Keyakinan Andre didasarkan pada elektabilitas Prabowo cenderung meningkat. Ini bisa dilihat dari serangkaian hasil dari beberapa survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei kredibel.
Jakarta – Fuslatnews – Partai Gerakann Indonesia Raya (Partai Gerindra) merasa optimistisn bahwa pendukung dan pemilih Jokowi dalam pemilihan presiden 2019 lalu akan memutuskan untuk memilih Kandidat Presiden Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra.
“Publik melihat Pak Prabowo akan melanjutkan kinerja Pak Jokowi. Sehingga pemilih Pak Jokowi 2019 perlahan akan bergeser ke Pak Prabowo,” kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Andre Rosiade, Ahad (9/7).
Keyakinan Andre didasarkan pada elektabilitas Prabowo cenderung meningkat. Ini bisa dilihat dari serangkaian hasil dari beberapa survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei kredibel.
Andre tak menampik pemilih Jokowi juga ada yang berpindah memilih capres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo. Tapi jika dilihat dari tren yang ditunjukkan berbagai hasil survei, menurut Andre ada kecenderungan pemilih Jokowi banyak berpindah ke Prabowo.
Dulu ada survei menyebutkan 70 persen pemilih Jokowi akan pindah memilih Ganjar. Tapi akhir-akhir ini, pemilih Jokowi yang memilih Ganjar tinggal 56 persen.
Sekarang sudah tinggal 56 persen. Bahkan cenderung nanti, dalam satu bulan ke depan akan tinggal 50 persen dan akan terus bergeser ke Pak Prabowo,” ujar Andre.
Dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD Projo Jabar di Bandung, pada Ahad (9/7) sepakat mengusulkan memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden 2024.
Ketua DPD Projo Jabar Djoni Suherman mengatakan, Prabowo-Airlangga didukung mayoritas suara DPC Projo seluruh Jabar. Menurut Djoni ada 16 DPC yang turut mengikuti Konferda Projo di Bandung.
“Kita ada 16 DPC yang hadir, 9 ke Prabowo-Airlangga, 4 ke Ganjar-Prabowo terus Prabowo sendiri yang tidak ada cawapresnya itu ada 1 dan Prabowo-Ganjar sama Erick Thohir 1. Jadi di kita cukup dinamis, semua ada dan akhirnya yang terbanyak adalah Prabowo-Airlangga,” tutur Djoni, dalam keterangan, Ahad (9/7).
Sebelum memutuskan memilih sosok Ketua Umum Gerindra dan Ketum Partai Golkar sebagai bakal capres-cawapres, terjadi perdebatan yang alot diantara DPC relawan Projo di Jabar.
Namun, mayoritas DPC Projo seluruh Jabar akhirnya menyepakati pasangan calon Prabowo-Airlangga untuk diusulkan di forum Rakernas Projo di Jakarta.























