• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Firaun, dari Soeharto ke Jokowi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 20, 2023
in Feature
0
Firaun, dari Soeharto ke Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sudrajat

Jakarta – Sejatinya Firáun itu bukan nama orang atau raja, tapi sebutan atau gelar yang disematkan kepada tiap raja Mesir Kuno. Kerajaan Mesir Kuno sendiri sudah berdiri ribuan tahun, yakni sejak tahun 3150 SM sampai 31 SM. Sepanjang itu, tercatat ada ribuan raja yang disebut juga Firaun, yang memerintah dengan beragam nama.

Alkitab pernah merujuk sebuah kisah Firáun baik yang hidup di era Nabi Yusuf. Suatu hari, dalam tidurnya sang Firáun bermimpi melihat tujuh ekor lembu yang kurus memakan tujuh lembu gemuk. Di mimpi yang lain dia juga melihat tujuh bulir gandum kurus dan layu menelan tujuh bulir gandum yang bernas dan berisi.

Seorang muda Ibrani bernama Yusuf menafsirkan mimpi sang raja bahwa akan datang tujuh tahun kelimpahan dan tujuh tahun pula kelaparan. Yusuf menyarankan agar selama tujuh tahun masa kelimpahan, Firaun menimbun gandum sebagai persediaan pangan untuk waktu tujuh tahun kelaparan yang bakal melanda negeri itu.

Pada 23 Maret 1990, Elman Saragih mengutip kisah tersebut dalam tajuk Media Indonesia. Dia menganalogikan antisipasi Firáun dengan apa yang juga telah dilakukan Presiden Soeharto untuk menghadapi potensi kemarau panjang pada tahun itu. Soeharto antara lain menginstruksikan Bulog dan kalangan perbankan agar melakukan persiapan, terutama untuk kelancaran kredit pengadaan pangan.

Walaupun apa yang dikemukakan Media Indonesia itu pujian buat Soeharto, tulis mantan Pemimpin Redaksi Pikiran Rakhyat Budhiana Kartawijaya di dalam blognya, namun tak pelak tulisan Elman itu menggegerkan Indonesia. Pasalnya, di benak orang Indonesia, Fir’aun itu tokoh jahat. Departemen Penerangan akhirnya memberikan peringatan keras kepada Media Indonesia. Elman pun kena sangsi, dibehentikan dari jabatan dan dimutasi ke Medan.

Predikat Fir’aun secara negatif ada dalam sejumlah surat di dalam Al-Quran, antara lain An-Naziat ayat 24. Belasan tahun setelah lengser sebagai penguara Orde Baru, Soeharto disematkan predikan sebagai Firaun dalam konotasi negatif.

Hal itu bermula ketika Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada akhir Mei 2015 mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan gelar pahlawan nasional kepada dua mantan presiden, yakni Soeharto dan KH Abdurrahman Wahid.

Roy Murtadho, pendiri media Islam progresif, Islam Bergerak, dan pendiri Pesantren Ekologis Misykat Al-Anwar menentang rencana tersebut. Lewat artikel “Mempahlawankan Soeharto, Mempahlawankan Fir’aun” di Indoprogress, Roy memaparkan sejumlah alasan.

Belakangan, predikat Fir’aun dalam konotasi negatif juga dituduhkan kepada Presiden Jokowi oleh sejumlah tokoh. Mantan Ketua MPR Amien Rais setidaknya pernah menganalogikan pemerintahan Jokowi dengan kisah Fir’aun. Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan laskar FPI, Abdullah Hehamahua pun pernah mengibaratkan pertemuan timnya dengan Jokowi di Istana pada pertengahan April 2021 seperti Nabi Musa mendatangi Firaun.

Dalam dua hari terakhir ini, giliran Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menjadi sorotan publik karena secara lugas menyebut Jokowi sebagai Firáun. Gegara itu namanya sempat menjadi trending topic di Twitter. Dia dikritik dan disayangkan banyak orang.

