• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Eggi Sudjana Masih Dalam Status Tersangka

fusilatnews by fusilatnews
May 21, 2026
in Feature, Law
0
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana
Share on FacebookShare on Twitter

Wawancara Eksklusif Fusilatnews dengan DHL (Damai Hari Lubis)
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Fusilatnews: Nama Eggi Sudjana kembali menjadi sorotan. Apa yang membuat kasus ini penting untuk dibahas?

DHL: Kasus Eggi menarik karena memperlihatkan persoalan yang lebih besar daripada sekadar status hukum seseorang. Kita sedang melihat persoalan mendasar tentang bagaimana hukum bekerja. Eggi pernah ditahan selama 41 hari dalam kasus dugaan makar tahun 2019, tetapi tidak pernah dibawa ke persidangan hingga mendapatkan putusan hukum yang berkekuatan tetap. Namun sampai hari ini status tersangkanya masih menggantung.

Pertanyaan besarnya sederhana, apakah seseorang dapat terus menerus hidup dalam ketidakpastian hukum tanpa adanya penyelesaian yang jelas?


Fusilatnews: Anda menilai ada persoalan dalam kasus dugaan makar tahun 2019?

DHL: Sangat jelas. Tuduhan makar saat itu berangkat dari seruan “people power” yang disampaikan Eggi dalam suasana politik Pilpres 2019. Jika merujuk ketentuan hukum pidana, makar atau aanslag bukan sekadar ucapan spontan. Harus ada unsur niat yang diwujudkan melalui tindakan nyata.

Dalam KUHP Baru, makar diatur pada Pasal 190 sampai Pasal 192. Di situ ditegaskan bahwa harus ada permulaan pelaksanaan nyata.

Pasal\ 190:\ Makar\ dilakukan\ apabila\ niat\ telah\ nyata\ melalui\ permulaan\ pelaksanaan

Kalau kita lihat kasus Eggi, sesudah ia menyampaikan istilah “people power”, tidak ada tindak lanjut berupa konsolidasi, rapat, pengumpulan massa, atau skenario menggulingkan pemerintahan yang sah.


Fusilatnews: Jadi menurut Anda unsur makar tidak terpenuhi?

DHL: Dalam perspektif hukum pidana, saya melihat unsur-unsurnya sulit dipenuhi. Yang dilakukan Eggi lebih dekat kepada hak menyampaikan pendapat di muka umum yang dijamin oleh konstitusi dan HAM.

Saat itu Eggi berbicara di panggung kampanye resmi. Massa hadir bukan karena undangan pribadi Eggi, tetapi karena agenda kampanye yang sudah terjadwal. Setelah pidato selesai, juga tidak ditemukan adanya langkah lanjutan yang mengarah pada makar.


Fusilatnews: Namun sekarang Eggi kembali menjadi tersangka dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi. Bagaimana pandangan Anda?

DHL: Yang menjadi pertanyaan adalah aspek prosedural hukumnya. Penetapan seseorang menjadi tersangka semestinya melalui penyelidikan dan penyidikan yang memenuhi syarat formal.

Ada informasi bahwa Eggi disebut dua kali tidak memenuhi panggilan, tetapi Eggi sendiri menyatakan tidak hadir karena sakit dan sudah menyampaikan alasan secara resmi.

Kalau tahapan pemeriksaan terhadap seseorang belum berjalan secara layak, lalu status tersangka ditetapkan, tentu muncul pertanyaan dari sisi legalitas prosedur.


Fusilatnews: Anda menyinggung adanya potensi cacat formil?

DHL: Ya. Dalam hukum pidana ada prinsip materiele waarheid, yaitu pencarian kebenaran yang sesungguhnya. Jika prosedur awal sudah cacat, maka proses menuju keadilan juga berpotensi terganggu.

Karena tujuan tertinggi hukum itu bukan sekadar menghasilkan vonis, melainkan mencapai keadilan.


Fusilatnews: Anda juga menyinggung soal masa status tersangka Eggi sejak 2019?

DHL: Itu yang menjadi kejanggalan. Saat perkara tahun 2019 berjalan, masih berlaku ketentuan administrasi penyidikan yang memberikan batasan waktu tertentu menuju tahap berikutnya.

Kalau sampai bertahun-tahun tidak ada kejelasan, tetapi status tersangka masih melekat, tentu menimbulkan persoalan kepastian hukum.


Fusilatnews: Apa yang menurut Anda seharusnya dilakukan negara?

DHL: Negara wajib menghadirkan kepastian hukum. Bila memang alat bukti tidak cukup, status hukum seseorang harus diselesaikan secara jelas.

Selain itu, apabila seseorang mengalami kerugian akibat proses hukum yang tidak memenuhi rasa keadilan, mekanisme pemulihan nama baik dan kompensasi juga merupakan bagian yang diatur dalam sistem hukum.


Fusilatnews: Apa pesan Anda terkait kasus ini?

DHL: Kasus Eggi Sudjana bukan hanya soal Eggi. Ini soal bagaimana negara memperlakukan warganya dalam proses hukum.

Keadilan tidak hanya berbicara tentang pasal-pasal, tetapi juga keberanian menempatkan hukum di atas kepentingan kekuasaan. Sebab hukum seharusnya mengadili, bukan sekadar menghukum.


(Fusilatnews/DHL)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

No More Enron Indonesia, ICOFR Mandatory di BUMN

Next Post

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

fusilatnews

fusilatnews

Related Posts

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat
Feature

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

May 21, 2026
Economy

No More Enron Indonesia, ICOFR Mandatory di BUMN

May 21, 2026
Absurditas Dua Era: Dari Mimpi Esemka hingga Mobil Kaca Kekuasaan
Feature

Absurditas Dua Era: Dari Mimpi Esemka hingga Mobil Kaca Kekuasaan

May 21, 2026
Next Post
Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?
Feature

Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

by fusilatnews
May 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Kalau saja kita mau sejenak membaca tanda-tanda...

Read more
Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

May 21, 2026
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

May 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

May 21, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Eggi Sudjana Masih Dalam Status Tersangka

May 21, 2026

No More Enron Indonesia, ICOFR Mandatory di BUMN

May 21, 2026
Absurditas Dua Era: Dari Mimpi Esemka hingga Mobil Kaca Kekuasaan

Absurditas Dua Era: Dari Mimpi Esemka hingga Mobil Kaca Kekuasaan

May 21, 2026
Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

May 21, 2026
Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

May 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

Dua Perspektif dalam Membaca Sejarah Islam Era Sahabat

May 21, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Eggi Sudjana Masih Dalam Status Tersangka

May 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist