Jakarta – Fusilatnews – Ditanya aliran dana ke OPM istri Lukas Enembe Yulce Wenda dan putranya , Astract Bona Timoramo Enembe bungkam saat ditanya mengenai dugaan aliran dana ke Organisasi Papua Merdeka (OPM)Saat berjalan meninggalkan gedung Merah Putih KPK, Rabu (18/1) sore baik Yulce Wenda dan putranya , Astract Bona Timoramo Enembe memilih diam saat para reporter mencegat dan mengajukan beberapa pertanyaan .
Pemeriksaan terhadap Yulce kelihatan selesai terlebih dahulu sedangkan Bona masih harus menjalani pemeriksaan. Setelah putranya selesai menjalani pemeriksaan mereka kemudian mengurus administrasi di meja resepsionis. Keduanya kemudian kembali menunggu di deretan sofa pada lobi gedung KPK. Ibu dan anak itu dengan ditemani seorang pria berbadan tegap akhirnya keluar dari gedung KPK.
Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, penyidik KPK mempersilakan istri dan anak Lukas jika memilih menolak memberikan keterangan terkait perkara Lukas..
Ali Fikri juga menjelaskan kalau Yulce Wenda dan putranya , Astract Bona Timoramo Enembe juga dimintai keterangan untuk tersangka Rijatono Lakka.
Dalam kesempatan terpisah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata berniat akan menelusuri dugaan aliran dana korupsi Lukas, termasuk peluang mengalir ke OPM. disampaikan oleh Alex saat dimintai tanggapan atas pemeriksaan terhadap Yulce Wenda mengenai ada atau tidaknya aliran dana kepada salah satu tokoh OPM, Benny Wenda. karena nama akhir Wenda itu nama marga di Papua.
Lukas diproses hukum oleh KPK atas kasus dugaan suap dan gratifikasi senilai miliaran rupiah. Lukas diduga menerima suap dari Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka terkait proyek infrastruktur di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

