“Hasil pemilu mencerminkan tingkat kedewasaan dan tidak rakyatnya. Bahkan juga algoritma Pemilu 2024. Kan, enggak mungkin menang, karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi, oleh Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 naga, terus Haman yang namanya Luhut,” begitu penggalan pernyataan Cak Nun dalam sebuah potongan video yang beredar sejak beberapa hari lalu.

Cak Nun adalah budayawan dan pemimpin komunitas pengajian Maiyah di Yogjakarta. Sejak 1980-an dia juga dikenal sebagai kolomnis yang produktif di banyak media. Tulisan-tulisan atas namanya menjadi daya tarik sendiri sehingga membantu jumlah tiras penjualan media.

Memasuki era reformasi, Cak Nun seperti puasa menulis dan tampil di media. Salah satu alasannya karena dia merasa sudah banyak orang yang pintar menulis dan berbicara melontarkan aneka kritik sebebas-bebasnya tanpa takut ditangkap aparat. Cak Nun kemudian lebih intens dengan Kiai Kanjeng dan komunitas pengajian Maiyah.

Salah satu yang diajarkan kepada jemaahnya adalah bahwa ucapan itu harus baik dan efeknya harus diperhitungkan. Tapi kenapa kemudian dia sendiri mengingkarinya? “Mungkin saya kesambet,” kilahnya.

Dia juga mengaku telah meminta maaf kepada keluarganya, juga pertama-tama mohon ampun kepada Allah SWT. Cak Nun sama sekali tak menyinggung apakah permintaan maaf juga disampaikan kepada Jokowi dan keluarganya. Tapi sejauh ini Jokowi juga sepertinya tak pernah memusingkan hal-hal semacam itu.

Pada 11 Juli 2018, saya dan rekan Erwin ikut menemani Pemimpin Redaksi detikcom, Iin Yumiyanti mewawancarai Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Salah satu isu yang kami gali waktu itu adalah sosok calon wakil presiden yang diinginkan Jokowi untuk mendampinginya di periode kedua, 2019-2024.

Isu lain adalah soal hubungan Jokowi dengan Amien Rais. Sejak Jokowi digadang-gadang untuk menjadi gubernur DKI Jakarta, Amien yang sama-sama orang Solo nyaris tak pernah menyampaikan penilaian positif terhadapnya. Sebaliknya Jokowi tak pernah menghiraukannya, seolah tak terganggu dengan segala cercaan yang dialamatkan kepadanya. Dia cuma menggeleng saat ditanya kenapa tidak pernah membalas kritik-kritik Amien Rais.

“Tapi semakin Bapak diam, dia semakin uring-uringan…,” kami mendesak.

Kali ini Jokowi, yang saat itu didampingi Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, meresponsnya dengan tertawa sambil menutupi mulutnya dengan telapak tangan. Meski tak sampai terbahak tapi pundaknya sedikit terguncang. Dia lalu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak punya masalah pribadi dan tak punya prasangka apa pun dengan tokoh reformasi itu. Begitu juga saya kira terhadap Emha Ainun Nadjib.

Dikutip dari detikom Jumat 20 Januari 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Biaya Haji 2023 Naik Rp29 Juta Jadi Rp69 Juta, Seperti Apa Rinciannya?

Next Post

Menyambut Kedatangan  Turis Asing.  Jokowi: Tidak Ada Isolasi Termasuk Dari China

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Bali bebas karantina, ‘angin segar’ bagi pelaku pariwisata, namun epidemiolog sebut berisiko jadi ‘lumbung kasus’ pemicu mutasi baru

Menyambut Kedatangan  Turis Asing.  Jokowi: Tidak Ada Isolasi Termasuk Dari China

Beberapa penyidik KPK terlihat di depan ruangan Komisi C DPRD DKI, Selasa 17/1 malam

Pasca Penggeledahan KPK Mulai  Panggil Ketua DPRD DKI  dan  Anggota  DPRD Lainnya 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist