• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Eskalasi Korban Banjir Bandang Sumbar Semakin Besar, Kini 67 Meninggal, 20 Orang Hilang

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 16, 2024
in Feature
0
Update Korban Banjir Bandang Sumbar, 50 Meninggal, 27 Hilang

Banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Share on FacebookShare on Twitter

Bencana ekologis, terjadi bukan sekadar akibat cuaca ekstrem, melainkan juga hasil dari krisis ekologis yang terakumulasi.

Jakarta – Fusilatnews – Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peningkatan eskalasi korban tewas dan hilang semakin besar besar,

Kini sampai Rabu (15/5/2024) pukul 12.10 WIB. jumlah korban meninggal akibat banjir bandang di Sumatera Barat bertambah menjadi 67 orang. sebelumnya hanya 50 orang yang tewas.

Sedangkan korban hilang menjadi 20 orang sebelumnya 27 orang dinyatakan hilang dan saat ini sedang dalam upaya pencarian. 989 KK terdampak serta 44 orang mengalami luka-luka

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan penambahan jumlah korban meninggal itu menyusul ditemukannya warga yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam keadaan meninggal dunia.

Suharyanto menegaskan proses pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan oleh tim gabungan baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kita semua di sini ada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota, bersatu semuanya bekerja bersama-sama termasuk dalam proses pencarian dan evakuasi korban di mana kami terus lakukan sampai bapak ibu ahli waris mengatakan stop baru kita berhenti, artinya kita maksimalkan untuk terus melakukan pencarian di samping penanganan darurat yang lain dikerjakan,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2024).

Pada Rabu (15/5/2024) kemarin, Suharyanto mengunjungi dua lokasi pengungsian yakni di Simpang Manunggal, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar dan pos pengungsian di Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Kepada para pengungsi, Suharyanto menyatakan pihaknya akan memenuhi seluruh kebutuhan yang mereka perlukan, mulai dari makanan hingga selimut.

“Untuk itu selama di pengungsian, kami memastikan kebutuhan dasar agar selalu terpenuhi seperti sembako, kebutuhan bayi, pampers, pembalut, mukena, semua kita penuhi. Bahkan kalau ada yang saat ini tinggal di rumah kerabat saudaranya setelah di data kemudian bisa kita cairkan bantuan dana tunggu hunian seperti dana untuk sewa rumah,” ujarnya.

Pada Rabu (15/5) kemarin, Suharyanto mengunjungi dua lokasi pengungsian yakni di Simpang Manunggal, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar dan pos pengungsian di Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Kepada para pengungsi, Suharyanto menyatakan pihaknya akan memenuhi seluruh kebutuhan yang mereka perlukan, mulai dari makanan hingga selimut.

Perlu diketahui menurut Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) bencana yang terjadi pada hari Sabtu malam dan Minggu pagi, 11-12 Mei 2024. di Taman Wisata Alam Mega Mendung Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat eskalasi korban jiwa dan kelurga terdampak tidak akan sebesar itu jika pemerintah tidak abai terhadap peringatan secara dini

Karena Walhi sudah menyeru peninjauan ulang kebijakan pembangunan, penataan ruang yang berbasis mitigasi bencana, dan audit lingkungan menyeluruh sebagai langkah-langkah mendesak dalam menghadapi bencana ekologis

Sebenarnya bencana ini bukan yang pertama. Sebelumnya Lembah Anai hancur karena banjir bandang pernah terjadi, pada 22 Februari 2023.

Beruntung saat itu tidak ada korban jiwa. Kontras dengan bencana terkini yang menelan korban tewas sedikitnya 67 orang

“Bencana ekologis terus berulang dan kini dampaknya kian parah,” kata Direktur Walhi Sumatera Barat, Wengki Purwanto, dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa 14 Mei 2024.

Menurut Wengki ancaman bencana akan semakin meningkat bukan hanya karena perubahan iklim serta alih fungsi lahan dan kerusakan lingkungan. “Tapi termasuk juga karena pembangunan yang mengabaikan aspek risiko bencana,” kata dia

Walhi sudah memperingatkan sejak setahun terakhir akan dampak bencana banjir bandang terhadap banyak bangunan di pinggir daerah aliran sungai (DAS) Batang Anai di kawasan Lembah Anai.

Risiko dan dampak bencana itu telah disampaikan pula ke Dewan Sumber Daya Air Sumatera Barat sebagai evaluasi fungsi kawasan TWA Mega Mendung yang dinilai dibayang-bayangi bahaya.

Selain lokasi TWA Mega Mendung, Walhi Sumatera Barat juga menyorot pembangunan sebuah kafe yang berada dekat air terjun Lembah Anai.

Wengki menegaskan , pembangunan kafe mengabaikan paradigma tata ruang wilayah Sumatera Barat yang rawan bencana.

Terbukti dengan kondisi TWA Mega Mendung dan bangunan di sekitar air terjun Lembah Anai pasca-banjir bandang 11-12 Mei lalu yang luluh lantak. Menurut Wengki, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat harus bertanggung jawab karena telah menerbitkan izin pembangunan di kawasan hutan lindung itu yang tidak memadukan konsep pengelolaan dengan analisis risiko bencana.

Gubernur Sumatera Barat dan Bupati Tanah Datar juga disebutkannya sebagai pihak yang harus ikut bertanggung jawab terhadap bencana berulang di Lembah Anai. Wengki menunjuk kelalaian ataupun kesengajaan yang menyebabkan pembangunan dan pemanfaatan ruang tidak berbasis penanggulangan bencana.

“Masyarakat ditempatkan pada situasi rawan bencana dan akhirnya menjadi korban dari bencana,” katanya menyesalkan.

Selanjutnya Wengki mengisahkan, Walhi Sumatera Barat sebelumnya sudah membawa persoalan tata kelola lahan di Lembah Anai bahkan sampai ke tingkat pusat, yakni ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian LHK, dan Kementerian PUPR. Walhi mendesak agenda pertemuan untuk mengatasi bencana berulang di Lembah Anai.

Walhi memandang perlu dilakukan identifikasi terhadap detail bangunan yang berada di sekitar Lembah Anai, khususnya di kawasan Hutan Lindung.

Selanjutnya juga merekomendasikan untuk dibuat batas sempadan Sungai Batang Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, dan menindak bangunan yang berdiri tanpa izin.

Bencana ekologis, terjadi bukan sekadar akibat cuaca ekstrem, melainkan juga hasil dari krisis ekologis yang terakumulasi.

Oleh karena itu, menurutnya, sangat dibutuhkan kesadaran kolektif akan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Dalam konteks ini, perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan kerusakan lingkungan menjadi faktor yang meningkatkan risiko bencana.”

Menurut Wengki perlu kebijakan konkret yang berbasis data akurat dan penegakan regulasi lingkungan yang tegas.

Walhi menyerukan peninjauan ulang kebijakan pembangunan, penataan ruang yang berbasis mitigasi bencana, dan audit lingkungan menyeluruh sebagai langkah-langkah mendesak dalam menghadapi bencana ekologis

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

JK Dijadwalkan Jadi Saksi Meringankan, Dalam Sidang Dugaan Korupsi Terdakwa Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Next Post

Fraksi PKS: RUU Penyiaran Tak Melarang Jurnalisme Investigatif, Hanya Larang Penyiaran Infotainment Secara Masif

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Feature

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Next Post
Fraksi PKS: RUU Penyiaran Tak Melarang Jurnalisme Investigatif,  Hanya Larang Penyiaran Infotainment Secara Masif

Fraksi PKS: RUU Penyiaran Tak Melarang Jurnalisme Investigatif, Hanya Larang Penyiaran Infotainment Secara Masif

Terkait Korupsi Dana Hibah, PPWI KPK-kan Menteri BUMN, Dewan Pers, dan PWI

Terkait Korupsi Dana Hibah, PPWI KPK-kan Menteri BUMN, Dewan Pers, dan PWI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist