Kontributor : Biccu
Makassar, Fusilatnews – Beasiswa Pendidikan Indonesia Kelurahan Universitas Hasanuddin sukses menggelar Festival Budaya bertema “Membumikan Budaya Sulawesi Selatan”. Acara yang pertama kali diadakan ini berhasil menarik peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) di Sulawesi Selatan.
Festival Budaya ini diselenggarakan selama dua hari pada 6-7 November 2024 di Aula Prof. Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (UNHAS). Berbagai kegiatan menarik disuguhkan, seperti talkshow, lomba karya tulis ilmiah, pameran kuliner, serta lomba mewarnai untuk anak-anak usia 4-6 tahun.
Pada hari pertama, acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNHAS, Dr. Mardi Ardi Amin, M. Hum. Dalam sambutannya, Dr. Mardi menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas yang harus dijaga. “Budaya adalah salah satu identitas yang mesti dilestarikan, dijaga, dan dipertahankan dalam aspek kehidupan. Untuk itu, kita mesti mempertahankan budaya kita,” ujarnya.
Talkshow yang diadakan dihadiri oleh peserta dari berbagai PTN dan PTS, termasuk Universitas Cokrominoto Palopo, IAIN Pare-Pare, Universitas Hasanuddin, UIN Alauddin Makassar, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Negeri Makassar, serta beberapa kampus swasta di Makassar.
Sambutan juga disampaikan oleh Muhammad Sudirman Akilie, Lurah Beasiswa Pendidikan Indonesia Kelurahan Unhas, yang menyatakan bahwa festival ini merupakan langkah awal untuk menjaga identitas budaya Sulawesi Selatan. “Beasiswa Pendidikan Indonesia Kelurahan Unhas baru tahun ini mengadakan Festival Budaya. Ini menjadi salah satu loncatan kita untuk lebih menjaga identitas kita sebagai daerah yang memiliki keragaman suku dan budaya di Sulawesi Selatan,” kata Sudirman.
Ketua panitia, Muhammad Ikbal Ali, S.H., menambahkan bahwa festival ini merupakan salah satu program kerja divisi Pengabdian Masyarakat, Budaya, dan Sosial. Meskipun banyak tantangan yang dihadapi dalam persiapan, berkat kerja keras dan dedikasi panitia, acara ini dapat berjalan dengan lancar. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor seperti PALAPA Sablon, Cap Kaki Tiga, POKJA Kemahasiswaan FIB Unhas, dan PENSI FIB. Harapan saya, semoga peserta yang hadir dapat menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk berperan aktif dalam memajukan kebudayaan Sulawesi Selatan,” ungkap Ikbal.
Festival ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal dan menjadi inspirasi untuk kegiatan serupa di masa depan.
























