berdasarkan status jabatan dan kedekatan politik? Apakah ini pertanda bahwa pemberantasan judi online hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas?

Esai ini bukan bertujuan menghakimi pribadi, melainkan mendorong tegaknya supremasi hukum. Jika Budi Arie memang tidak terlibat, proses hukum akan membuktikannya. Tetapi jika ia benar menerima jatah 50 persen dari komisi perlindungan ratusan situs judol, maka ia harus mempertanggungjawabkannya secara pidana.

Kita membutuhkan negara hukum yang sungguh-sungguh, bukan negara pencitraan. Ketika kejahatan digital dilindungi oleh pejabat publik, dan lembaga penegak hukum memilih bungkam, maka rusaklah seluruh fondasi kepercayaan rakyat kepada institusi negara.

Saatnya polisi bertindak — bukan sekadar mendengar.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BULOG BUKAN UNTUK KONGLOMERAT: SAATNYA PEMIMPIN BULOG JADI PAHLAWAN KAUM TANI

Next Post

Mees Hilgers Dituding Lupa Diri Sejak Jadi Pemain Timnas Indonesia

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai
Birokrasi

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

May 11, 2026
Next Post
Mees Hilgers Dituding Lupa Diri Sejak Jadi Pemain Timnas Indonesia

Mees Hilgers Dituding Lupa Diri Sejak Jadi Pemain Timnas Indonesia

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dikepung Tank Israel,  Ditembaki dengan Artileri Berat, Menewaskan Banyak Orang

Dikepung Tentara Israel! RS Indonesia di Gaza Lumpuh Total

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Teddy is The Real President!

by Karyudi Sutajah Putra
May 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Kegelisahan Amien Rais adalah kegelisahan kita semua....

Read more
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

May 10, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Mendadak Ayam Sayur

May 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026
Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

Militerisme dan Candu Korupsi Bea Cukai

May 11, 2026
Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

Halalbihalal Alumni SMP Pertiwi 1973-1976: Wajah Boleh Menua, Persahabatan Tetap Menyala

May 11, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Teddy is The Real President!

May 11, 2026

Cinta atau Takut kepada Allah? – (Ketika Iman Tidak Lagi Diukur dari Seberapa Banyak Kita Tahu, Tetapi Seberapa Dalam Kita Menjaga Diri)

May 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

MMS Dorong Menteri LH Jumhur Hidayat Berani dan Tegas Pulihkan Lingkungan Hidup Indonesia

May 11, 2026

Usia Panjang: Barokah atau Sebaliknya? (Ketika Panjang Umur Tidak Selalu Berarti Panjang Manfaat)

May 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist